
Alvin,ya itulah dia seorang cowok yang sering dibully di sekolahnya karena cupu. Nama lengkapnya Alvin Alwi Saputra.Dia ganteng,Putih,namun sedikit pendek.Banyak cewek yang mendekatinya namun dia selalu menolak untuk terlalu dekat dengan para cewek itu.Pada suatu pagi pada saat sampai di sekolah,Alvin berjalan menuju ke kelasnya lalu tiba-tiba Rendi datang.
Buuuukkk
Alvin terjatuh karena kakinya di ganjal oleh salah satu preman sekolah.Rendi Arya Kresnawan,ya itulah nama pimpinan geng di sekolah itu.Terdengar bunyi tawa dari para preman sekolah itu.
"Hahaha,kalau jalan pake mata." Ujar Rendi menertawakan Alvin
"Apa mata lo yang 4 itu kurang?"Tanya Riski tertawa juga
"Dah yok pergi guys!"Ujar Rendi pada teman-temannya
Lalu Alvin bangun dan membersihkan bajunya.Dia pun berjalan ke kelasnya dan duduk dengan temannya yang sama Sepertinya yaitu sama-sama sering dibully dan nama temannya Heri Nanda Sutrisno.Dia dibully karena terlalu gendut,terlalu baik,dan tidak mau melawan serta dia juga anak mami.
"Kok baju lo kotor?"Tanya Heri pada Alvin yang membersihkan bajunya
"Tadi jatuh,"Ujar Alvin masih membersihkan bajunya
"Jatuh atau di kerjain?"Tanya Heri membantu membersihkan
"Ya gitu lah."Jawab Alvin membersihkan kacamatanya
"Kita harus melawan,kalau gak kita bakal ditindas,"Ujar Heri mengepalkan tangannya
"Emang lo berani?"Tanya Alvin menatap Heri
"Hehe,gak sih yang ada belum gue pukul udah dipukul duluan gue.Ujar Heri cengengesan
Lalu masuklah Ranti,Ranti Analisa Mayangsari ya itu lah dia si ketua geng terkuat di sekolah itu.Siapa pun bisa ditaklukkannya karena dia menguasai beladiri pencak silat dan dengan itu dia menggunakannya sebagai pelindung diri dan melindungi orang lain.
Namun dibalik semua itu dia adalah wanita yang baik,sopan,cantik,dan memiliki kulit seperti susu.Dia lah si ketua osis cantik tapi galak.Banyak yang mencoba untuk memacarinya namun gagal karena ditolak.
Saat dia lewat,para pria biasanya menatap Ranti Karena kecantikannya.Namun Saat dia lewat di depan Alvin,Alvin hanya melihat sekilas dan kembali membaca buku pengetahuan setebal 500 halaman itu.
Oh iya,Alvin ini adalah siswa terpintar di sekolah itu.Namanya selalu ada di daftar juara umum,juara kelas,memenangi banyak lomba seperti lomba sains,matematika,Bahas indonesia,Sejarah,Dll.Karena itu ia sering dimintai jawaban pada saat ujian.
Selama 2 tahun disekolah itu,Ranti merasa hanya Alvin yang jarang memandangnya.Bahkan dia sering memperhatikan gerak-gerik mata para cowok namun hanya Alvin yang jarang menatap para cewek di sekolah itu.Dia penasaran terhadap Alvin dan terus memata-matainya.
Dia melakukan itu karena sudah bosan menjomblo dan ingin berpacaran.Karena ia juga ingin merasakan memiliki seorang yang bisa membuatnya merasa bahagia.
Ranti dan Alvin ini sekelas dari kelas 10,namun dia tidak pernah tahu bahwa Alvin ini sering dibully karena para pembully itu melakukan pembully an secara diam-diam.
Ketika sudah selesai belajar,Ranti pergi ke kantin dan saat yang bersamaan Alvin juga dan berjalan di belakangnya.Karena ada yang ingin mencoba mengerjai Ranti,Dia terpeleset dan dengan sigap Alvin menangkap Ranti.Terjadilah adegan saling menatap dan Ranti merasa ada sesuatu yang salah dengan jantungnya yang tiba-tiba deg-degan.
"Cieeeeee!!"Ujar para siswa yang melihatnya
"Aduh si boss kepeleset,eh ditangkep ama pangeran kodok."Ujar Fina pada Ranti
__ADS_1
"*Hadehh ini jantung kenapa sih deg-degan gini?"Batin Ranti masih dipeluk Alvin
"Aduh dia kan cewe incaran banyak cowok dan juga terkuat di sekolah ini,lah cowo yang sering dibully kaya gue yang nyentuh dia?hadehh nyari masalah aja."Batin Alvin mulai ketakutan*
Alvin membantu Ranti berdiri dan melepas tangannya dari badan Ranti dan seketika mereka salting dengan kejadian itu.
