
"Iya,Papa ngasih salah satu supermaketnya ke aku."Ujar Alvin tersenyum ke Kiranti
"Owh,jadi kamu yang mengelola supermarket itu?"Tanya Kiranti menatap Alvin
"Iya,jadi dengan begitu aku bisa memenuhi kebutuhan ku sendiri,"Ujar Alvin juga menatap Kiranti
"Owh gitu,pantes aja papa nyuruh aku nikah ama kamu ternyata emang udah mapan."Ujar Kiranti mengangguk dan tersenyum
"Jujur aku dulu takut sama kamu,sampe sekarang,"Ujar Alvin menatap ke bawah
"Kok bisa?"Tanya Kiranti heran
"Iya,so soalnya kamu kan pernah buat satu geng di sekolah kapok dengan beberapa serangan,"Ujar Alvin masih menatap ke bawah
"Owh gitu hahaha."Ujar Kiranti paham lalu tertawa
"Kok kamu ketawa?"Tanya Alvin menatap Kiranti
"Gak apa-apa sih,cuma lucu aja hehe,"Ujar Kiranti
Lalu tiba-tiba petir datang dan geluduk mengeluarkan aumannya.
Duaarrr
"Aaaa."Teriak Kiranti dan memeluk Alvin
Alvin kaget lalu mencoba untuk memeluk Kiranti juga dengan melingkarkan tangannya di punggung Kiranti.Lalu Kiranti membuka matanya dan dilihatnya wajah suaminya itu sedikit lama lalu ia melepasnya.
"Eh maaf aku kaget,jadi reflek deh meluk kamu,"Ujar Kiranti malu dan tersenyum ke Alvin
"Iya gpp,Lagian kan kita juga udah sah,"Ujar Alvin tersenyum ke Kiranti
Lalu hujan turun dengan sangat deras.Terdengar bunyi air hujan tersebut di atap rumah dan hawanya juga dingin.Alvin melirik Kiranti dan melihat Kiranti menutupi tubunya dengan selimut.
"Kalau masih dingin,ke ke sini a aja,"Ujar Alvin malu
Lalu tanpa basa basi,Kiranti mendekat dan memeluk Alvin dan Alvin juga memeluknya seperti tadi saat ada petir menyambar.
"Gimana sekarang?"Tanya Alvin melihat Kiranti
"Hangat banget."Ujar Kiranti mendongakkan kepalanya menatap Alvin
Lalu Kiranti mencoba mencium Alvin dan "cup" sebuah kecupan mendarat di bibir Alvin.Ia sangat kaget dengan hal itu namun akhirnya menikmati.
"Maaf-maaf kelepasan,"Ujar Kiranti melepas ciumannya dan menenggelamkan wajahnya ke dada Alvin
"Gak gak apa-apa kok,"Ujar Alvin wajahnya panas karena malu
"Owh iya aku boleh minta sesuatu gak?"Tanya Kiranti menatap Alvin
"Mau minta apa?"Tanya Alvin melihat istrinya itu
"Aku gak mau hamil dulu,"Ujar Kiranti berharap
"Owh iya gk apa-apa lagian kita masih sekolah juga."Ujar Alvin yang sedari tadi juga deg-degan karena Kiranti yang menciumnya duluan
"Serius boleh?"Tanya Kiranti senang
"Iya,Kamu punya cita-cita dan aku juga jadi kalau masalah keturunan kita pikirkan kalau udah sukses aja."Ujar Alvin tersenyum
"Iya,tapi nanti kalau kamu mau dan minta suatu saat gimana?"Tanya Kiranti
"Ya makannya kamu tetep kontrol pakaian di depan aku."Ujar Alvin
"Owh gitu,Makasih ya udah mau menuruti keinginan ku."Ujar Kiranti
"Iya,udah tugasku kok sebagai suami."Jawab Alvin tersenyum
__ADS_1
"Owh iya kamu pernah pacaran gak?"Tanya Alvin pada Kiranti
"Pernah,tapi Waktu SMP."Ujar Kiranti
"Owh gitu,"Ujar Alvin paham
"Kalau kamu?"Tanya Kiranti lalu baring disamping suaminya
"Gak,soalnya aku kan cupu."Ujar Alvin
"Kamu itu gak cupu,Kamu cuma gak berani melawan."Ujar Kiranti menatap Alvin
"Iya."Jawab Alvin
"Kamu udah ada perasaan sama aku?"Tanya Kiranti pada Alvin
"Karena baru nikah...jadinya belum ada."Jawab Alvin menatap Kiranti
"Owh gitu."Ujar Kiranti paham
"Kalau kamu?"Tanya Alvin melihat Kiranti
"Ada,tapi sedikit."Ujar Kiranti tersenyum ke Alvin
"Alhamdulillah."Ujar Alvin tersenyum
"Yaudah,udah malan ayo tidur!"Ujar Kiranti bersiap tidur
"Iya yok tidur."Ujar Alvin lalu mematikan lampu kamar
"Alhamdulillah aku kira dia bakal minta,"Ujar Alvin bahagia
"Eh kita besok sekolah kan?"Tanya Kiranti bangun dan melepas pelukannya
"Iya,memangnya kenapa?"Tanya Alvin menatap Kiranti
"Kita harus pulang ke rumah kamu besok,kan baju sekolahmu ada di rumah kita,"Ujar Kiranti
Lalu mereka membereskan barang-barang Kiranti agar besok paginya mereka tinggal berangkat ke rumah milik Alvin alias rumah milik Alvin dan Kiranti.
