
Vania yang baru pulang sekolah,langsung masuk kedalam rumahnya,dan ternyata di ruang tamu ada ayah dan juga mamanya.
"Vania kamu udah pulang,sini dulu ayah mau ngobrol sama kamu"panggil Toni ayah Vania,dan Vania pun langsung menghampiri kedua orangtuanya itu,dan mencium pipi ayah dan mamanya.
"ada apa yah?"tanya Vania ketika sudah duduk di sofa
"ayah ingin kamu menikah dengan anak teman ayah,teman ayah juga setuju akan hal itu"ucap Toni to the point,dan tentu saja Vania terkejut dengan ucapan ayahnya yang tiba tiba menyuruhnya untuk menikah.
Vania tak salah dengar kan???apa ayahnya yang sedang bercanda??
"ayah lagi bercanda?"tanya Vania mengerutkan keningnya
"ayah serius,ayah sama mama sudah setuju akan hal ini"ucap Toni lagi.
"aku gak mau"ucap Vania tegas.ia sama sekali tak mau menikah,apalagi dengan laki laki yang tak dirinya kenalsama sekali,lagi pula dirinya masih sekolah.
"kamu gak bisa nolak Vania,dan kamu akan menikah dengan anak teman ayah satu Minggu lagi"ucap Toni tegas.
"ayah sama mama apa apaan sih,kalian kan tahu sendiri Vania masih sekolah,lagi pula Vania gak kenal sama anak teman ayah,dan juga Vania udah punya pacar"ucap Vania menggebu gebu karna emosi yang ia tahan.
"maka dari itu ayah ingin kamu menikah,karna ayah tahu pacar kamu itu laki laki gak benar!ayah gak mau kamu pacaran dengan orang kayak dia"ucap Toni marah.
"tapi_"ucap Vania terpotong,karna Toni lebihdulu menyelanya
"gak ada bantahan,pokoknya kamu akan menikah dengan anak teman ayah,dan kamuharus putuskan Axel pacar bregsek kamu itu"tegas Toni dan langsung beranjak berdiri meninggalkan Vania dan juga Sarah yang sedari tadi hanya diam.
"ma aku gak mau menikah,Vania masih sekolah,dan juga Vania sayang sama Axel"ucap Vania pada mamanya,karna Vania yakin mamanya tak akan tega padanya.
"sayang,meskipun kamu sudah menikah kamu masih bisa sekolah kok,kara calon suami kamu juga masih sekolah"ucap Sarah memberi pengertian pada putrinya itu
"what!jadi dia juga masih sekolah,kalau gitu buat apa kita menikah ma,kita masih sama sama sekolah"ucap Vania yang masih berusaha membujuk mamanya itu.
__ADS_1
"tapi dia sudah dewasa Vania,dan juga mama setuju sama ayah kamu,Axel gak baik buat kamu sayang,mama gak mau kamu pacaran dengan orang yang salah"ucap Sarah dengan lembut
"tapi ma_"ucap Vania
"kamu tenang ajah,pernikahan kamu akan dihadiri oleh keluarga aja,setelah kamu lulus baru akan di adakan pesta pernikahan,jadi orang orang gak akan ada yang tahu"ucap Sarah
"tapi_"ucap Vania terpotong lagi
"semua yang mama dan ayah kamu lakukan ini,semata mata untuk kebaikan kamu sayang,tapi mama minta sama kamu meskipun pernikahan kalian di rahasiakan,tolong kamu jangan berhubungan dengan Axel lagi"ucap Sarah,dan setelah itu ia beranjak berdiri setelah mencium kening anaknya itu.
sedangkan Vania tak bisa melakukan apa apa lagi,karna kedua orang tuanya sudah memutuskan.
"nggak,gue gak mau nikah muda apalagi dia juga masih sekolah,lebih baik gue cari tahu tentang dia,dan setelah itu gue bujuk agar dia mau membatalkan pernikahan ini"ucap Vania,ketika dirinya sudah berada di dalam kamarnya.
