
Cua dan Dirga telah sampai didepan Resto milik keluarga Dirga semua mata tertuju kepada mereka berdua apa lagi Dirga terkenal dengan wajah tampan nya itu Dirga tidak pernah memasang wajah senyum kepada semua orang dia hanya bisa tersenyum jika melihat cua.
"kau bergitu cantik hari ini memang calon istri ku ini memang sangat berbeda kau ini tidak pernah berubah begitu cantik,"Ucap Dirga yang masih memuji cua hanya bisa tersipu malu cua pun melihat sekeliling pemandangan yang begitu indah dan ternyata diam-diam Dirga telah memotret cua yang masih dalam lamunannya tidak sadar sedikitpun.
Dirga hanya tersenyum melihat kecantikan calon istrinya itu bertahun-tahun dia menanti moment ini karena keluarga nya sendiri yang telah menghancurkan kehidupannya itu Dirga tidak akan pernah membiarkan keluarga nya ikut campur lagi.
"Aku tidak menyangka sekarang gadis yang dulu sangat manja dengan ku kini sudah dewasa,"Ucap Dirga dengan santainya cua yang mendengarkan ucapan Dirga pun merasa tersinggung dan tidak mau melanjutkan makanya.
"Jadi kakak pikir aku anak kecil baiklah kalo seperti itu lebih baik tidak usah menikah dengan ku kan aku masih kecil."Sahut Cua yang tiba-tiba saja tersinggung dengan perkataan dari Dirga.
"Maafkan aku hanya bercanda ko tidak ada maksud untuk meledek ayolah jangan marah lagi aku minta maaf jika aku salah,"jelas Dirga yang berusaha untuk menjelaskan bahwa dia tidak bermaksud menyinggung cua, Dirga pun memeluk cua banyak orang yang melihat keromantisan Dirga.
__ADS_1
"lihat mereka sangat romantis ya aku jadi iri dengan wanita itu dia sangat beruntung memiliki kekasih seperti laki-laki itu,"ucap beberapa orang yang masih melihat kearah mereka berdua.
"Kak lepasin nggak malu tahu banyak mata yang melihat kita berdua aku tidak mau jadi bahan gosip ya kalo ada yang tahu aku sangat malu kak,"ucap cua dan Dirga pun melepaskan pelukan nya dan langsung menggandeng tangan cua untuk ikut dengan nya melihat beberapa gaun pernikahan cua pun mengiyakan ajakan Dirga.
sesampainya dibutik Dirga pun membukakan pintu mobil untuk cua pun tersipu malu dengan sikap Dirga kepada nya.
"Silakan turun dengan hati-hati bidadari ku hehehe,"Ucap Dirga yang sedang menggombali cua.
"Apaansi kak kan malu emang aku anak kecil apa,"Sahut cua pun berjalan lebih cepat karena malu dengan sikap manis Dirga.
Gaun putih ini lah salah satunya dia sangat nyaman memakai gaun tersebut dia pun akhirnya memilih gaun tersebut dan gaun yang sedikit simpel sama seperti gaun ini.
__ADS_1
Dua buah gaun yang telah dipilihnya setelah memilih gaun cua dan Dirga pun meninggalkan butik dan kembali ke kantor karena akan ada meeting penting dengan investor asing yang akan meningkatkan saham mereka.
sesampainya dikantor tiba-tiba tangan cua ditarik oleh seorang wanita siapa lagi jika bukan Sheila Adalah sahabat kecil dari Dirga yang sangat menyukai Dirga dia sangat marah setelah Dirga menolak nya mentah-mentah Sheila sudah menunggu Dirga begitu lama bagi Dirga Sheila adalah adik karena Dirga hanya mencintai cua seorang Sheila adalah seorang model dan juga seorang penyanyi hatinya hancur berkeping-keping setelah mendengar kabar bahwa laki-laki yang ia cintai akan menikah dengan wanita lain.
"Jadi kau yang namanya Azwa wanita yang dicintai kak Dirga sungguh tidak cocok lihat saja penampilan mu saja sangat jauh dari kata sempurna lihat aku cantik dan sexy sedangkan kau hahahahaha tapi kenapa kak Dirga malah memilih wanita seperti dirimu kau pasti menggunakan magic untuk memikat hati nya kan jujur,"Ucap Sheila yang telah mengolok-olok cua hanya bisa terdiam dan karena tidak mau mencari ribut cua pun meninggalkan Sheila yang masih saja menghina nya,cua pun memasuki toilet dia mulai bercermin dan memperhatikan penampilan nya dicermin.
Cua bercermin sambil memakai kacamata favoritnya itu dia berkali-kali melihat kearah cermin tidak ada yang aneh dengan penampilan nya setelah cukup bercermin tiba-tiba mood nya pun berubah setelah melihat Dirga bersama Sheila dan yang lainnya Sheila yang sedang berusaha untuk mengambil perhatian Dirga untuk nya.
__ADS_1
Dirga bersama teman-temannya sedang merayakan ulang tahun Sheila sedangkan cua hanya memperhatikan mereka dari kejauhan cua pun memilih untuk pulang dan dia tidak mau mengganggu ketenangan Dirga.