
Bangun pagi-pagi sekali. aku berniat untuk berlari pagi. aku ingin menjaga tubuhku tetap bugar. dulu aku tidak pernah melakukan olahraga apapun selama bekerja sebagai penjual.
Kali ini aku memiliki kesempatan untuk menyehatkan tubuh.
Tanpa perlu membangunkan istriku aku keluar rumah untuk berlari. matahari belum muncul sehingga langit mesih gelap.
masih ada cahaya dari lampu jalan masing-masing rumah. aku berlari hanya di dalam perumahan. berkeliling beberapa putaran sampai matahari muncul.
Ternyata masih ada beberapa orang yang juga berlari di pagi hari. aku menyapa mereka semua karna sesama tentangga harus menjalin hubungan yang baik.
Akhirnya akupun lelah dan memutuskan untuk pulang. sesampainya dirumah istrikupun sudah bagun. sekarang sudah menunjukan jam 6.30. dia lagi memasak untuk menyiapkan sarapan. si putri kecil masih tertidur lelap di kamar.
"istri, pagi sekali kamu memasak. beristirahatlah lebih lama. sekarang aku sudah tidak perlu berangkat kantor pagi-pagi sekali"
"aku sudah biasa memasak jam segini. sudah menjadi rutinitas" jawabnya dengan santai
"baiklah" jawabku
lalu aku menuju kamar mandi untuk membersihkan badan yang sudah penuh dengan keringat.
keluar dari kamar mandi aku masih melihat istriku yang belum selesai membuat makanan. aku menghampirinya dari belakang lalu memeluknya.
"apa yang kamu lakukan? aku sedang memasak" dia marah dengan aku memeluknya
aku tau dia tidak sepenuhnya marah. dia hanya merasa malu.
"gapapa. aku cuman kangen aja pengen meluk kamu" jawabku untuk menggodanya
"pergilah. aku masih memasak. awas terkena minyak panas" jawabnya dengan marah sambil memukulku
lalu aku melepaskannya. sebelum aku pergi aku mencium bibirnya. melihatku seperti ini dia sekali lagi ingin memukulku menggunakan alat memasak yang di pegangnya.
sebelum hal itu terjadi akupun lari untuk menghindar dari pukulannya.
setelah kejadian pagi bersama istri akhirnya jam menunjukan angka 9. selama ini aku bersantai melihat tv dengan di temani kopi.
istriku sedang memberi makan si putri kecil. setelah dia memberikan makan giliranku untuk memandikannya.
__ADS_1
tentu saja aku juga harus membantunya untuk mengurus si bayi. selain meringankan bebannya aku juga ingin selalu dekat dengan si putri kecil.
sesudahnya aku memandingkan. dan melihat putri kecil sudah terlihat segar dan cantik. tiba-tiba datang si designer kemaren. sesuai janji dia hari ini membawa gambar design yang dia buat.
ternyata dia menggambar 2 design. yang pertama sesuai dengan permintaanku dan yang kedua sesuai dengan permintaanku dan ditambah dengan ruang keluarga.
aku baru sadar bahwa kemarin aku lupa untuk menyebutkan ruang keluarga. melihat designnya aku sangat puas. di lantai pertama 2 kamar tidur,1 ruang tamu dan 1 ruang keluarga yang nyambung dengan dapur. suasana sangat modern. untuk lantai 2. 1 kamar tidur aku menyuruhnya untuk mengkosongkan dulu perabotannya.
jadi aku dan istriku setuju untuk menggunakan design kedua. untuk perabotan aku menyerahkannya juga kepada mereka. aku menyuruh mereka menyumbangkan perabotan yang sekarang ada di rumahku dan di gantikan dengan sepenuhnya baru.
mereka memperkirankan biasa keselurahan mencapai 700juta. karna mereka harus membangun ulang rumah.
tanpa perlu basa-basi aku memberikan mereka 500juta terlebih dahulu. nanti kurangnya akan di bayar juga sudah setengah jadi.
mereka pun setuju dan akhirnya kami menandatangani kontrak. aku berharap kepada mereka untuk menyelesaikan selama 2 bulan.
setelah itu merekapu pergi. aku memberitahu istriku untuk memisahkan barang-barang penting yang akan merekas simpan. sementara barang-barang tersebut akan aku simpan di rumah orang tuaku.
hari ini pun berlalu dengan cepat. aku sudah menghabiskan uang sebesar 1,5 milyar. aku terkejut hanya dengan 2 hari aku sudah menghabiskan banyak. tapi aku merasa uang itu sepadan.
pada jam 3 sore, aku sedang beristrihat di kamar. lalu aku mendengar suara mobil berhenti di depan. aku mengira mungkin tetangga memiliki tamu.
