MENIKAH MASA SMA DENGAN COWOK CUPU

MENIKAH MASA SMA DENGAN COWOK CUPU
MMSDCC=PART 2


__ADS_3

Di kantin sekolah


"Eh Vin seharusnya tadi kalau kita mau ikut ke BP,kan kita bisa buat mereka kapok dengan hal itu,"Ujar Heri agak kesal dengan Alvin


"Jangan gitu,kalau mereka mau berbuat jahat dengan kita jangan kita balas dengan kejahatan."Ujar Alvin menepuk bahu Heri


"Iya gue tau tapi tadi itu kesempatan kita untuk membalas perlakuan mereka,"Ujar Heri pada Alvin


"Iya Her gue tau,tapi kalau lain kali kayak gini lagi baru gue ikut saran lo."Ujar Alvin tersenyum pada Heri


"Nah gitu dong,kita harus bangkit cuy jangan mau di bully terus."Ujar Heri mengepalkan tangannya


"Ini nasi goreng nya sama minumannya"Ujar Pak Rahmad menyerahkan pesanan Heri dan Alvin


"Terimakasih Pak."Ujar Alvin pada Pak Rahmad


"Iya sama-sama."Ujar Pak Rahmad tersenyum lalu ia kembali ke tempatnya


"Dah yok makan!"Ajak Alvin pada Heri



Setelah pulang sekolah,Alvin langsung pulang dengan membawa motornya.Setelah sampai di rumahnya,Alvin menyalim ibunya dan dan langsung ke kamar.



Alvin POV


Huh hari ini kayak ditimpa masalah gue.Dikelas nyentuh ketua osis yang katanya galak,hadeh semoga gak diapa-apain gue besok.Setelah itu dibully sama preman sekolah,Ya Allah semoga dia gak ganggu gue lagi.



Ranti POV


Cowok cupu itu,Ya Allah kenapa gue mikirin dia terus ya?Dia udah nyelametin gue dari rasa malu.Oh iya pas dia meluk gue kok gue deg-degan ya?Tapi seingat gue kata Fiona itu ciri-ciri gue suka sama dia.Trus tadi dia ngeluarin kata-kata dan itu membuat gue merasakan sesuatu dihati gue untuk dia dan gue gak mau rasa itu sampe hilang.Aahhh apasih yang lo pikirin Ranti?Dahlah baek gua tidur



MALAMNYA



Dikediaman keluarga Alvin



Pak Rinto,Bu Ratih,Alvin,dan Adiknya Stifani sedang duduk di ruang tengah seperti biasanya.



"Vin!"Panggil Pak Rinto



"Iya Pa?"Sahut Alvin langsung mengalihkan pandangannya ke arah Pak Rinto



"Papa mau Membicarakan sesuatu dengan kamu."Ujar Pak Rinto



"Iya Pa,mau membicarakan apa?"Tanya Alvin



"Besok kita mau ke rumah temen Papa dan akan melaksanakan lamaran."Ujar Pak Rinto pada Alvin



"Siapa yang mau nikah Pa?"Tanya Alvin bingung



"Eeeh jadi gini nak,Mama sama Papa udah sepakat kalau kamu akan kami nikahkan dengan anak temen Papa kamu."Ujar Bu Ratih



"Nikah?Alvin masih dibawah umur loh ma.Masa iya Alvin nikah?"Tanya Alvin tak menyangka dengan keputusan orang tuanya



"Kalian sudah kami jodohkan dari kecil dan dulu kalian pernah jadi sahabat lalu terpisah karena temen Papa pindah tugas tapi udah kembali lagi."Ujar Pak Rinto

__ADS_1



"Alvin masih SMA Pa Ma,Masa iya nikah"Tanya Alvin pada orang tuanya kesal



"Intinya ini udah keputusan Mama sama Papa,Kalau kamu ngelawan berarti kamu ngelawan Mama sama Papa."Ujar Pak Rinto



"Iya nak,ikuti aja nanti kamu akan temukan kebahagiaan dengan calon istrimu."Ujar Bu Ratih



"Baiklah Pa Ma Alvin Mau,"Ujar Alvin pasrah



"Nah gitu dong."Ujar Pak Rinto



"Emang Kakak mau nikah sama siapa Pa?"Tanya Stifani menghentikan main hand phone nya



"Nanti kamu tau sendiri."Ujar Pak Rinto



"Yaaah gpp deh,cieee kakak mau nikah."Ujar Stifani tertawa kecil



"Pa liat adek,"Ujar Alvin kesal



"Dek,jangan gitu."Ujar Bu Ratih



Dikediaman Keluarga Ranti




"Ranti!"Panggil Pak Bobby(Ayahnya Kiranti)



