
Nama ku Azhwa sering dipanggil Cua aku anak ke 3 dari 3 bersaudara aku mempunyai 2 abang laki-laki yang pertama abang ku yang paling rese jahil dan dia seorang playboy paling terkenal di kompleks ku ketampanannya membuat ku sering jadi bahan jasa pengirim surat dari teman-teman ku yang amat tergila-gila kepada abang ku ini " cua.... sini deh.... boleh nitip ini ngg buat abang lo " Lagi-lagi dan lagi aku sebagai perantara mereka buat deketin abang ku dengan berteman baik kepada ku tapi aku sih tidak ambil pusing sebut saja abang Husein dia walaupun playboy dia sangat sayang sekali sama aku setiap aku ada yang jahatin dia paling depan membela ku karena dia tidak ingin adik perempuan nya disakitin dengan siapapun walaupun dia suka banget mainin perasaan perempuan sih dia seperti itu karena pernah Disakitin sama mantan pacarnya kakak angel karena saat itu abangku belum kerja jadinya keluarga kak angel ngg setuju dengan hubungan mereka dan pada akhirnya kak angel dikirim ke Amerika sama keluarga nya itu lah yang membuat bang Husein bekerja keras buat bisa membuktikan bahwa dia bisa tanpa bantuan umi ataupun abi aku sih sebagai adik merasa bangga banget sama sikap abang ku yang ngg mudah putus asa dan abang ku yang kedua namanya Abang Arca dia tuh orang nya kalem. dan agak dingin sama setiap perempuan beda jauh......... banget sama bang Husein makanya kadang mereka berantem cuma gara-gara Hal sepele dan itulah yang membuat umi dan abi jadi stress dengan kekonyolan mereka dan gara-gara 2 tahun yang lalu mereka jadi tidak saling bicara satu sama lain itu lah yang membuat abi jatuh sakit dan meninggal setelah itu nyusul lah umi meninggal karena sakit yang tak kunjung sembuh karena memikirkan abang-abang ku yang bertengkar hebat karena satu orang yaitu Diana adalah perempuan yang disukai mereka dan karena dia mereka bertengkar karena Diana sudah mengadu domba antar saudara setelah itu dia pergi tanpa kabar sampai sekarang pun abang ku tidak ada yang bicara satu pun bang Arca pergi meninggalkan rumah memilih tinggal di Arpatement nya sendiri dan bang Husein tinggal bersama ku walaupun kadang dia harus pergi menjalankan tugasnya untuk negara terkadang yang membuat bersedih ketika bulan Ramadhan datang tidak ada siapapun yang menemani ku bebuka puasa sahur dan sholat terawih karena kesibukan abang-abang ku yang membuat jarak kita terpisah walaupun kadang bang Arca mengajak ku untuk berlibur namun aku tidak mau lah kan aku bukan anak kecil lagi aku kangen keadaan seperti dulu ketika masih ada umi dan abi andai ada mereka pasti aku tidak merasa kesepian?? hari ini aku akan interview kerja di sebuah perusahaan terbesar di jakarta semoga aku diterima amin....?
aku berjalan menuju pintu dan dengan hati yang deg-degan tak karuan ingin rasanya aku loncat namun tak bisa apakah aku harus menutup mata ku dengan kedua tangan ku dan tiba-tiba terdengar suara yang Samar-samar memanggil nama ku dengan begitu keras "Azhwa muhvita andalwi " Suara yang begitu kencang " iya dengan saya sendiri " aku berjalan menuju orang tersebut " ada apa bu " saut ku " kamu dipanggil untuk interview " aku pun memasuki ruang tersebut?
** 1 Jam kemudian **
__ADS_1
akhirnya aku pun bisa menjawab semua pertanyaan aku bingung dengan CEO pemilik perusahaan yang aku interview dia memperhatikan ku tak henti-henti sehingga membuat ku bingung ada apa sehinggakan dia melihat ku dengan tatapan tajam dan akhirnya aku bisa pulang dan menunggu hasil nya?
tiba-tiba terdengar suara seperti orang yang tidak familiar ditelinga ku ketika ku buka pintu
__ADS_1
aku begitu kaget melihat abang ku bersama seorang wanita " abang siapa ini " tanya ku " cua ini febri kakak ipar mu " akupun langsung masuk dan menutup pintu dengan kesalnya " cua buka pintu ada apa cua buka pintu nya abang bisa jelaskan " teriak bang Arca " abang sebaiknya abang pergi aku lagi ngg mau diganggu sama siapapun aku hanya ingin sendiri bang tolong mengerti lah " ucapku dan akhirnya bang Arca pergi meninggalkan ku sendirian aku marah karena bang Arca menikah secara diam-diam dan tak mengundang kami sebagai keluarga nya hanya karena 2 tahun yang lalu bang Arca tega kepada kami jujur aku sangat kecewa dan sedih mengapa bang Arca berubah semenjak dia tinggal sendiri semuanya berubah sikap nya tiba-tiba menjadi seperti ini aku membersihkan diri ku dan siap-siap untuk sholat dzuhur dan adzan pun, dikumandangkan dengan merdu aku pun pergi ke kamar mandi dan mengambil wudhu setelah wudhu aku pun pergi memakai mukena ku dan keluar untuk ke masjid?
** Setibanya di masjid **
begitu indah suara adzan dzuhur yang dikumandangkan oleh seorang laki-laki yang tidak familiar seperti nya aku pernah melihat nya namun aku lupa dimana yah dan tiba-tiba laki-laki tersebut pun menghadap kebelakang dan begitu kaget nya aku melihat CEO perusahaan yang membuat ku takut ternyata dia bisa memiliki suara yang amat merdu dan membuat hati ku pun sejuk dan tiba-tiba dia berjalan mendekati ku dan aku hanya bisa terdiam " ada apa kau melihat ku seperti melihat seorang penjahat saja aku ingin yg akan menjadi bosmu bodoh kau akan melihat ku setiap hari tanpa jeda " ucapnya dengan wajah yang begitu tampan dan tersenyum " maaf Pak saya hanya kaget tidak ada maksud yang lain ko pak kalo begitu saya mau kedalam dulu pak " aku pun pergi meninggalkan nya dalam kejauhan pun dia masih melihat ku?
__ADS_1