Mencintaimu Adalah Anugerahku

Mencintaimu Adalah Anugerahku
Bagian 26


__ADS_3

Setelah makan


"Pak rahman boleh saya ngobrol berdua sama anak bapak?"ucap iman menatap abi rahman dengan tatapan permohonan


"Iya boleh silahkan saja tapi ingat jangan lama-lama gak baik kalian bukan mahrom"ucap abi rahman


"Iya pak terima kasih"


"Yasudah saya ke ruang keluarga kalian ngobrol di taman belakang rumah saja"ucap abi rahman lalu ia pergi meninggalkan anak gadis nya dengan iman dan umi aisyah yang sudah meninggalkan suami anak dan tamu dari suami nya lebih dulu sesudah membereskan makanan tadi umi ke dapur mencuci piring


Di taman belakang rumah


Hening


Hening


Hening


Widi yang sedari tadi menunggu laki-laki yang di hadapan nya ini ngomong , mulut nya mau berbicara tapi di dahulukan oleh laki-laki itu


"Apa ada yang mau kamu sampaikan ke saya?"ucap laki-laki yang di hadapan nya


"Enggak ada sih kak , saya heran aja kata nya kakak mau mengobrol sebentar sama saya tapi diam-diam begini kayak gimana gitu hehe"ucap widi yang menggaruk kepala nya padahal tidak gatal


"Hehehe maafkan saya bingung mau bicara apa" iman menggaruk-garuk kepalanya padahal tidak gatal dan bertanya kembali "saya mau bertanya apa kamu sudah punya pacar?"


"Kenapa nanya gitu kak?"ucap widi yang terheran-heran mengapa pria ini tiba-tiba bertanya seperti padahal ia baru saja bertemu dalam dekat ini


"Hehe nggak sih saya nanya aja, boleh kalo kamu ada waktu bisa jalan bersama?"ucap iman yang sedari tadi melihat widi dengan raut bingung


"Hmm gimana yah kak gak nyaman kalo kita jalan berdua kita bukan mahrom kan , gimana kalo saya mengajak teman saya dan kakak pun mengajak teman kakak juga"ucap widi


"Yasudah nanti kalo weekend saja kali yah nanti saya mengajak adik saya saja"ucap iman yang tersenyum ke arah widi


"Yasudah tapi maaf seperti nya ini sudah terlalu kita mengobrol enggak enak ke abi dan umi"ucap widi


"Yasudah saya juga sekalian mau pamit sama orang tua kamu wid mau pulang lagi pula ini sudah jam berapa tidak enak kalo saya bertamu sampai larut malam"ucap iman yang melihat ke arah jam tangan nya


"Yasudah"


Lalu iman menghampiri kedua orang tua widi ia pamit untuk pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Setelah iman pulang abi rahman pun menghampiri widi


"Dokter iman bicara apa saja sama kamu neng?"ucap abi


"Enggak ngomong apa-apa bi dia ngajak jalan aja cuma widi nggak mau berduaan bukan mahrom kata widi mau mengajak teman widi aja tapi dia bilang nggak apa-apa"ucap widi yang melihat ke arah abi nya


"Oh gitu , seperti nya nak iman suka sama kamu neng"ucap abi yang tersenyum

__ADS_1


"Apa sih bi aku nggak mau pacaran bi kan agama kita melarang kalo mau mendingan ta'aruf aja"


"Emang nak widi mau sama dokter iman kalo mau tinggal bilang saja yah bi ke dokter iman"ucap umi aisyah padahal ia hanya menggoda sang anak


"Maksudnya bukan gitu mi emmm jangan di bahas lagi yah"ucap widi melihat kedua orang tua nya


"Yasudah sana nak kamu istirahat gih lagian ini udah waktu nya tidur"ucap umi aisyah


"Yasudah mi"


Keesokan harinya


"Selamat pagi Abi dan umi ku sayang"ucap widi yang sudah berdiri di meja makan dan mencium pipi kedua orang tua nya


"Selamat pagi juga neng , neng kamu besok jadi jalan sama dokter iman?"ucap abi


"Gimana nanti aja bi aku tanya dulu ke amel"