Setelah itu mereka kembali ke kasur dan langsung tidur
Pukul 4:00
Alvin membuka matanya lalu merasakan hangat ditubuhnya lalu melihat ke bawah,dia langsung tersenyum lalu mengelus dan mencium kening Kiranti.Kemudian ia melaksanakan sholat tahajud.Setelah itu ia belajar seperti biasanya.
Kemudian Kiranti membuka matanya untuk sholat subuh.Kiranti menatap ke kanan dan melihat Alvin sedang belajar dan ada sajadah yang sudah terbentang.Alvin menyadari bahwa istrinya telah bangun.
"Eh Ranti udah bangun."Ujar Alvin tersenyum
"Iya nih hehe,oh iya kamu bangun jam berapa tadi?"Tanya Kiranti mengucek matanya
"Tadi jam 4:00,soalnya aku Sholat tahajud dulu."Ujar Alvin tersenyum sehingga menampakkan ketampanannya
__ADS_1
"*Gilak,ganteng banget ni orang.Apa gue yang baru sadar atau gue udah jatuh cinta ke dia ya?"Batin Kiranti bertanya*
Alvin yang merasa diperhatikan Kiranti,langsung merasa grogi.
"Ka kamu kok liatin aku terus?a ada yang salah ya?"Tanya Alvin menatap ke bawah
"Kamu ganteng,eehh,"Ujar Kiranti menutup mulutnya lalu berlari ke kamar mandi
"Eh gue ngomong apa sih?"Tanya Karina di kamar mandi lalu ia wudhu
Lalu Azan subuh berkumandang lalu Alvin dan Kiranti Sholat berjamaah dengan Alvin sebagai Imam dan Kiranti sebagai makmum.
Author"Aaaa so sweet jadi pengen deh kayak mereka."
Setelah sholat subuh
"Yok pulang ke rumah aku!"Ajak Alvin karena hari ini mereka sekolah
"Ayoklah,udah jam berapa?"Tanya Kiranti memakai jilbabnya
"Jam 5:00,"Jawab Alvin mengangkat koper istrinya itu
Lalu keluarga Kiranti sudah menunggu dibawah karena akan ada acara perpisahan Kiranti dengan keluarganya.Walaupun hanya berjarak 3 KM dari rumah milik Alvin,namun Kiranti tidak akan tinggal di rumah masa kecilnya lagi tetapi akan tinggal dengan suaminya.
Lalu yang ditunggu-tunggu pun datang,yaitu acara perpisahan pengantin wanita dengan keluarganya.Pagi itu diwarnai dengan kesedihan dan kebahagiaan.Lalu setelah itu Alvin dan Kiranti pulang ke rumah mereka.
Mereka mengendarai mobil milik Alvin dan sepanjang perjalanan mereka tidak membicarakan apa-apa dan hening suasananya.Setelah 5 menit kemudian,mereka pun sampai disebuah rumah tingkat 2 dan memiliki halaman depan yang luas dengan rumput-rumput,bunga,dan pohon-pohon di area halaman rumah itu.
Lalu merekapun masuk dan Alvin memarkirkan mobilnya di garasi,setelah itu mereka masuk ke rumah untuk berkemas.Merekapun naik ke lantai 2 atau lebih tepatnya kamar milik mereka.
Bersambung
Jangan Lupa like,komen,vote,dan follow ya sebanyak-banyaknya.Supaya Author lebih semangat nulisnya.
__ADS_1
Terimakasih😊😊