
Cua baru saja tersadar dari pingsannya itu dia begitu terkejut melihat Dirga yang tersenyum kearah nya itu dan memegang erat tangannya itu cua pun membalas senyuman tersebut.
"bagaimana keadaan mu apakah kau masih merasa pusing?"tanya Dirga yang mulai membelai rambut cua dengan lembut nya.
"aku sudah membaik tuan terimakasih sudah mau menolong ku."Jawab cua dengan singkat.
"kau bilang kau ingin tahu kan tentang masa lalu kita baik besok kau temui aku di alamat ini dan kau akan tahu semuanya kalo begitu kau istirahat saja dulu aku harus pergi ada urusan mendadak,"ucap Dirga dengan lembut nya lalu Dirga pun mencium kening cua sehingga membuat cua terbelalak matanya karena terkejut melihat perlakuan Dirga kepadanya itu.
cua yang mendengar perkataan Dirga hanya bisa memandang kepergian Dirga,Dirga sudah mendapatkan kabar bahwa yang membuat cua lupa ingatan adalah mamahnya sendiri.
#KANTOR XXX
Dirga yang sudah duduk di kursi nya itu pun langsung membuka amplop coklat yang berisi tentang informasi satu tahun yang lalu.
__ADS_1
"jadi mamih ku dan Sheila lah yang merencanakan hal itu untuk melenyapkan cua karena mereka takut aku kembali kepadanya,"
"iya tuan itu benar sekali nyonya Bianca tidak mau jika nona cua menikah dengan mu dia sangat malu jika harus memiliki menantu orang miskin seperti nona cua,"
tanpa basa basi lagi Dirga pun pulang untuk menemui mamih nya Bianca yang sedang ada arisan dirumah nya itu Dirga mengusir semua teman-teman mamih nya itu.
"apa-apa'an ini Dirga apa maksud kamu hah kenapa kamu datang-datang marah?"
Bianca sangat bingung ada apa sebenarnya apa yang dibicarakan oleh dirga.
"ini ka......mu tahu dari mana semua ini Dirga dengarkan mamih dulu Dirga mamih minta maaf mamih ngaku mamih salah,"seluruh tubuh Bianca bergetar menahan rasa takut.
Dirga pun berlari menuju kamarnya Dirga begitu frustasi terhadap sikap sang Mamih Dirga pun memutuskan untuk kembali ke apartement nya itu untuk menenangkan dirinya disana karena hatinya sedang tidak baik-baik saja saat ini sebelum itu Dirga berkunjung ke rumah sakit dari kejauhan Dirga melihat cua yang sedang ketakutan seperti habis lihat mahluk halus Dirga pun langsung memeluk erat tubuh wanita nya itu.
__ADS_1
"tenang lah aku ada disini cua denger kan aku tidak akan ada yang bisa memisahkan kita lagi aku berjanji akan selalu bersamamu dan ini jangan pernah kau lepaskan kalung ini jika suatu hari nanti kita memiliki anak berikan ini kepada nya agar aku tahu jika kau mencintai ku,"
cua begitu tersentuh mendengar ucapan Dirga dia pun ikut menangis dipelukan Dirga hatinya begitu tenang saat berada disamping Dirga dan tiba-tiba saja arka datang dan langsung memukul wajah Dirga dengan begitu emosi nya ,cua yang melihat nya pun langsung mendorong kakaknya itu namun arka tidak sengaja mendorong cua hingga terkena tembok kepala cua mengeluarkan banyak sekali darah Dirga pun langsung memanggil dokter untuk memeriksa keadaan cua dan semua orang yang berada diruangan tersebut disuruh keluar.
#UGD
Dirga yang sedaritadi bolak-balik dengan wajah yang amat sangat khawatir dia takut cua kenapa-napa sedangkan arka yang merasa bersalah pun berusaha untuk memarahi Dirga namun dimarahi lah dia oleh istrinya itu.
"mas sudahlah mau sampai kapan kamu mau menyalahkan Dirga biarkan cua bahagia kamu tahu kan laki-laki yang begitu dicintai cua adalah Dirga jadi kenapa kamu seperti ini,"
"semua gara-gara dia sayang kamu lihat kan cua begitu menderita karena ulah keluarga nya lihatlah adikku menjadi seperti ini gara-gara dia tidak puas kah kau mempermainkan perasaan adikku Dirga biar kan cua bahagia Dirga ku mohon tinggalkan cua Dirga demi kebahagiaan nya mau sampai kapan keluarga mu akan membuat adikku menderita lagi!"
Dirga hanya bisa terdiam dengan semua perkataan kasar arka kepadanya itu adalah hukuman untuknya yang telah membuat cua menderita walaupun bukan keinginan nya itu.
__ADS_1