
Cua selalu saja mendapatkan mimpi dimasalalu nya itu apa lagi didalam mimpi tersebut Dirga selalu muncul dan membuat cua bahagia saat bersamanya.
"jangan tinggal kan aku kembali lah kepada ku cua jangan pergi ku Mohon maafkanlah aku cua tolong jangan pergi."
"Tidakkkkk.......!"cua bermimpi tentang Dirga setiap malam semenjak pertemuan nya dengan Dirga,cua pun mulai bertanya-tanya apa hubungannya dengan Dirga dimasalalu cua pun ingin mengetahui nya dengan itu besok dia harus menemui Dirga dikantor nya itu.
"ada apa sebenarnya dengan ku kenapa didalam mimpi ku selalu ada pak Dirga yang muncul memohon kepada ku sepertinya aku harus bertanya langsung kepada pak Dirga dan tadi pagi saja dia mengatakan aku tidak ingat dengan nya apa kami memiliki hubungan dimasalalu arghhh kepala ku menjadi pusing besok aku harus ke rumah sakit dulu,"gumam cua dalam batinnya itu.
cua pun mencoba memejamkan matanya itu karena besok pagi banyak sekali pekerjaan yang harus dia selesaikan itu.
#keesokan harinya......
cua yang sudah berada didepan perusahaan milik Dirga itu pun menatap erat sekali gedung tersebut dengan menarik nafas cua pun memberanikan diri untuk menemui Dirga.
__ADS_1
sedangkan Dirga yang sedang bertengkar hebat dengan sang mamih yang selalu saja ikut campur dalam masalah pribadinya itu saat Bianca mengatakan jika Dirga berubah karena cua dan Bianca juga mengatakan jika walaupun cua tidak ada tetapi putra kesayangannya itu masih saja membenci dirinya itu.
"Dirga mau sampai kapan kamu membenci mamih cuma karena gadis miskin itu sadarlah Dirga dia sudah meninggalkan mu untuk apa kamu berharap dia kembali jika dia mencintaimu dia tidak akan meninggalkan mu,"
"cih kau tidak ingat kenapa dia pergi meninggalkanku semuanya karena rencanamu yang memang ingin sekali memisahkan aku dengan gadis yang begitu penting dalam hidup ku ini,aku tahu perempuan licik seperti Sheila lah yang kau pilih iya kan tapi maaf mamih aku tidak bisa karena didalam hatiku hanya ada cua dia adalah wanita yang sangat berarti untuk ku jadi apapun keadaannya aku akan membuat nya kembali kepada ku,"
cua mendengar semua percakapan antara Dirga dan Bianca sehingga membuat cua bingung kenapa Bianca membawa-bawa namanya dalam permasalahan mereka itu.
Bianca pun keluar ruang Dirga dengan begitu kesal dan Bianca begitu terkejut melihat cua didepan pintu yang sedaritadi mendengar semua percakapan mereka Bianca hanya memutar kan bola matanya itu.
Dirga menyuruh cua untuk masuk ke ruang kerjanya itu hati Dirga begitu senang ingin rasanya dia memeluk cua wanita yang begitu ia rindukan itu.
"selamat pagi pak Dirga kedatangan ku kesini aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu,"
__ADS_1
"tanyakan lah apa yang ingin kau tanyakan selagi aku bisa menjawab pertanyaan mu itu,"
cua pun menarik nafas nya itu dengan penuh keyakinan.
"pak Dirga maaf sebelumnya apakah kita pernah memiliki hubungan dimasalalu?"tanya cua dengan penuh penekanan itu.
"kau lupa cua kita melalui semuanya bersama kau adalah wanita yang amat berharga bagiku kau tidak pernah membuat ku untuk tidak mencintaimu disaat aku kehilangan mu kau tahu dunia ku hancur satu tahun kau meninggalkan aku dengan banyak pertanyaan,dan saat aku melihat mu kau tidak ingat dengan ku sehingga membuat ku sedih."jawab Dirga pun memeluk erat tubuh cua.
"benarkah begitu pantas saja ketika aku bertemu dengan mu aku selalu bermimpi tentang mu pak Dirga kau selalu muncul auww kepala ku sakit sekali pak auw tolong aku pak,"tiba-tiba saja kepala cua sakit sekali Dirga pun berlari menggendong cua untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
dokter memeriksa keadaan cua itu yang sudah pingsan dokter juga menjelaskan jika cua harus beristirahat dulu dilarang memikirkan sesuatu karena kondisinya itu yang memang tidak bisa dipaksakan,Dirga menyuruh Jean untuk menyelidiki apa yang telah terjadi kepada cua sehingga cua menjadi seperti ini.
"Jean selidiki apa yang terjadi kepada cua satu tahun yang lalu kemana saja dia dan jika itu semua ulah Mamih ku tidak akan ku maafkan itu,"
__ADS_1
"baik Pak Dirga kalo begitu saya permisi dulu,"