Menikah Saat Masih SMA

Menikah Saat Masih SMA
PART 9 RUMAH BARU


__ADS_3

Di saat mobil nathan sudah sampai di salah satu restoran ternama di ibu kota jakarta,dia langsung membangunkan keisya yang sedari tadi tertidur pulas sekali.


Sebenarnya nathan benar-benar tidak tega membangunkan keisya,apalagi sangat terlihat dari caranya tidur pun seperti kelelahan sekali.pasti ini gara-gara tadi pagi keisya memasak sarapan terlalu bersemangat sehingga bangun pagi sekali dan membuatnya kurang tidur.


"Kei,bangun udah sampe"nathan menepuk pelan pundak keisya.


Keisya yang merasa tubuhnya ada mengguncangkan pun langsung membuka matanya secara perlahan.


"Oh udah nyampe.maaf ya kak tadi aku bener-bener ngantuk jadi ketiduran deh"keisya mengerjap-ngerjapkan matanya menetralisirlan rasa kantuknya.


"Gakpapa gue ngerti.yaudah ayo turun gue udah laper"ucap nathan,dan langsung turun dari mobil.


Keisya pun ikut turun dari mobil,dan membuntut di belakang nathan ketika nathan melangkahkan kakinya kedalam restoran.


Sesampainya di dalam,keisya mengitari pandangannya.restoran ini sangat mewah,bahkan pengunjungnya pun banyak terlihat dari kalangan pejabat.dan disini yang berseragam SMA hanya dia dan nathan.keisya sampai tak berhenti-berhentinya menikmati kemewahan restoran ini.


Setelah mendapatkan meja,keisya dan nathan langsung duduk.tak lama dari itu ada seorang waiters perempuan yang menghampiri mereka berdua untuk mencatat menu makanan dan minuman yang mereka pilih.


"Permisi,mau pesan apa?"tanya waiters itu.


"Saya pesan makanan terfavorit di restroran ini dengan minumannya juga,dua porsi ya mba"jawab nathan.


Waiters itu langsung mengagguk patuh dan mencatatnya di buku kecil,"baiklah,tunggu sebentar ya"


Setelah merasa cukup dengan makanan dan minuman yang mereka pesan,waiters itu kembali kedapur.


"Kak,restoran ini kan mewah tapi kenapa kakak malah pesen menu terfavorit disini?kan pasti itu mahal banget."


"Ya gapapa lah,pake duit gue inikan."


"Uang papih kak nathan,bukan uang kak nathan tau.kan kak nathan belum kerja jadi itu uang papih,bukan kak nathan."sewot keisya.


Nathan memutar matanya malas"Uang yang udah di kasihin ke gue ya punya gue lah,suka-suka gue lah mau di pake buat apake."


"Kak jangan gitu dong,nyari uang itu susah.jadi kei minta sama kak nathan jangan ngehambur-hamburin uang,kan kasian papih kak nathan yang kerja.dan lain kali kak nathan gak usah ya bawa kei ke restoran mewah kaya gini,aku gak biasa makan terlalu mewah-mewah.bagi aku makan di luar itu mending makan bakso di pinggir jalan kan selain lebih ramah lingkungan kita juga bisa menghemat uangnya."tutur keisya.


Nathan terdiam.benar apa kata keisya,selama ini nathan hanya bisa menghambur-hamburkan uang tanpa tau betapa susahnya mencari uang itu.gaya hidup nathan memang beda sekali dengan keisya.walaupun keisya juga terlahir dari keluarga berada seperti nathan,tapi keisya selalu bergaya hidup sederhana dan apa adanya.inilah yang nathan suka dari keisya,dia selalu bisa menyeimbangi sifat nathan.


"Iya"itulah jawaban nathan,jawaban yang sangat menyebalkan.


"Masa aku ngomong panjang kali lebar jawabnya 'iya' doang si nyebelin banget."kesal keisya,karna sudah cape-cape dirinya menasihati eh malah jawabannya gitu doang.


"Terus gue harus jawab apa?"tanya nathan datar.