"apa benar ini rumah bapak Bima?" tamu wanita tersebut menanyakan kepada istriku
"benar, anda siapa ya?" tanya istriku kepada dia
"mohon maaf. saya adalah pekerja dealer mobil. kami di sini untuk mengantarkan mobil yang bapak Bima pesan" jelasnya kepada istriku
aku mendengarnya dari kamar. lalu aku bergegas bangkit dari kasur untuk melihat mobil yang sudah aku tunggu.
sebelum istriku merespon. aku sudah menyalami tamu tersebut. lalu aku dan pekerja tersebut keluar untuk melihat mobil yang aku pesan.
aku melihat mobil yang di angkut di atas truk angkut mobil. mobil besar dengan warna hitam. aku sangat puas melihatnya.
istriku pun ikut keluar untuk melihatĀ lihat. dia hanya melototiku karna tidak memberi tahunya tentang mobil yang dia beli.
aku hanya tersenyum. lalu menghampiri istirku. menggegam tangannya lalu aku membisikian.
__ADS_1
"bukannya aku tidak ingin memberi tahumu,ini kejutan yang ingin aku berikan" jelasku
istriku masih melototiku. dia merasa tidak puas dengan rahasia- rahasia. tapi beberapa detik kemudian dia tersenyum sambil memandang mobil yang di turunkan.
monil hitam tersebut sudah di turunkan. aku melihatnya lagi dengan teliti. lalu membuka pintunya untuk melihat bagian dalam.
aku menyuruh istriku untuk masuk juga dan melihat- lihat. setelah puas aku berterima kasih kepada pengantar mobil.
aku di berikan surat STCK. yang merupakan surat berkendara sementara. jadi membeli mobil baru surat tersebut juga di urus oleh pihak dealer. untuk STNK kemungkinan keluar minggu depan atau 2 minggu lagi.
selama aku memiliki surat berkendara sementara. akan aman untuk berkendara keluar kota. tentu saja harus menganggantinya dengan STNK setelah jadi.
pengantar tersebut lalu kembali aku memberikannya tips karna sudah mengantarkkanya.
aku ingin mengajak berkendara istriku untuk berkeliling kota. setelah kami mandi dan bepenampilan bagus. kamipun pergi berkendara dengan mobil baru.
meskipun aku tidak tau tentang mobil. tetapi pada saat aku membuat SIM. aku langsung membuat SIM untuk kendaraan roda 2 dan juga SIM untuk mobil. jadi aman aku untuk berkendara.
aku mengajak istriku ke pantai. sudah lama aku tidak mengajaknya untuk berlibur dengan santai seperti ini.
karna setelah memiliki anak. kami sangat memperhatikannya jadi kami jarang unutk berlibur seperti ini. sekarang kami memiliki mobil kami tidak perlu takut membawa anak itu keluar. dan tidak perlu kerepotan untuk menggedongnya.
duduk di pinggir pantai dan melihat air.
"kamu bahagia aku membeli mobil?" tanyaku tiba-tiba
"tentu saja aku sangat senang,tetapi aku tidak seneng kamu merahasiakannya" jawabnya sambil kesal
"aku hanya ingin memberikan kejutan"
"apakah ada kejutan lain?" tanyanya
"tidak ada. aku sudah merencanakan setelah mobil datang. kita akan berjalan-jalan selama 2 bulan selagi menunggu rumah jadi. pertama kita akan kerumah orang tuaku untuk menaruh barang-barang rumah yang kita akan simpan. lalu kita akan kejember untuk membeli rumah kos di sana. setelah urusan selesai kita akan kesurabaya untuk ke orang tuamu" jelasku
"sepertinya rencana yang baik, ikut saja sesuai rencana itu" jawabnya.
"baiklah" jawabku dengan singkat
__ADS_1
setelah itu kamu menunju restoran untuk makan malam.