Menikah Dg Kakak Kelas

Menikah Dg Kakak Kelas
2.pernikahan


__ADS_3

di kantin sekolah Vania sedang makan dengan kedua sahabatnya.dan Vania dibuat pusing karna besok adalah hari pernikahannya,dan sampai saat ini dirinya belum mengetahui tentang pria yang akan menjadi suaminya


"kalau gini gimana gue bisa minta dia buat batalin pernikahan ini"gumam Vania,sembari menggigit sedotan minumannya.


brakkk


tiba tiba saja Vania terlonjak kaget karna Feli sahabatnya itu tiba tiba saja menggebrak meja.


"apaan sih fel,bikin keributan aja"sinis Vania,karna kedua sahabatnya itu menatapnya tajam


"ya habisnya Lo itu Van nglamun Mulu dari kemarin,kalau ada masalah itu cerita jangan di simpan sendiri"ujar Feli penuh penekanan,dan di jawab anggukan oleh serli.


"gue gak ada masalah,kalau ada masalah gue bakalan cerita ke kalian berdua"ucap Vania,ia sengaja tak menceritakan pada Feli dan serli,karna Vania tak mau kalau ada yang tahu tentang perjodohan nya,meskipun Vania yakin jika kedua sahabatnya tak akan menyebarkannya.


tiba tiba saja kantin di buat gaduh karna kedatangan Vero dan teman temannya.begitupun kedua sahabat Vania yang juga heboh.


sudah jadi rahasia umum jika Vero sangat di gilai oleh seluruh sekolah karna ketampanannya,dan sifat cuek nya,tapi di mata mereka Vero seperti dewa Ares yang sangat tampan.


"Van Van lihat tuh Vero ganteng banget nggak sih,makanya ngidam apa ya waktu hamil dia"ucap serli heboh tapi tetap dengan suara pelan


"gak tahu gue,dan gue gak peduli sama sekali,gue udah punya Axel"tukas Vania cuek,dan kedua sahabatnya hanya memutar bola matanya malas,mereka berdua tahu bagaimana sifat Axel,dan mereka sebenarnya sangat tak menyukai hubungan Vania dan Axel.


"eh bro gimana udah ketemu sama tucewek?"tanya Ardi salah satu teman vero.teman teman Vero memang tahu soal perjodohan Vero,karna Vero sendiri menceritakan nya pada mereka,dan mereka sepakat akan membantu Vero untuk mencari tahu tentang perempuan itu.


"belum,kalian sendiri gimana?"tanya Vero pada ketiga temannya itu.


"belum"jawab mereka bertiga dengan gelengan kepala.


...****************...


jam pulang sekolah Vania pamit untuk pulang terlebih dahulu karna ingin bertemu dengan Axel,Vania dengan langkah lebarnya menuju kearah parkiran karna Axel sudah menunggunya disana,Axel memang satu sekolah dengan vania hanya saja tadi ia tak masuk dengan alasan ada urusan dengan keluarganya.


bruukkkk


tiba tiba saja Vania terjatuh karna bertabrakan dengan seseorang,Vania mendongak dan melihat kearah orang yang berdiri didepannya,ternyata ia adalah Vero.


"sorry"ucap Vero dengan datar tapi tak urung ia mengulurkan tangannya untuk membatu Vania bangun.

__ADS_1


"gue juga kok yang salah,yaudah kalau gitu gue permisi"pamit Vania tanpa menunggu jawaban dari Vero.


"cantik"ucap Vero lirih yang terus memandang kearah Vania yang sudah jauh.


sampai parkiran Vania melihat kekasihnya sudah menunggunya,dan Vania langsung menghampirinya.


"maaf ya lama"ucap Vania,sembari menerima helm yang disodorkan oleh Axel.


"gakpapa kok sayang,mending kita langsung jalan ajah,kan tadi kita gak bertemu sama sekali"ucap Axel sembari membelai pipi Vania.


"kemana?"tanya Vania


"terserah tuan putri saja"jawab Axel dan mencubit hidung mancung Vania gemas.


"ke cafe aja yuk,soalnya aku lapar"ucap Vania dan di angguki oleh Axel.


mereka berdua pun akhirnya pergi dari parkiran sekolah dan akan pergi cafe.vania sama sekali tak menyadari jika Vero sedari tadi menatap kearahnya.