"Enggak,udah lupain aja.cape ngomong sama kak nathan mah kaya ngomong sama rumput yang bergoyang"


"Gak jelas lo"cerca nathan.


Keisya memanyunkan bibirnya"Kak nathan yang gak jelas tau!"


Perdebatan kecil mereka mampu membuat beberapa pengunjung menegok ke arah mereka berdua dengan macam-macam tatapan.ada yang menatap sinis,ada yang menatap iri dan masih banyak lainnya.


"Mereka ko pada liatin kita si kak?"tanya keisya polos.


Nathan melirik sekilas kepada para pengunjung yang sedang menatap ke arahnya dan keisya."punya mata"


"Tapi mereka natap kita sinis banget"ucap keisya lagi.


"Jangan diliatin balik gak penting."jawab nathan dengan aura dinginnya,yang membuat keisya langsung mengagguk patuh.


Tak lama kemudian,pesanan mereka datang.


"Selamat menikmati"ucap waiters setelah menaruh makanan dan minuman ke meja.


"Makasih"keisya tersenyum ramah.


Waiters itu mengagguk ramah dan kembali lagi ke dapur.


Keisya tercengang,melihat porsi makanan itu sangat sedikit bahkan yang terlihat menumpuk hanya hiasan-hiasannya sedangkan yang lainnya hanya sedikit sekali.jika di pikir-pikir ini sangat pemborosan uang.pasti kalau uangnya di pake beli bakso mah dapet sepuluh mangkok kali.


"Kenapa cuman diliatin?cepetan makan.kalo lo lama gue tinggal"


"Iya"keki keisya.


Dengan secepat kilat keisya langsung melahapnya,meskipun rasanya rada aneh tapi masabodo yang penting rasa laparnya terbayarkan.


Ketika melihat makanan nathan habis terlebih dahulu,keisya langsung panik menghabiskannya karna takut di tinggal oleh nathan.padahal yang di dalam mulut belum tertelan semua tapi sudah menyuapkannya lagi dengan tergesa-gesa.hingga akhirnya keisya tersedak,sampai terbatuk-batuk.


"Eh pelan-pelan dong,lo mau kemana si buru-buru banget."nathan panik dan segera menyodorkan air kepada keisya.


Keisya meminumnya dengan sangat hikmat sampai tenggorokannya normal kembali."abisnya aku takut di tinggal sama kak nathan"


Nathan sampai menahan tawa mendengar keisya menjawabnya dengan alasan yang sangat polos,nathan tadi ngomong seperti itu cuman bercanda tapi keisya mengaggapnya serius.keisya keisya di memang sangat lucu.


"Lo itu cewe,kalau makan pelan-pelan gak usah buru-buru gitu, jadinya keselek kan lo.kalo sampe kenapa-napa gimana coba?"


"Ternyata kak nathan khawatir sama aku ya?"ucap keisya tersenyum jail.


Nathan menggeleng tegas."Ga"


Keisya cemberut lagi mendengar jawaban nathan.dan dia langsung menyuapkan kembali suapan terakhirnya dengan wajah yang kusut.


"Udah ayo kak,kei udah selesai nih"ucap keisya yang hendak berdiri.


Nathan menahan keisya,dan mengulurkan tangannya untuk mengusap sisa makanan yang ada di bibir gadis itu.


"Kaya anak kecil aja lo makan masih belepotan"ucap nathan sembari tangannya mengusap lembut bibir keisya.


Keisya terpaku,dia hanya diam memperhatikan nathan yang sedang membersihkan bibirnya dengan tangan.nathan yang terkenal dingin oleh para cewe-cewe ternyata bisa bersikap manis juga.


"Eh...makasih"jawab keisya tersenyum kikuk,karna dia saat ini sangat salah tingkah.


Nathan mengagguk sekilas,"lo tunggu dulu disini,gue mau bayar dulu"


"Iya"


Nathan segera pergi membayar ke kasir.sembari menunggu nathan kembali keisya meraih ponsel di sakunya dan langsung membuka aplikasi whattsap.disana terdapat beberapa notif dari anna.


ANNA


Lo dimana?

