MENIKAH MASA SMA DENGAN COWOK CUPU

MENIKAH MASA SMA DENGAN COWOK CUPU
MMSDCC=PART 9


__ADS_3

20:00


Setelah bel pulang berbunyi,Ranti dan Alvin keluar kelas.


"Hari ini aku yang bawa motor!"Ujar Ranti berjalan disamping Alvin


"Gak usah Ran,biar aku aja."Ujar Alvin


"Gak usah gimana sih vin?tanganmu terluka loh itu."Ujar Ranti kesal


"Gpp aku bisa bawa motor kok."Ujar Alvin tersenyum


"Gak,pokoknya aku yang bawa motor."Ujar Ranti


"Tap-


"Gak ada tapi-tapi,nurut ama istri.Ini demi kebaikan kita juga."Ujar Ranti agak marah


"Iya aku nurut."Ujar Alvin pasrah karena memang ada benarnya


"Jadi kalian udah nikah?"Tanya Fiona tiba-tiba dibelakang Alvin dan Ranti


"Eh Fi fi ona,"Gugup Ranti lalu berbalik badan


"Jawab aja jujur,jadi kalian udah nikah?"Bisik Fina


"I iya udah."Ujar Ranti khawatir


"Pantesan lo beda Ran."Ujar Fiona


"Beda gimana?"Tanya Ranti bungung


"Lo kan biasanya anti banget sama cowok,nah sekarang gue perhatiin lo sering banget liatin Alvin dan perhatian ke Alvin."Ujar Fina


"Ya gitulah,tapi jangan sampe bocor ya."Ujar Ranti sedangkan Alvin diam tidak berani bicara


"Aman itu!!"Ujad Fina dan Fiona


"Kok kalian tiba-tiba dibelakang?"Tanya Alvin


"Tadinya kami mau ngajak Ranti makan diluar,eh ternyata lagi ama doi nya.Ya sudhlah."Ujar Fiona


"Kita makan bareng aja,gue sama Alvin juga ikut.Iya kan Vin?"Tanya Ranti melihat Alvin


"Iya deh,kalau gue mah ikut aja."Ujar Alvin


"Yaudah,yok cari tempatnya!udah laper gue."Ujar Fina lalu yang lain setuju


Setelah mencari tempat makan yang pas,akhirnya mereka menemukan sebuah warteg.Lalu mereka pun masuk dan Alvin duduk disamping Ranti.Setelah memesan makanan,mereka pun duduk dan berbincang-bincang.


"Eh gue mau nanya nih,"Ujar Fiona pada Alvin dan Ranti


"Mau nanya apaan?"Tanya Ranti


"Lo berdua nikah gara-gara apaan?"Tanya Fiona kepo


"Iya,bener tuh gara-gara apa?"Tanya Fina sambil main hand phone


"Jawab gak vin?"Bisik Ranti kepada Alvin


"Menurutmu gimana?"Tanya Alvin menatap Ranti


"Kan ini privasi kita,tapi aku udah kenal mereka kok.Gak akan bocor ke yang lain."Ujar Ranti menatap suaminya


"Woy woy elah,mentang-mentang udah sah."Ujar Fiona kesal


"Iya,mau mesra-mesraan dirumah aja napa."Ujar Fina kesel juga


"Hehe ya maap,ini lagi diskusi ama suami."Ujar Ranti cengengesan


"Woy jawab dong kan gua nanya!"Ujar Fiona


"Iya-iya ntar."Jawabnya pada Fiona


"Jadi kasih tau apa gak?"Tanya Ranti pada Alvin yang sedang membaca komik


"Terserah kamu aja,kalau aman ya kasih tau.kalau gak gak usah."Ujar Alvin tersenyum ke Ranti


"Owh gitu yaudah."Ujar Ranti tersenyum dan mengalihkan pandangan ke Fina dan Fiona


"Vin kasih Ranti jawab lah,gak akan bocor kok."Ujar Fina pada Alvin


"Iya Vin kita janji gak akan bocor."Ujar Fiona


"Iye,biar bini gue yang ceritain."Ujar Alvin menatap Ranti

__ADS_1


"Jadi gini guys,gua ama Alvin itu dijodohin karena kasus pemerkosaan di daerah gue itu besar.Nah pernah dicoba ditangani dengan menjodohkan seorang laki-laki dan cewe remaja kayak kita itu.Alhasil kasus itu berkurang dan malah populasi jomblo didaerah gue ama Alvin menurun.Nah karena itu gue ama Alvin di jodohin."Jawab Ranti lalu tersenyum ke teman-temannya