"Eh maaf ya aku gak sengaja,"Ujar Alvin tersenyum
"Iya gpp,"Jawab Ranti tersenyum
Lalu Alvin pergi dengan Heri ke kantin untuk mengisi perut.Sementara itu Ranti yang awalnya menolak,kini mulai merasakan ada perasaan yang ntah kenapa sulit dijelaskan pada Alvin.
"Eh lo gpp Ran?"Tanya Fina tersenyum jail
"Iya gpp lah kan abis di selamatin ama pujaan hati hahaha,"Ujar Fiona tertawa
"Apaan sih lo berdua."Ujar Ranti malas
"Elah lo mulai nyaman ama tu cowok cupu kan?"Tanya Fina
"Ih apaan gak ya,"Ujar Ranti menjewer kedua temannya itu
"Aduh aduh ampun,"Ujar Fina
"Akh sakit."Ujar Fiona kesakitan dijewer Ranti
"Rasain tuh,"Ujar Ranti menjulurkan lidahnya
"Iya,sakit banget jewerannya."Ujar Fiona
"Makannya ledek aja gw,biar gw buat putus kuping lo pada."Ujar Ranti
"Elah kejam amat lo jadi orang,"Ujar Fina
"Iya ama temen sendiri juga."Ujar Fiona
"Dah-dah yok kantin!"Ujar Ranti berjalan lalu diikuti oleh kedua temannya
Saat sampai di depan WC,Ranti melihat ada keramaian di dalam dan ia langsung masuk ke situ.Ternyata Alvin dan Heri sedang di bully oleh Rendi.
"Woi lo pada ketangkep basah,ayok seret ke ruang BP!"Ujar Ranti yang sudah Di TKP
"Eh-eh sayang,Apa kabar kamu?makin cantik aja."Ujar Rendi mencoba menyentuh dagu Ranti
Ranti langsung menangkap para preman itu dan membawanya seperti maling habis ketangkep basah karena mencuri.Teman-temannya Rendi juga diamankan oleh para osis cowok.
"Lo pada bawa ni orang,nanti gue nyusul!"Ujar Ranti pada teman-teman osis nya yang cowok
__ADS_1
"Oke Ran aman itu."Ujar Ridho tersenyum lalu membawa para preman itu
"Yaudah kamu duluan Ran."Ujar Nando
"Iya pegang tu jangan sampe lepas!"Ujar Ranti
Lalu mereka pergi dan Ranti langsung menolong Alvin dan Heri.
"Lo berdua ikut ke BP juga,ceritain yang lo pada Alami."Ujar Ranti pada Alvin dan Heri
"Udah,gak usah lah lagian gue udah maafin mereka.Ujar Alvin pada Ranti
"Eh vin,kita habis dibully loh.Masa iya lo gak mau dapat keadilan?"Tanya Heri pada Alvin
"Iya bener tuh."Ujar Fiona
"Gue udah maafin mereka kok,Lagian setiap orang punya kesalahan."Ujar Alvin
"Tapi biar lo gak dibully lagi."Ujar Ranti
"Udah gpp,biar Allah yang membalas mereka."Ujar Alvin tersenyum
"Yaudahlah gue ikut lo aja Vin."Ujar Heri
"Yaudah yak gue duluan,yok Her!"Ujar Alvin lalu mereka pergi dari tempat itu
Ranti masih mengingat kata-kata Alvin tadi.
"Kok bisa ya ada orang sebaik dia?"Tanya Fiona pada teman-temannya
"Iya,padahal udah di bully masih aja memaafkan."Ujar Fina
"Woi Ran menurut lo Alvin itu gimana?"Tanya Fiona yang masih membayangkan Alvin
"Woi denger gak sih lo?"Tanya Fina agak ngegas
"Hah apaan?"Tanya Ranti
"Menurut lo Alvin gimana orangnya?"Tanya Fiona
"Alvin itu...dahlah gk usah bahas dia,mending kita ke ruang BP!"Ajak Ranti dengan salting
"Cieee yang mulai suka ama cowo cupu itu."Ledek Fina
"Ih gak ya,yaudah yok ke ruang BP!"Ujar Ranti
Lalu mereka pergi menuju ruang BP.
__ADS_1
Hai guys jangan lupa Like,Komen,Vote,dan kalau perlu follow sebanyak-banyaknya ya.Supaya Author lebih semangat lagi nulisnya.
Terimakasih😊😊