Mengagumi Mu Dalam Diam

Mengagumi Mu Dalam Diam
DIRGA MENGAMUK


__ADS_3

terdengar suara langkah kaki yang begitu cepat Dirga begitu terbakar pagi ini melihat azwa di antar oleh seorang laki-laki dirga ingin sekali mengamuk namun apa daya ia bukan siapa-siapa untuk azwa makan dari itu Dirga akan mempercepat untuk melamar azwa agar tidak ada yang mendekati azwa lagi.


" mana azwa ko jam segini dia belum datang dia pikir dia siapa kemana dia " tanya Dirga kepada salah seorang karyawan


" a... nu... pak dia belum datang " sahut karyawan tersebut dengan gugup


" jika dia datang suruh keruang saya mengerti " ucap Dirga pun melanjutkan langkah kakinya dan tak lama azwa pun datang dengan nafas terengah-engah karena ia lari dari lantai satu sampai lantai 5


" huffss, untung belum terlambat " ucap nya pelan


" WA lu di panggil tuh sama si pak boss kayak nya lagi emosi tingkat dewa dia dia marah banget WA lu disuruh keruang dia sekarang "ucap karyawan yang di bentak oleh Dirga tadi


" hah, seriusan lu ****** gue gimana ya nih pegang " azwa pun mengumpulkan seluruh tenaganya untuk bertemu boss nya itu ia berjalan dengan kaki yang bergetar


" kenapa ya tuh boss manggilin gue ****** deh gue aduh perasaan gue nggak ada salah sama dia deh ko dia marah ya bismillah aja deh semangat buat gue sendiri " ucap nya dalam hati


ketika didepan ruang Dirga azwa masih belum berani untuk mengetuk namun Dirga sudah tahu jika ada azwa didepan ruang nya dan ia pun menyuruh azwa masuk


" masuk, mau berapa lama kamu diam didepan pintu cepat masuk " teriak Dirga kepada azwa pun membuka pintu dengan hati-hati


" assalamu'alaikum pak, ada apa bapak mencari saya " ucap azwa pelan


" sini kamu " sahut Dirga menyuruh azwa untuk mendekat meja nya


" kamu tahu kesalahan kamu apa " tanya Dirga kepada azwa


" nggak pak perasaan saya tidak memiliki kesalahan apapun sama anda pak " sahut azwa dengan polosnya


" astaghfirullah, nanti malam saya akan datang kerumah kamu dan tunggu saya dirumah " ucap Dirga ,azwa begitu bingung ada apa dengan boss nya itu


" kenapa nggak sekarang saja pak kenapa mesti dirumah saya pak " sahut azwa yang masih penasaran


" ini rahasia nanti kamu juga akan tahu "ucap Dirga pun menyuruh azwa kembali ke tempat nya


azwa masih bingung dengan sikap boss nya yang begitu aneh pagi ini dengan masih bergumam semua karyawan memperhatikan nya.


" dasar boss aneh gila ya gue kira mau ngapain ternyata dia malah main rahasia-rahasian sama gue gila.... ngeselin banget emang tuh orang " ucap nya dan salah seorang karyawan bertanya kepada nya kalo bukan katty adalah sahabat nya dari kuliah


" lu kenapa pasti abis dimaki-maki sama boss ya kasian deh sahabat gue ini cupp... cupp, cerita dong sama gue ada apa " tanya katty


" nanti aja deh ini gue masih banyak laporan nanti pasti istirahat ya gue ceritain soalnya mau ada meeting nih udah sanah balik lu ketempat lu " azwa pun melanjutkan pekerjaan nya lain halnya dengan Dirga yang masih memikirkan cara bagaimana untuk melamar nya dan akhirnya ia mengingat jika SH grup adalah milik kakak laki-laki nya azwa yang bekerja sama untuk pembangunan hotel di bandung maka dari itu kesempatan ia untuk dekat dengan kakaknya hanya itu caranya .


"aku ingat sekarang akan ada meeting dengan SH grup apa dia tidak sadar lebih bagus bukan jika aku membicarakan ini juga nanti hahahahaha " gumam Dirga dalam hati

__ADS_1


#meeting perujung lamaran


Dirga dan beberapa staff sudah siap untuk meeting siang ini azwa pun mengikuti Dirga dari belakang dengan hati-hati.


sesampainya di ruangan azwa begitu terkejut dengan kehadiran sang kakak dia tidak menyangka jika SH grup adalah perusahaan milik sang kakak azwa hanya bisa terdiam dan tidak bisa berkata apapun Dirga yang melihat nya pun menyimpulkan senyum penuh arti.


setengah jam berlalu akhirnya meeting pun selesai namun ketika arca hendak pergi tiba-tiba dirga pun mengajak nya untuk sekedar minum diruang nya ajakan dari dirga pun di iyakan oleh Arca karena memang sudah lama mereka tidak mengobrol karena arca dan Dirga adalah teman semasa kuliah maka dari itu sangat mudah untuk Dirga mendapatkan cua.