"Owh gitu,Jadi lo ama Alvin bukan nikah karena hal itu kan?"Tanya Fina


"Otak lu Fin Fin,tobat lu gilak."Ujar Fiona memukul kepala Fina


"Ya kan sapa tau,"Ujar Fina


"Belum saatnya kami ngelakuin itu."Ujar Ranti


"Ngelakuin apaan?"Tanya Alvin dengan polosnya


"Hubungan suami istri."Ujar Ranti berbisik


"Owh bersetubuh?"Bisik Alvin pada Ranti


"Iya itu."Ujar Ranti memainkan hand phone nya


"Oi elah udah atuh mesra-mesraannya."Ujar Fiona iri


"Iya,Ga kasian apa liat kami yang jomblo ini."Ujar Fina kesal


"Haha iya,yaudah yak beb nanti kita lanjut dirumah."Ujar Ranti memeluk Alvin


"Pulang aja yok Fin,gerah gue disini!"Ajak Fiona


"Yoklah jangan jadi nyamuk."Ujar Fina


"Elah gitu aja ngambek lo berdua."Ujar Ranti cengengesan


Lalu makanan mereka pun datang lalu mereka makan dengan lahap dan tampaklah Alvin yang disuapi Ranti.


"Ekheeem ekhemmm,hadeh susah juga ni pasutri ya."Ujar Fiona malas


"Iya nih kayak dunia serasa milik berdua."Ujar Fina lalu meminum minumannya


"Elah coy,Alvin lagi luka jadi gue cuma bantu."Ujar Ranti


"Hhh siaap boss!!"Ujar Fiona dan Fina


"Udah Ran,aku makan sendiri aja ya.Gak enak ama temen-temen."Bisik Alvin


"Kamu lagi Luka loh."Ujar Alvin menatap Alvin


"Iya tuh Ran yang luka kan tangan kiri."Ujar Fiona tertawa kecil


"Iye iye ah bawel."Ujar Ranti lalu membiarkan Alvin makan sendiri


Setelah makan,Mereka langsung pulang ke rumah masing-masing.




"Ran,sini dulu!"Panggil Alvin



"Iya my husband?kenapa?"Tanya Ranti lalu berjalan ke kasur



"Itu apa eeeeh aku mau susu."Ujar Alvin



"Susu?mau yang mana nih susunya?mau yang asli apa mau yang buatan pabrik?"Tanya Ranti menahan tawa



"Yang asli?susu sapi?"Tanya Alvin dengan polosnya



"Iiiiih bukan loh,yang ini."Ujar Alvin menunjuk dadanya



"Baju?"Tanya Alvin



"Bukan,serius kamu ga tau?"Tanya Ranti


__ADS_1


"Gak,emang apaan sih?"Tanya Alvin menggaruk kepalanya



"Hmmm ga jadi deh,nanti kalau udah waktunya aku tunjukan."Ujar Ranti tersenyum



"Okeh,Yaudah buatin yak susunya."Ujar Alvin kembali membaca Komiknya



"Siap pak Boss!"Ujar Ranti lalu pergi ke dapur



Beberapa menit kemudian...



"Nih susunya!"Ujar Ranti lalu menaruhnya di meja



"Makasih istriku."Ujar Alvin tersenyum



"Iya sama-sama suamiku."Jawab Ranti juga tersenyum lalu ia duduk ke tempatnya dan bermain sosmed



Alvin mencoba menyentuh Ranti dan saat tangannya menyentuh Ranti,Ia menarikanya kembali.Ranti langsung mengalihkan pandangan dan menarika tangan kanan Alvin lalu menggenggamnya.



"Kalau mau pegang ya pegang aja,aku istrimu."Ujar Ranti menatap Alvin



Deg


Deg


Deg



Jantung Alvin berdebar kencang saat Ranti menggenggam tangannya



"I iya Ran."Ujar Alvin gugup



"*Kalau mau disayang istri harus sering ngasih* ciuman."Pikir Alvin saat ia membaca Artikel di internet



Lalu Alvin mencoba mencium Ranti dan mulai mendekatkan bibirnya ke Ranti.Namun dia mengurungkan niatnya saat Ranti beralih menatapnya



"*Habislah gua,gua ngapain sih ngelakuin itu."Batin Alvin*



Lalu Ranti menarik bahu Alvin untung menghadap ke Ranti dan Ranti...



Bersambung...



Penasaran kan sama lanjutannya?๐Ÿ˜๐Ÿ˜



Ikuti terus ya kisahnya.Jangan lupa Like,Komen,vote,dan kalau perlu di favorite kan.Sebanyak-banyaknya ya supaya Author lebih semangat nulisnya.



Terimakasih๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2