"Iya yah?ada ap?"Tanya Ranti mengalihkan pandangan ke ayahnya



"Ayah mau membicarakan Sesuatu dengan kamu,"Ujar Pak Bobby serius



"Tentang apa yah?'Tanya Kiranti



"Eh jadi gini nak,kami udah sepakat nak.Karena kasus pemerkosaan di daerah ini besar,Maka akan kami nikahkan kamu dengan Anak temen ayah,"Ujar Pak Bobby



"Nikah?Aku belum siap yah.Aku masih pengen sekolah,ngejar cita-cita,ada cita yang harus ku raih yah,"Ujar Kiranti hampir menangis



"Iya ayah tau,tapi ini demi kebaikan kamu."Ujar Pak Bobby



"Bener kata ayahmu Ran,Kalau mau sekolah dan mau gapai cita-cita silahkan saja.Kan gak ganggu kalau kamu nikah."Ujar Bu Risda



"Tapi kan kalau udah nikah pasti otomatis hamil yah buk,"Ujar Kiranti menangis


__ADS_1


"Kalau sama calon suamimu ini kayaknya gak,menatap cewek aja takut dia.Apalagi mau berhubungan suami istri dengan kamu."Ujar Pak Bobby



"Tapi kebanyakan cowok kayak gitu Pa,setelah nikah wajib minta jatah"Ujar Kiranti kesal



"Mama jamin gak akan,soalnya cowoknya ini baik."Ujar Bu Risda



"Iya,dia satu sekolah dengan kamu juga."Ujar Pak Bobby



"Tuh kan,Cowok di sekolah aku rata-rata gak baik Pa.Ntar kalau mereka udah Dapat yang mereka mau akunya ditinggalin,"Ujar Kiranti memutar bola matanya jengah



"Yaudah kita liat dulu besok,kalau kamu gak suka boleh kamu tolak dan kalau kamu suka atau biasa saja kamu terima ya."Ujar Bu Risda



"Ma aku masih pengen sekolah dan mau ngejar cita-cita,"Ujar Kiranti malas



"Kalau masalah itu,Kamu masih bisa sekolah dan kuliah untuk mengejar cita-citamu,"Ujar Pak Bobby mengelus kepala Kiranti



"Tapi..



"Kami mohon pada kamu,ini hanya untuk melindungi diri kamu."Ujar Bu Risda



"Baiklah Yah Buk,Ranti akan coba untuk setuju.Tapi kalau misalnya Ranti gak suka langsung batal ya."Ujar Kiranti pasrah



"Iya nak kami janji!!"Ujar Pak Bobby dan Bu Risda tersenyum bahagia



"*Yah masa iya umur segini nikah?Gimana nasib gue ke depannya nanti?dahlah semoga aja orangnya bukan Si cupu.Kalau si cupu yang ama gue..ah dahlah"Batinnya*



Saat waktu lamaran,keluarga Alvin pergi ke kediaman keluarga Kiranti.


"Assalamualaikum."Ujar Pak Rinto sambil mengetok pintu rumah Pak Bobby


"Waalaikumsalam,eh calon besan..ayo masuk!"Ujar Bu Risda


Lalu mereka pun masuk.Alvin menyalim Ayah dan Ibunya Kiranti,setelah itu merekapun duduk.


"Jadi ini Alvin?"Tanya Pak Bobby


"Iya,ini Anak laki-laki ku satu-satunya."Jawab Pak Rinto


Lalu Kiranti turun dengan dandanan yang luar biasa cantiknya,bagaikan bidadari baru turun dari kayangan.Saat dia akan duduk alangkah terkejutnya ia saat ia tahu yang akan dijodohkan dengannya adalah"Si cupu"


Kiranti merasa lega karena akhirnya dia tidak perlu memberikan alasan untuk menolak.Karena menurutnya Alvin adalah laki-laki yang bisa dikatakan agak takut dengan wanita.


"Vin hussh jangan main hp terus!"Ujar Pak Rinto menepuk bahu Alvin


"Eh iya Pa."Ujar Alvin lalu mematikan hand phonenya


"Liat tu calon istrimu,Masyaallah cantiknya."Bisik Bu Ratih pada Alvin


Lalu Alvin menegakkan kepalanya dan betapa terkejutnya ia mengetahui bahwa calon istrinya adalah ketua osis paling galak dan bisa mengalahkan siapa saja akan menjadi miliknya.


"Ranti!"Ucap Alvin agak gugup


"Hehe iya ini gue."Ujar Kiranti tersenyum


Bersambung


Penasaran kan sama kelanjutannya.Ikuti terus ya ceritanya.Jangan lupa Like,coment,Vote,dan Follow ya.Supaya author lebih semngat lagi nulisnya.

__ADS_1


Terimakasih😊😊


__ADS_2