Menikah Dg Kakak Kelas

Menikah Dg Kakak Kelas
3.cemburu


__ADS_3

keesokan harinya Vania terbangun lebih dulu dan melihat Vero yang tidur di sampingnya,mereka berdua memang tidur bersama dan Vania meletakkan guling sebagai pembatas mereka,dan Vero tak masalah hal itu.


Vania beranjak dari ranjang dan menuju kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.tak membutuhkan waktu lama untuk Vania membersihkan dirinya,ia langsung menuju ke walk in closet untuk mengganti baju yang sudah di tata oleh dirinya kemarin malam.


setelah itu Vania keluar dari kamar dan menuju ke arah dapur untuk menyiapkan sarapan paginya,Vania hanya memanggang roti,karna memang ia tak terlalu pandai memasak.


Vania juga menyiapkan untuk Vero,karna ingat status mereka,meskipun Vania tak menganggap pernikahan ini,tapi Vania masih menghargai Vero.


didalam kamar Vero terbangun dan tak melihat Vania disisinya,maka ia langsung pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Vero keluar dari kamar dan menuju kemeja makan,disana ia sudah melihat istrinya yang sudah memakan rotinya.


"kenapa gak nungguin gue?"tanya Vero sembari duduk didepan Vania


"kelamaan,keburu lapar gue"jawab Vania yang masih santai melahap rotinya.


"gue mau kopi"ujar Vero sembari melahap roti yang sudah di olesi selai oleh Vania.


"terus?"tanya Vania sembari mengangkat satu alisnya.


"ya Lo bikinin lah,kan Lo istri gue sekarang,ya kali gue buat sendiri"ucap Vero santai,dan Vania langsung beranjak dari duduknya dengan wajah jengkel.


melihat itu,Vero hanya tersenyum miring,dan terus melahap sarapan paginya.


drtttt


ponsel Vero berdering,dan ternyata Fadil yangenelponnya,dengan malas Vero mengangkat panggilan dari temannya itu.


"ada apa?"tanya Vero tanpa basa basi.


"wahhh sabar dong bro,jangan judes gitu masak pengantin baru pagi pagi udah bad mood,gak di kasih jatah ya semalam"goda Fadil dan terdengar gelak tawa dari sana,yang di yakini Arya dan Ardi ada disana.


"bacot Lo,mending Lo diam gue mau makan jangan ganggu orang pagi pagi"ujar Vero dan langsung memutus panggilannya dengan Fadil

__ADS_1


"nih kopi nya"ucap Vania sembari meletakkan kopinya di depan Vero,setelah itu ia lanjut makan


...****************...


selesai dengan sarapan paginya Vero dan Vania keluar dari apartemen dan akan berangkat ke sekolah.


"mulai sekarang Lo berangkat bareng gue"ucap Vero sembari menuju ke arah bagasinya.


"gak bisa gitu dong ver,nanti kalau anak sekolah tahu gimana?lagian gue mau di jemput Axel"ucap Vania,dan Vero yang mendengar nama Axel menjadi kesal.


"gue bakal bawa mobil,nanti gue turunin dekat sekolah,jadi gak akan ada yang tahu"jawab Vero,dan Vania akan membantahnya lagi,tapi langsung di potong oleh Vero.


"gue gak mau kalau sampai orang tua gue sama orang tua Lo tau kalau kita berangkat sekolah gak bareng,dan lagi Lo berangkat sama tuh Axel"ucap Vero,dan Vania terdiam mendengar ucapan Vero,karna jmemang benar kalau sampai orang tua mereka tahu bagaimana?


akhirnya mau tak mau Vania berangkat dengan Vero,ini kali pertama Vero naik mobil kesekolah,karna biasanya ia akan mengendarai motornya.


baru pulang sekolah Vero akan mengendarai mobilnya untuk ke kantor.


tak butuh waktu lama mereka telah sampai di dekat sekolah dan Vero menurunkan Vania disana.


"ada apa lagi"tanya Vania


"nih"ucap Vero sembari menyodorkan sebuah kartu ATM dan uang pecahan 100 lima lembar.