__ADS_1


Ga diapa-apain kan sama ka nathan?


Ih kei cepet bales,bikin gue khawatir aja lo.


Kei lo gapapa kan?


Keisya bales plisss


Lo tenang aja na,gue gpp



Sorry udh bikin lo khawatir:\(



Gue udh d ijinin kn na?


Ih astagfirullah kei,gue udh panik tau ga.gue takut ka nathan apa2in lo:(


Iya gue udh ijinin lo,gue bilang sama gurunya kalau lo pulang krna


sakit.tas lo juga udh gue amanin hehe


Tqyuuu somach na



Udh lo bljr aja,gue bnrn gpp ko.


Ini jga gue mau pulang k rmh:\)


Keisya memasukan kembali ponselnya ke dalam saku,karna nathan sudah berjalan ke arahnya.


"Ayo balik lagi ke sekolah"ucap nathan enteng tanpa beban sama sekali.


Keisya melebarkan matanya,enak sekali ya nathan bicara karna emang dia bisa keluar masuk sekolahan tanpa hukuman.sedangkan keisya bisa-bisa langsung di hukum habis-habisan oleh guru jika ketahuan keluar di jam pelajaran seperti ini.


"Kak nathan mikir ngga sih?!udah bawa aku seenak jidat kak nathan,terus ngajak lagi balik kesekolah?mau di taro dimana kak muka aku kalau ketahuan sama guru!kak nathan enak nggak bakal di hukum,lah terus nasib aku gimana?"ucap keisya marah.


"Secara nggak langsung,lo mau seharian ini sama gue gitu?"


"Enggak kak!"


Amarah keisya makin memuncak,nathan benar menyebalkan.memang sebaiknya keisya tidak usah berbicara dengan nathan,sungguh hanya akan membuat amarah keisya naik.


Keisya menghebuskan nafasnya,"yaudah terserah kak nathan aja,kalau kak nathan mau balik lagi ke sekolah silahkan.aku mau pulang!"kata keisya dengan penuh penekanan,dia melangkahkan kakinya keluar dari restorant.


Baru berapa hari keisya menyandang sebagai siswi baru,sudah melanggar aturan saja.pertama terlambat,kedua bolos.dan ini semua pokoknya gara-gara nathan sialan itu.


"kei tunggu"


Keisya menghiraukan teriakan nathan,dia terus saja berjalan.hingga dirinya tak pokus dan menabrak seseorang.


"Eh kalau jalan bisa hati-hati gak si!"ucap cewe yang keisya tabrak barusan.


Betapa terkejutnya keisya,ternyata orang yang di tabraknya adalah stella,kakak kelas keisya yang lebih tepatnya lagi adalah cewe yang sangat menyukai nathan.


Stella menatap tajam keisya,dia tau gadis ini yang tadi di tarik-tarik nathan ketika di sekolah.bahkan nathan yang membawa gadis ini masuk ke dalam mobilnya.padahal selama ini nathan tidak pernah membawa atau membiarkan cewe manapun memasuki mobilnya.


"Lo anak baru kan?dan lo tau kan ini masih jam pelajaran,gue tanya kenapa lo ada disini?!!"tanya stella dengan penuh penekanan sambil terus menatap keisya tidak suka.


Keisya makin bergidik ngeri melihat wajah stella yang terlihat begitu judes dan jutek.sangat di sayangkan cewe secantik dan semodis stella memiliki sifat seperti itu.


"Maaf kak,tapi aku buru-buru.aku duluan"pamit keisya,sebenarnya ia hanya ingin menghindari pertanyaan stella saja.


Tapi tangan keisya di cekal paksa oleh stella sehingga keisya kembali terhuyung ke belakang.


"Eh ko lo songong si! jawab pertanyaan gue.ngapain lo ada disini hah! mana nathan?lo kesini bareng dia kan?siapanya nathan lo berani-berani nya deketin dia?! asal lo tau ya nathan itu cuman milik gue,stella seorang."


"Kak stella tenang aja,aku gak ada apa-apa ko sama kak nathan."jawab keisya,dia tersenyum sopan ke arah stella.


