
21:00
Setelah berjam-jam di laptop,Alvin selesai dengan pekerjaannya dan dia menutup laptopnya lalu membuka Al-Qur'an dan mulai membacanya.Ranti yang awalnya main hand phone,Setelah mendengar Suaminya membaca Al-Qur'an itu pun akhirnya mulai menikmati dan menghayati.
"Ya Allah ini suara suamiku?bagus banget masyallah."Batinnya kagum dan terharu
Kemudian tanpa sadar,Ranti berjalan dekat dengan Alvin dan duduk di sampingnya lalu mulai menatap Alvin dengan bertopang dagu.
"Udah pinter,ganteng,polos,dan suaranya juga bagus.Ini jantung gue kenapa makin kenceng deg-degannya,Ya Allah suaranya buat merinding."Batin Ranti kagum dan bangga
Setelah selesai membaca Al-Qur'an Alvin terkejut melihat Ranti yang masih tersenyum menatapnya.
"Hei,Ran Ranti bangun oi"Ujar Alvin mengguncang badan Ranti
"Eh astagfirullah,maaf aku terlalu menikmati suara kamu."Ujar Ranti tersenyum malu
"Owh karena itu,ya Allah memberi ini dan aku bersyukur bisa ngaji plus dengan nada yang seperti tadi."Ujar Alvin melihat langit yang dipenuhi bintang
"Kamu dulu ngaji dimana?"Tanya Ranti penasaran
"Dari Iqro sampai khatam di mesjid daerah rumah mama papa,trus kalau nadanya aku belajar sendiri dari youtube,"Ujar Alvin menatap Ranti
"Owh gitu,yaudah yok tidur dah malem!"Ujar Ranti lalu bangkit dari tempatnya
"Yok,besok masih sekolah juga."Ujar Alvin lalu berjalan dibelakang Ranti lalu tidur di tempatnya
"We vin,perpus yok!"Ajak Heri yang mulai bosan di kelas
"Ayolah nyari buku baru!"Ujar Alvin lalu berdiri dan berjalan keluar kelas
"Vin!"Panggil Ranti
"Iya Ran?"Tanya Alvin berhenti di depan pintu dan menatap Ranti
"Mau kemana?"Tanya Ranti yang sedang duduk bersama teman-temannya
"Mau ke perpustakaan,"Jawabnya
"Lama gak?"Tanya Ranti menatap Alvin
"Bentar aja."Ujar Alvin
"Eh kok bentar?lo mau kemana?"Tanya Heri berbisik
"Gue mau ke kanti ama Ranti,"Jawab Alvin berbisik juga
"Ekheemm,"Batuk Ranti dan membuat Alvin dan Heri kaget
"Yaudah yak Ran,gue pergi dulu ke kantin."Ujar Alvin
"Iya hati-hati ya,"Jawab Ranti tersenyum
Lalu Alvin dan Heri pergi ke perpustakaan
"Cieee si bos perhatian ama Alvin."Ujar Fiona meledek Ranti
"Iya nih,cieee cieee suka ama Alvin ya hehe."Ujar Fina tertawa kecil ikut meledek
"Apa sih gak kok."Ujar Ranti mukanya merah karena malu
"Masa sih,itu muka lu merah kayak udang rebus."Ujar Fiona tertawa meledek
"Iya,biasanya kalau kayak gitu lo suka sama dia."Ujar Fina
__ADS_1
"Gak kok gak."Ujar Ranti gugup
"Ngaku deh lo,ada hubungan apa lo ama Alvin?"Tanya Fiona tiba-tiba
"Iya bos,lo pacaran ama Alvin?"Tanya Fina penasaran
"Gak,dia sama gue cuma temen."Ujar Ranti
"*Temen hidup tapi."Batin Ranti*
"Temen apa temen?"Tanya Fiona menyenggol Ranti
"Temen kok,ih dah ya kerjain tu tugas lo pada!"Ujar Ranti
"Oke boss!!"Jawab Fina dan Fiona menunjukan jempol pertanda ok
*Di perjalanan menuju perpustakaan*
Alvin dan Heri sedang berbincang-bincang,tiba-tiba ada pisau yang mengarah ke seorang wanita yang jaraknya 5 meter darinya.Alvin berlari menarik gadis itu ke pelukannya.Lengannya robek dan pisau tadi menabrak kaca sehingga serpihannya mengenai tangan Alvin
"Akhh!"Pekiknya masih memeluk gadis itu
"Kita harus ke uks,lukamu dalam."Uja Winda yaitu gadis yang tadi hampir tertusuk pisau
"Iya,gue ama temen gue aja.Lo gak apa-apa kan?"Tanya Alvin pada Winda
"Iya,yaudah yok gue anterin ke uks."Ujar Winda
"Ran Alvin tangannya sobek gara-gara nyelamtin cewek kelas 10."Ujar Rima
"Serius?dimana?"Tanya Ranti terkejut dan langsung berdiri
"Di Uk
Belum sempat Rima melanjutkan kata-katanya,Ranti berlari menuju Uks dan menerobos orang yang di uks lalu menghampiri Alvin yang sedang dijahit tangannya.