"kau ingat sewaktu kita kuliah dulu kau selalu bercerita tentang adik perempuan mu yang begitu kau rindukan bukan dan ia kini menjadi asisten ku dan sepertinya hubungan mu dengan nya belum membaik apa ada yang bisa aku bantu, " ucap Dirga dengan penuh arti


" iya kau tahu bukan semenjak kejadian itu hubungan kami menjadi hancur dan aku belum bertemu dengan kakak pertama ku dan aku hanya ingin kami seperti dahulu lagi dan apa kata mu bantuan apa yang kau maksud Dirga aku tidak mengerti apa yang kau ucapkan " sahut Arca yang begitu bingung dengan perkataan Dirga


" aku ingin melamar adik mu " ucap dirga dengan santainya


" apa..... kau bilang Dirga jangan bercanda dong aku tidak suka jika kau bercanda " sahut Arca yang begitu terkejut dengan ucapan Dirga


" apa aku seperti bercanda tidak kan aku bersungguh-sungguh mencintai adikmu aku jatuh dengan nya maka dari itu aku ingin menikahinya karena aku takut ia diambil orang maka dari itu aku melamar nya " ucap Dirga


" hmmm baik, aku senang jika kau memang bersungguh-sungguh dengan nya apakah ia tahu " sahut Arca


"nanti malam aku akan datang kerumah mu aku sudah bilang kepadanya namun aku tidak bilang untuk melamarnya dan bagaimana dengan kakak mu apakah dia akan setuju dengan hal ini " ucap Dirga


" setelah ini aku akan ketempat nya aku pergi dulu kau akan aku tunggu nanti malam selamat tinggal " sahut Arca pun pergi meninggalkan ruangan dirga


Arca sudah sampai didepan rumah husein sudah seminggu semenjak ia pulang kerumah husein memutuskan untuk pindah karena ia masih belum bisa melupakan kejadian 2 tahun yang lalu Arca mulai memencet bel dan tak lama terbuka pintu dan yang membuka pintu tersebut bukanlah husein melainkan pembantu husein.


tinggg ttongg


" selamat siang apakah ini benar rumah husein " tanya Arca kepada wanita paruh baya tersebut


" iya memang betul ini rumah tuan husein maaf anda siapa yah " jawab wanita paruh baya tersebut


" saya Arca adik tuan husein kedatangan saya kesini ada hal penting yang ingin saya bicarakan bisakah saya masuk " ucap Arca wanita tersebut pun mempersilahkan Arca masuk sedang kan ia memanggil husein yang sedang didalam kamar


ttokkk ttokkk


" iya bi ada pada silakan masuk " teriak husein


" anuh tuan ada tamu katanya adiknya tuan kalo tidak salah namanya Arca " sahut Wanita tersebut


" baik saya akan turun tolong buatkan teh dan kopi untuk saya dan adik saya " ucap husein pun keluar dari kamar dan berjalan melawati anak tangga benar yang dikatakan pembantu nya itu jika Arca lah tamu tersebut


" ada apa kau kesini dan dari mana kau tahu alamat rumah ku " tanya husein dengan memasang wajah yang tak suka

__ADS_1


" jangan seperti itu yang berlalu biarkan lah berlalu kedatangan ku kesini hanya ingin mengobrol dengan mu mengenai cua adik kecil kita " sahut Arca dengan santainya


" Ada apa dengan cua, katakanlah " ucap husein yang mulai penasaran


" Teman ku Dirga kau kenal bukan ia ingin melamar cua dan nanti malam ia akan datang apa kau setuju jika ia menikah dengan Dirga kau tahu bukan Dirga, dia orang yang sangat baik aku mengenalnya kau pernah bertemu dengan nya " sahut Arca meyakinkan Niatnya agar husein setuju dengan ucapan nya barusan


" Benarkah Dirga teman kampus mu yang dulu sering memberikan buku untuk cua kecil kita yang selalu bersama cua dan kenapa cua bisa melupakan nya yah " ucap Husein yang begitu bingung dan obrolan mereka pun sepakat untuk menyetujui lamaran Dirga untuk cua karena Dirga pria baik bahwa sesungguhnya Dirga tahu siapa cua karena selama ini Dirga selalu merindukan wanita yang ia tunggu dan akhirnya wanita tersebut datang dihadapan nya dan ia tak ingin kehilangan sosok wanita itu lagi kali ini.