"Terus maksud lo di bawa kesini sama nathan apa?! lo jadi babunya dia? awas aja,jangan kan satu anak baru kaya lo,seribu cewe kaya lo pun kalau berani deketin nathannya gue,bakal abis di tangan gue!!!"


"Iya kak aku ngerti,tapi aku beneran gak ada apa-apa sama kak nathan"


"Kalo lo gak ada apa-apa sama nathan terus ngapain lo di bawa ke restoran mewah gini sama nathan?!"stella menatap curiga keisya.


Keisya sungguh bingung harus menjawab bagaimana.kata anna stella adalah gadis yang sangat ber'ambisi ingin memiliki nathan,dan dia tidak segan-segan membully cewe manapun yang berani mendekati nathan.


"Anu....itu-...."


"Stella,ngapain lo disini?"


Keisya membalikkan badannya ketika mendengar suara nathan.syukurlah ada nathan,jadi keisya tidak perlu pusing-pusing meladeni pertanyaan-pertanyaan stella.


"OMG nathan,gue kangen tau sama lo."ucap stella histeris,dan langsung berhambur memeluk nathan.


Nathan langsung menghempaskan tubuh stella.stella memang selalu lancang kepada nathan.inilah yang nathan tak suka dari stella,dia berani bersikap murahan seperti tadi.walaupun nathan bukan siapa-siapanya.


"Apa-apaansi lo!"sinis nathan pada stella.


"ya maaf,abisnya gue kangen sama lo.btw ko lo bisa ada restoran bokap gue?"kata stella,sambil tersenyum sumringah.


Ah,nathan sampai lupa.bahwa restoran ini milik keluarga stella.dan memang pasti stella sering kesini.dan pasti stella bolos sekolah sehingga dirinya bisa disini.


"Oh iya,dia siapanya lo si nath?ko ni anak lancang bangat segala ikut-ikut sama lo,pembantu lo ya?"


Jleb.rasanya keisya ingin sekali membekap mulut nene lampir itu.seenak jidat saja keisya di bilang pembantunya nathan.


"Bukan,dia is-arghhh"ucapan nathan di potong oleh keisya karna keisya menginjaknya begitu kencang hingga nathan meringis.


"Iya kak stella,aku asistennya kak nathan.iya kan kak nathan?"keisya tersenyum,dan beralih memberi kedipan kepada nathan.


Nathan memutar matanya malas,"iya,si keisya asisten gue"


Stella tersenyum miring."Oh bagus deh.soalnya keliatan si dari muka-muka lo kaya pembantu,gak banget kalo jadi cewe nathan.kalo muka kaya gue baru cocok jadi cewenya nathan"ucap stella meremehkan keisya.


Keisya hanya tersenyum menanggapi omongan keisya.


"Lo itu sebenernya cantik stel,cuman kecantikan lo ketutup sama sifat buruk lo itu.jadi mening lo benerin dulu deh sifat lo,sebelum lo ngeremehin orang lain."cerca nathan kepada stella.

__ADS_1


"Kenapa lo malah ngebelain dia si nath?dia kan cuman asisten lo,gausah di belain sampe segitunya kali.gue aja yang udah dari dulu suka sama lo,gak pernah tuh gue dapet perhatian dari lo.dan lo cuman baru kenal beberapa hari sama anak ingusan kaya gini lo belain?ternyata bener ya dunia itu gak adil."


"Bukan dunia yang gak adil,tapi sifat lo sendiri yang ngebuat gue gak suka sama lo."jawab nathan datar.


Keisya sedari tadi hanya menunduk,dia tidak berani mencampuri urusan nathan dengan stella.biarlah itu urusan mereka,toh disini keisya tidak tau apa-apa.


"Ayo kei"perlahan nathan menarik tangan keisya,agar menjauh dari stella.


Melihat nathan menggenggam tangan keisya,stella langsung menghentak-hentakan kakinya ke lantai.dan terus meneriaki nama nathan.


👫👫👫


Rumah mewah bernuansa putih,memiliki dua lantai.ya,inilah rumah nathan dan keisya.