"Kalo jalan sama laki-laki jangan sampe larut malam ya nak bukan nya kami sebagai orang tua nggak ngebolehin kamu cuma nggak enak sama tetangga entar di sangka yang bukan-bukan alangkah baik nya kita harus menghindari dari fitnah"ucap umi aisyah sambil mengelus kepala widi


"Iya mi widi juga paham kok"ucap widi tersenyum ke arah umi


Di Rumah Aris


"Mah pah nia aris berangkat dulu ya ke kantor nanti ada meeting soalnya"ucap aris yang menyalami tangan kedua orang tua nya dan mengecup kepala adik nya


"Bukan nya abang gak ngebolehin kamu ikut abang , abang ada meeting nanti kamu bosan di rumah aja sama mamah ya"


Nia pun cemberut dan berkata "Yaudah deh bang"


"Nggak usah cemberut gitu besok kan sabtu libur kita jalan-jalan okey"


"Iya deh yaudah sana berangkat"


"Ngusir abang nih?"ucap aris yang sedari tadi mengacak-acak rambut adik nya


"Iya emang kenapa udah sana hus hus berantakan kan rambut aku dasar abang jomblo akut"


"Gak masalah abang jomblo nanti kalo punya tau rasa"


Mamah rina dan papah santo hanya menggelengkan kepala karena melihat tingkah laku anak-anak nya seperti tikus dan kucing jika sedang bercanda


Di Kantor


"Baru datang wid?"ucap amel


"Iya nih mel by the way besok kan sabtu kamu mau kan nemenin aku jalan bareng kak iman?"ucap widi

__ADS_1


"Kak iman siapa wid aku baru denger loh , kamu sekarang punya pacar?"ucap amel terlihat sangat kaget


"Oh itu rekan kerja abi di rumah sakit mel dia ke rumah aku pengen berteman mungkin sama aku , tapi dia ngajak jalan aku"


"Pengen berteman apa lebih nih"ucap amel menggoda widi


"Huss gak boleh gitu kali aja dokter muda itu punya kekasih udah masuk jam kerja nih mending kita kerja"


"Hahaha bisa aja kamu wid mengalihkan pembicaraan"


"Berisik"


Widi dan amel pun tertawa kecil lalu dan mereka langsung bekerja


Tak lama kemudian pun aris datang para karyawan pun menghormati nya , tidak sengaja ia melewati ruangan widi bekerja ia memberhentikan langkah nya melihat ke arah meja widi bekerja menatap wajah widi yang cantik di baluti hijab berwarna pink aris pun tersenyum ternyata ada membuyarkan senyuman nya yaitu sang asisten


"Bos apa nggak malu di liatin karyawan mu"bisik rizki


Aris pun kaget dan melihat ke sebelah nya ia sampai lupa ternyata ini di ruangan ramai


"Oh iya maaf lupa"


Aris pun berjalan kembali


"Memang jatuh cinta seperti itu ya lagi berjalan pun sampai lupa nyatanya emang benar cinta itu buta"gumam rizki


Seperti biasa para karyawan pun mulai bekerja ternyata hari jum'at mereka lebih bersemangat karena esok menyambut hari libur untuk bersantai-santai ataupun berkumpul dengan keluarga


Jam istirahat pun tiba


"Wid kamu nggak makan?"ucap amel


"Enggak mel aku bawa roti besok kan libur jadi aku mau menyelesaikan pekerjaan ini , kamu ikut aku kan besok?"


"Iya ikut dong kan kamu yang ngajak"


"Yasudah , kamu enggak makan juga?"


"Enggak , mending sholat dulu yuk"


"Emm maaf aku lagi ada tamu bulanan kamu aja sendiri yah mel"ucap widi


"Yasudah deh aku tinggal yah dadah anak manis"


Amel pun tertawa widi hanya menggelengkan kepala nya sambil tersenyum


Happy reading gaesss🙏😁 maaf jika ada kesalahan di sini karena ini karya pertama saya

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote yaaaa mantenan🙏


__ADS_2