"Ya Allah kok lo bisa luka gini sih vin?"Tanya Ranti panik,khawatir,dan matanya berkaca-kaca
"Gue gpp,aakhh,"Ujar Alvin menahan suntikan yang diberikan padanya
"Gpp gimana?itu di jahit loh."Ujar Ranti menangis dan duduk di samping Alvin
"Ini cuma kecelakaan."Ujar Alvin mengusap air mata Ranti
Dokter yang menjahit tangan Alvin ikut menenangkan Ranti
"Dia gpp dek,ini cuma robek dan gak terlalu dalam."Ujar Bu dokter itu
"Iya dok,tolong sembuhin dia ya dok."Ujar Ranti menatap dokter itu
"Iya,kamu pacarnya?"Tanya dokter itu
__ADS_1
"Iya dok."Jawab Ranti dan Alvin terkejut dan senang karena Ranti sepertinya sudah sayang kepadanya
"Eh Fin,ternyata si bos pacaran ama Alvin,"Bisik Fiona di depan jendela
"Iya,udah gue duga.Si bos galak yang kalau ngomong ama cowo biasanya sekedarnya malah kali ini perhatian ke cowo."Ujar Fiona menambahkan
"Udah Ran,gak usah nangis."Ujar Alvin mengelap air mata Ranti
"Maaf ya kak,gara-gara aku kak Alvin jadi luka."Ujar Winda merasa bersalah
"Gak apa-apa dek,namanya juga kecelakaan kan.Untung aja kamu selamat."Ujar Kiranti tersenyum ke Winda
"Iya kak,aku kira kakak bakal marah karena aku Kak Alvin harus terluka."Ujar Winda menunduk
"Udah dek,kakak gak marah."Ujar Ranti tersenyum
Kriiiiing
Bel masuk berbunyi lalu para siswa yang mengerumuni UKS pergi karena kepala sekolah datang ke UKS untuk memeriksa keadaan Alvin.
"Gimana keadaannya Bu?"Tanya Pak Hermanto(Kepala Sekolah)
"Alhamdulillah sudah dijahit Pak dan kemungkinan 2 minggu lagi sudah bisa buka perban."Ujar bu dokter itu
"Saya kaget dapat laporan ada siswa yang diserang dari arah taman.Alvin tenang aja,bapak sudah melapor ke polisi dan sebentar lagi pelakunya akan ditemukan."Ujar Pak Hermanto duduk di samping Alvin
"Iya pak,saya juga tidak menyangka akan ada penyerangan dari luar."Ujar Alvin
"Loh Ranti disini juga?"Tanya Pak Hermanto
"Iya pak,saya mau nemenin Alvin."Ujar Ranti
"Wah Alvin pacaran sama Ranti?"Tanya Pak Hermanto
"Gak pak,ini cuma bentuk kepedulian ketua kelas aja."Ujar Ranti tersenyum ke Pak Hermanto
"Owh baiklah,kalau gitu bapak kasih kamu libur 3 hari vin."Ujar Pak Hermanto
"Baik pak,sesuai arahan bapak."Ujar Alvin
"Yaudah saya kembali ke ruangan saya dulu ya."Ujar Pak Hermanto
"Iya pak hati-hati,"Ujar Alvin
"Assalamualaikum!"Ucap Pak Hermanto
"Waalaikumsalam!!"Jawab Alvin,Ranti,dan bu dokter
Bersambung
Jangan Lupa like,komen,vote,dan follow ya sebanyak-banyaknya.Supaya Author lebih semangat nulisnya.
Terimakasih😊😊
__ADS_1