Sekarang keisya dan nathan sudah berada di rumah baru mereka.sebenarnya keisya tidak ingin berpisah dengan orangtuanya,cuman ya mau bagaimana lagi.


Mereka langsung masuk kedalam,disana sudah tertata rapi barang-barang yang sudah sangat lengkap.bahkan barang-barang pribadi nathan dan keisya pun sudah ada disana.


"Wah rumahnya gede banget.kita kan cuman berdua,kenapa di beliin rumah sebesar ini?"tanya keisya,sembari matanya masih menatap kagum rumah yang sekarang ini menjadi miliknya.


"Enggak ini biasa aja"jawab nathan.


Keisya berjalan menuju lantai dua,yang lebih tepatnya mungkin ke kamar barunya.nathan pun membuntuti kemana keisya berjalan.


Saat berada di lantai dua,keisya dan nathan kebingungan.disana ada dua kamar tapi anehnya salah satu kamar tersebut terkunci.


"Ini siapa yang ngunci si?"nathan mencoba membukanya tapi nihil,knopnya sangat rapat dan keras.


"Aku gak mau tau ya,walaupun kamar yang satunya ke kunci,kak nathan gak boleh sekamar bareng aku."ujar keisya.


Nathan berdecih"Sorry ya.lo pikir gue mau sekamar sama lo?"


"Kamar itu emang di kunci sama mamih,jadi kalian harus tidur satu kamar.gak boleh pisah-pisah"ucap mamih tiba-tiba.


Nathan dan keisya langsung melotot mendengar ucapan sang mamih.yang entah sejak kapan ada di belakang keisya dan nathan.


"Nggak ada yang bisa ngebantah.kalian itu udah nikah jadi harus sekamar."ucap mami lagi dengan tegas.


"Tapi mih...."


"Nggak ada tapi-tapian nathan,mamih bilang itu ya harus itu."ujar mami tak bisa terbantahkan


yang di balas anggukan pasrah oleh keisya dan nathan.


"Mami dari tadi disini?"tanya keisya.


"Iya sayang mami sama papih dari tadi,abis ngerapihin barang-barang kalian.tadi juga mamah sama papah kamu juga kesini tapi sekarang udah pulang katanya ada urusan mendadak"jawab sang mami tersenyum hangat kepada keisya.


"Oh gitu ya mih,padahal mah nggak usah di beresin segala biar nanti kei aja sama kak nathan yang rapih-rapihin.jadi ngerepotin mamih sama papih deh kalo gini"


Mamih mengusap puncak kepala keisya dengan gemas,"Enggak ngerepotin sama sekali sayang.yaudah kalo gitu mamih mau pulang dulu,kasian papih udah ketiduran di mobil daritadi.nanti malem kita kesini lagi buat makan malam bersama,sambil ada yang kita mau omongin juga sama kalian berdua"


"Oh makan malem bersama ya mih?yaudah kei sekarang siap-siap dulu deh mau beli bahan-bahan ke supermarket buat masak."


Mamih terkekeh geli melihat keisya."enggak kei kamu nggak usah masak segala,mamih udah beli makanan pakai delivery paling nanti sore juga sampe.mamih gak mau kamu cape-cape."


"Yaudah deh kalo gitu,mamah sama papah kesini juga kan mih?"tanya keisya dengan mata berbinar.


"Bawel lo ah"timpal nathan,yang sedari tadi hanya memperhatikan dua wanita ini yang menurut nathan sangat-sangatlah rempong.


"Ih apaansi,orang aku ngomong sama mamih dia yang nyamber!"sewot keisya kesal.


"Dih suka-sua gue lah,terserah yang punya mulut."kata nathan lagi,yang di balas tatapan sinis dari keisya.


"eh ko malah berantem si.nathan udah ah istrinya juga diledekin mulu...iya kei mamah sama papah kamu juga ikut,udah ya sayang jangan kesel lagi nanti nathan biar mamih cubit."mamih mengusap-usap pundak keisya,dan beralih menatap tajam nathan.


"Mamih pulang dulu ya nath,awas keisyanya jangan di ledek mulu."ucap mamih berpamitan kepada nathan.