...****************...
sedangkan di kediaman Bramasta,terjadi adu argument,karna Vero yang tak mau dijodohkan.
Vero Bramasta anak tunggal dari Anton Bramasta dan juga Liliana bramasta.vero yang saat ini duduk di bangku akhir SMA nya harus di paksa menikah oleh daddynya.
"baik,tapi jangan harap kamu bisa menggunakan yang yang Daddy berikan dan juga semua fasilitas yang sudah Daddy berikan kembalikan pada Daddy"ucap Anton dengan nada tinggi pada putranya itu
"baik,Vero juga masih bisa cari uang sendiri"ucap Vero tak kalah tegasnya
"jangan harap kamu bisa masuk ke kantor lagi,dan juga kamu tak akan pernah mendapat pekerjaan dimanapun"imbuh Anton lagi.dan hal itu sontak membuat Vero terdiam.
Vero memang sudah bekerja di perusahaan Daddy nya,tapi jika seperti ini bagaimana Vero bisa mendapatkan uang
"mom"panggil Vero pada wanita yang dari tadi menjadi pendengar
"lebih baik kamu menikah dengan anak teman Daddy kamu Vero,ini semua demi kebaikan kamu,dan juga mommy sangat setuju dengan pernikahan ini"ucap Liliana dengan lembut.
__ADS_1
dan Vero hanya bisa menunduk,ia tak bisa menolak lagi jika sudah seperti ini.
setelah perdebatan panjang akhirnya Vero setuju menikah,dan juga pernikahan nya aka dirahasiakan.
setelah itu Vero langsung pergi ke kamarnya,dan menutup pintu dengan keras karna kesal dengan keputusan daddynya.
"arghhh"teriak Vero dengan keras..
"brengsek"umpat vero.sungguh ia sangat kesal dengan semua ini.
sepulang sekolah dirinya disuruh pergi kemansion dan ternyata dirinya diminta untuk menikah dengan perempuan yang tak ia kenal.
"gue harus cari tau tentan perempuan itu,dan gue bakal suruh dia buat nolak perjodohan sialan ini"ucap Vero dengan dada yang naik turun karna.
...****************...
"gimana anak kamu setuju kan?"tanya Anton yang saat ini sedang berada di sebuah cafe bersama dengan Toni.
"iya meskipun terjadi perdebatan dulu"jawab Toni sembari meminum kopinya.
"sama aku juga ngancem anakku dulu,tapi yang penting akhirnya mereka setuju"ucap Anton lagi dan di sambut dengan kekehan oleh Toni.
"pokoknya mereka gak boleh tahu an kalau mereka satu sekolah sampai hari pernikahan mereka"ucap Toni dan di jawab anggukan oleh Anton.
"aku juga mau ngomong itu sama kamu,karna aku yakin jika mereka sampai tahu sebelum pernikahan mereka,anak kamu dan juga anakku akan bekerja sam untuk membatalkan perjodohan ini"ucap Anton
"kamu benar an,lebih baik mereka tahu ketika sudah menikah saja"jawab Toni.
Anton dan Toni memang sudah berteman saat masih sekolah SMP dan mereka juga sama sama ingin jika mereka minikah nanti anak mereka bisa menikah jika salah satu anak mereka laki laki dan perempuan.
maka dari itu Anton dan Toni bersikeras menjodohkan mereka karna mereka sama sama yakin pilihan mereka tak pernah salah,dan mereka memang sengaja membuat mereka satu sekolah,meskipun beda kelas,karna Vero yang memang sekolah terlebih dahulu.
__ADS_1
karna memang Anton yang lebih dulu mempunyai seorang anak.
setelah cukup lama mengobrol akhirnya mereka berdua mengakhiri pembahasan mereka dan pulang masing masing ke mansion nya.