didalam ruangan nya Dirga masih tersenyum dengan simpulnya karena sebentar lagi ia akan bersama wanita yang ia rindu kan selama ini cua kecil nan lucu kini sudah menjadi wanita dewasa dan menggemaskan karena jarak usia Dirga dan cua 15 tahun maka Dirga memang sengaja menunggu cua hingga waktu yang tepat dan keegoisan orang tuanya yang selalu mengutamakan martabat mereka sehingga mereka rela berkorban untuk masa depan anak mereka sendiri cua lupa ingatan karena kecelakaan tersebut yang menimpahnya sehingga ia harus mengalami amnesia ia sempat koma selama setahun namun akhirnya Tuhan berkata lain ia selamat dari masa kristisnya Dirga tidak tahu bahwa cua mengalami kecelakaan karena suruhan orang tuanya sendiri karena disaat Dirga dan cua sedang kencan tiba-tiba orang tua Dirga menyuruh seseorang untuk membawa paksa Dirga untuk pulang karena kelincahan cua berhasil membawa kabur Dirga sehingga mereka aman dan setelah kejadian itu ternyata orang tua Dirga kembali menyuruh seseorang untuk menghabisi nyawa cua namun gagal karena cua berhasil diselamatkan seseorang dan mengalami amnesia sampai saat ini Dirga bingung kenapa cua tidak mengenalinya sama sekali.


#tamu tak diundang


malam pun tiba cua hampir saja lupa jika boss nya itu akan datang kerumah nya ini ia pun bergegas mengganti baju dan tak lama terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar nya.


tok tok tok


" cua ada tamu tuh kamu dipanggil abang mu " ucap sang kakak ipar dengan suara lembut


" baik aku akan turun sekarang " sahut cua dengan senyuman simpul mereka pun turun bersamaan terlihat Dirga dengan memakai setelan jadi berwarna hitam terlihat begitu tampan dan rupawan mata Dirga tak bisa berkedip sedikit pun karena ia begitu takjub dengan penampilan cua malak ini.


"ya Tuhan cantik sekali calon istri ku ini begitu indah ciptaan mu Tuhan " gumam Dirga dalam hatinya


mata cua dan Dirga bertemu dan seketika terpancar wajah semu merah dipipi cua husein dan arca yang melihat nya pun memberikan suara dehaman untuk mengalihkan pandangan dua sejoli itu


" hemm.. sudah jangan lihatin terus adik saya tidak akan kemana-mana ko tenang saja cua duduk didekat kakak ipar mu " ucap arca


" baik sepertinya sudah kumpul silakan Dirga ada hal apa yang ingin kau sampaikan kepada kami semuanya " ucap arca kembali dan memberikan pertanyaan


" kedatangan saya kesini saya ingin melamar cua untuk menjadi pendamping hidup saya " sahut Dirga dengan nada percaya dirinya cua yang mendengar perkataan Dirga begitu terkejut menurut nya ini terlalu cepat karena yang ia tahu ia baru kenal dengan bossnya mengapa secepat itu mengambil keputusan


"t... tunggu bapak ngaco yah apa bapak salah kerumah orang kali pak dan kenapa bapak melamar saya padahal banyak wanita diluaran sanah yang menginginkan anda kenapa mesti saya " ucap cua tak kalah terkejut nya


" itu rahasia nanti kau akan tahu setelah menikah " sahut Dirga


"Bagaimana cua abang sudah setuju ko lagian Dirga pria yang baik ko kamu lupa cua siapa Dirga " tanya arca kepada cua


" siapa si yah aku lupa deh " jawab cua yang menggaruk pangkal kepalanya padahal tak gatal


" Dirga adalah orang yang selalu kamu bilang kakak ganteng kamu inget kan dulu kalian deket sekali sehingga dulu kamu pernah patah hati juga karena dia " ucap Arca cua begitu terkejut dengan ucapan abangnya itu sekarang cua baru inget bahwa Dirga adalah cinta pertamanya


" apaan si bang lebay deh, hemm bagaimana yah baik cua Terima lamaran bapak eh maksudnya kakak " sahut cua dan Dirga begitu bahagia dengan keputusan cua


" baik lusa saya akan datang bersama keluarga besar saya untuk melamar secara resmi kamu tunggu saya ya kalau begitu sepertinya sudah mulai larut malam saya pamit dulu assalamu'alaikum " Dirga pun bangkit dari tempat duduk nya dan berlalu pergi.

__ADS_1


__ADS_2