"Iya mih"nathan menyalami tangan sang mamih,begitupun keisya.


"Hati-hati mih"keisya tersenyum dan melambaikan tangan ketika mamih sudah berjalan ke arah pintu.


Dan sekarang keisya cuman tinggal berdua dengan mahluk menyebalkan satu ini.dengan tatapan sinis keisya melirik ke arah nathan.


"Apa lo liat-liat?gue tau ko gue ganteng"ujar nathan dengan pedenya ketika melihat keisya menatapnya dengan tatapan seperti itu.


Keisya tersenyum miring,"Tingkat kepedeannya tolong kondisi'in mas"jawab keisya sambil berlalu melangkahkan kakinya ke arah kamar.


👫👫👫


Setelah acara makan malam selesai mereka langsung berbincang-bincang di ruang keluarga.keisya bersyukur mamah dan papahnya juga ada,bahkan sean pun ikut kali ini.


"Gimana kei kamu suka sama rumahnya?"tanya papih pada keisya.


Keisya tersenyum kikuk,suka sih pasti suka ya tapi masa rumah segede ini kamarnya cuma satu.yang lain di kunci semua.


"Iya pih kei suka ko,tapi apa rumah segede ini gak terlalu besar ya?kitakan cuman berdua disini?"


"Enggak kei,ini pas ko buat kalian.kan nanti kalian bakal punya keturunan dan pasti rumah ini bakal terasa sempit malah kalau lebih banyak penghuninya"ujar papih dengan entengnya.


"Nah bener tuh apa kata ridwan"papah setuju dengan yang papih ucapkan.


Keisya dan nathan hanya saling menatap dan diam.papih apaansi belum apa-apa sudah sebut-sebut keturunan,keisya dan nathan kan masih sekolah.jadi sama sekali tidak ada pikiran untuk kesitu.


"Iya kei.cepet lulus ya sekolahnya kita udah pengen nimang cucu tau"timbrung sang mamah.


"Bener banget tuh,kita udah gak sabar pengen punya cucu.ih pasti lucu-lucu banget deh anak-anak kalian nanti"timpal sang mami gemas.


Aduh-aduh pembicaraannya udah pada ngaco nih semuanya.nathan hanya geleng-geleng kepala menanggapinya.sedangkan keisya,ah entahlah antara malu sama geli gimana gitu ngebayangin dia dan nathan mempunyai keturunan seperti apa yang di minta sang mamah dan mamih.


"Udah ngomingin cucunya nanti-nanti aja dulu.nathan sama keisya masih sekolah dan pengen ngejar cita-cita dulu.kita jalanin aja dulu,masalah yang lain mah gampang.lagian nathan udah punya keputusan setelah nathan lulus SMA nanti,nathan mau ke jerman buat ngelanjutin pendidikan nathan.dan pasti juga keisya punya cita-cita dan mungkin dia juga bakal ngelanjutin studynya kan?"


Saat nathan berbicara seperti itu semuanya langsung di buat diam.tapi kenapa ada yang mengganjal di perasaan keisya ketika nathan berbicara ingin melanjutkan studynya ke jerman?apa begitu tak mau nya kah nathan hidup bersama dengan keisya?


"Jerman?yakin kamu mau ngelanjutin ke jerman?disana kamu bukan cuma satu bulan dua bulan nathan,tapi hampir 4 tahun.dan otomatis kamu bakal ninggalin keisya disini.kamu sanggup?"tanya sang papih serius


"Jalani aja dulu,kita gak tau kan kedepannya akan seperti apa."jawab nathan akhirnya.


Keisya menghembuskan nafasnya pelan."Iya bener,kita harus fokus ke pendidikan masing-masing."keisya akhirnya mengeluarkan suara,yang tadinya dia hanya diam saja.


"Nah setuju tuh,utamain dulu pendidikan"timbrung sean.

__ADS_1


Setelah lama berbincang-bincang,dan hari pun sudah larut malam akhirnya keluarga keisya dan keluarga nathan berpamitan pulang.


__ADS_2