"gue udah punya dari ayah"tolak Vania,karna memang uang pemberian ayahnya masih ada.


"sekarang Lo tanggung jawab gue,jadi kebutuhan Lo gue yang tanggung bukan ayah Lo,jadi sekarang gue yang bakal nafkahin Lo bukan ayah Lo lagi"jawab Vero yang masih menyodorkan kartu dan juga uangnya.


tanpa ingin berdebat lagi akhirnya Vania mengambil uang dan juga kartu tersebut,setelah itu ia mencium tangan Vero,karna suda kebiasaanya ketika berangkat sekolah mencium tangan orang tuanya,dan juga mencium pipi mereka,tapi tidak dengan Vero,Vania hanya mencium tangannya.setelah itu ia keluar dari mobil dan langsung berjalan ke arah sekolahnya.


Vero masih belum menyalakan mobil nya,karna ia masih sibuk memandang tangannya yang baru saja dicium oleh istrinya,seketika senyuman lebar terbit.


...****************...

__ADS_1


dikelas Vania sudah duduk di kursinya,kedua sahabatnya juga langsung menghampiri Vania.


"kemarin Lo ada urusan keluarga apa Van,kok bisa barengan sama Vero sih izin nya?"tanya serli pada Vania,dan hal itu membuat Vania kaget atas pertanyaan sahabat nya itu.


"emang Vero juga tak masuk?"tanya Vania pura pura karna masih bingung dengan alasan yang akan ia berikan pada kedua sahabatnya ini.


"iya,dan Lo tahu Van,gue jadi gak semangat kemarin karena gak lihat wajah Vero"ucap Feli yang dijawab anggukan oleh serli.


"kalau gak lihat gue kalian biasa ajah gitu"ucap Vania kesal,entah kenapa ia jadi kesal ketika mendengar ucapan Feli


"ya bukan gitu Vania"ucap Feli cengengesan


"lagian kalian kan gak tahu kalau Vero punya pacar atau nggak"ucap Vania lagi.


"tapi kan di sekolah ini gak ada yang bisa deketin Vero Van,berarti jelas dong Vero gak punya pacar,berarti kita boleh deketin Vero"ucap serli tak mau kalah


"setuju"jawab Feli


"terserah kalian aja,jangan nangis kalau Vero udah punya seseorang yang dia suka"ucap Vania,sembari mengusirkedua sahabatnya itu,karna guru sebentar lagi akan datang.


setelah jam pelajaran selesai,Vero dan teman temanya pun pergi ke kantin untuk makan,dan sampai di kantin ia melihat pemandangan yang membuat hatinya panas.ia melihat Vania yang duduk bersebelahan dengan Axel,padahal disana juga ada serli dan Feli tapi tetap saja Vero tak suka melihat itu, bagaimanapun sekarang Vania adalah istrinya.


Vero pun berjalan menuju ke arah Vania berada,dan ketiga temannya hanya bisa mengikutinya,karna Fadil,Arya dan Ardi tahu kalau temannya itu sedang terbakar api cemburu.


semua siswa yang melihat Vero menuju ke arah Vania dan teman temannya itu jadi heboh, apalagi serli dan Feli,mereka sangat senang karna Vero menuju kearah mereka.


"gue boleh gabung disini nggak?"tanya Vero ketika sampai dimeja Vania


"boleh"jawab serli dan Feli bersamaan,sedangkan Axel melihat itu menjadi kesal karna Vero yang langsung duduk di samping vania.sedangkan ketiga teman Vero duduk di antara serli dan Feli.


"Lo kan biasanya punya tempat duduk sendiri ver,ngapain Lo duduk disamping pacar gue"ucap Axel yang kesal karna Vero duduk sangat dekat dengan Vania.


"gue lagi males,emangnya kantin ini punya nyokap Lo,terserah gue lah mau duduk dimana,lagian mereka gak keberatan"jawab Vero sembari menunjuk kearah serli dan Feli.

__ADS_1


dan Vania hanya bisa diam,entah kenapa ia jadi gugup saat Vero tiba tiba duduk di sampingnya,ia takut kali sampai ada yang curiga.


__ADS_2