"bro pacar orang tuh"ejek Fadil pada Vero dan Arya juga Ardi tertawa mendengar ucapan Fadil.


"gak peduli gue"ucap Vero cuek,dan berjalan menuju kearah motornya.


"bener juga lu,kalau emang dia,gimana ver?Lo masih mau batalin pernikahan Lo,kayaknya Lo suka sama dia"ucap Ardi dan Vero terdiam mendengar ucapan temannya itu.


"gimana ver?"desak Fadil yang tingkat ingin tahunya diatas rata rata


"gue...."jeda Vero sembari melihat kearah ketiga temannya itu


"mau pulang "sambung Vero tersenyum smirk karna melihat raut wajah temannya itu,tanpa pikir panjang Vero langsung pergi dari sana dan akan pulang ke apartemen nya.


...****************...


dikamarnya Vania saat ini sedang dirias oleh MUA dan mamanya setia menemani putrinya itu.


untuk Axel Vania masih belum memetuskan hubungannya,karna memang Vania tak ingin putus dari Axel,karna Vania juga tak menginginkan pernikahan ini.


setelah beberapa saat Toni masuk kedalam kamar Vania dan mengatakan jika acaranya akan dimulai.vania pun keluar digandeng oleh ayahnya dan di ikuti oleh Sarah di belakang nya.

__ADS_1


sedangkan untuk sekolah Vania,orang tuanya sudah izin dengan alasan acara keluarga.


sampai di tempat acara Vania terkejut melihat laki laki yang akan menjadi suaminya itu,ia sampai menghentikan langkahnya dan terus memandang ke arah Vero.


sedangkan Vero sama sekali tak terkejut karna setelah teman temanya mengatakan jika Vania adalah calon nya,ia langsung mencari tahunya.


acara berjalan dengan lancar yang di hadiri oleh kedua keluarga saja karna pernikahan mereka yang dirahasiakan.


setelah keduanya saling bertukar cincin para keluarga pun memberi selamat pada kedua pengantin tersebut.dan Vania sama sekali tak berbicara pada Vero,karna ia masih tak menyangka jika Vero yang akan menjadi suaminya.


apalagi Vero sangat digilai oleh wanita disekolahny dan juga kedua sahabatnya itu.


""kalau mereka semua tahu gue nikah sama idola mereka,bakalan habis di bully gue"batin Vania


"tenang ajah teman sekolah gak akan ada yang tahu tentang pernikahan kita kita"ucap Vero tersenyum miring,sedangkan Vania hanya diam tak menghiraukan perkataan Vero.


setelah acara selesai,dan semua keluarga pun sudah pamit pulang dan kini hanya tinggal keluarga Vania dan juga Vero.


"kalian berdua mau langsung ke apartemen apa kerumah mommy?"tanya Liliana pada putra dan juga menantunya


"kita langsung ke apartemen aja mom,besok juga kita udah sekolah"jawab Vero,dan kedua keluarga pun hanya mengangguk mengiyakan saja.


...****************...


setelah menempuh waktu satu jam kini Vero dan Vania sudah sampai di apartemen yang di tinggali Vero selama ini.


"ini kamar kita"ucap Vero sembari membuka pintu kamar,Vania mengerutkan keningnya mendengar ucapan Vero.


"emang kina gak pisah aja ya kamarnya?"tanya Vania


"disini cuma ada satu kamar aja,satunya lagi gue buat gudang"jawab Vero sembari membuka jasnya


sedangkan Vania mau tak mau akhirnya masuk kedalam kamar itu,dan meletakkan kopernya di dekat ranjang.


"ver kita gak bakalan nglakuin itu kan,gue gak mau sampai hamil"ucap Vania pada Vero


"emangnya kenapa?kita kan udah menikah"ucap Vero sembari melihat ke arah Vania

__ADS_1


"gue gak mau,kita menikah hanya karna perjodohan,dan asal Lo tau ajah gue masih punya kekasih"ucap Vania tegas,dan setelah itu ia pergi menuju ke kamar mandi.


"kita lihat aja nanti"ucap Vero setelah Vania masuk kedalam kamar mandi.


__ADS_2