Menikah Saat Masih SMA

Menikah Saat Masih SMA
part 5- Wedding Day


__ADS_3

Tepat hari ini adalah hari pernikahan keisya dengan nathan.hari yang tidak pernah mereka bayangkan akan terjadi.dimana mereka menikah bukan atas pilihan sendiri.melainkan atas perjodohan.


Kini keisya sudah di rias ala pengantin pada umumnya tapi ini terlihat lebih natural dan tidak berlebihan.keisya berdiri di depan cermin kamarnya,ia menatap dirinya yang telah menggunakan gaun pengantin berwarna putih.


Gaun yang pernah di pilih keisya waktu di butik dulu.ternyata mamanya sudah menyiapkannya dari awal,pantas saja waktu itu mamanya minta pendapat keisya tentang gaun itu.ternyata memang gaun itu untuk keisya sendiri.


Gaun itu tampak pas sekali di tubuh keisya yang ramping.begitupun riasan di wajahnya yang tidak terlalu berlebihan yang membuat keisya sangat manis dan cantik sekali hari ini.di rambutnya juga terdapat pita berwarna putih senada dengan gaun yang dikenakannya.


Rasanya ia masih tidak menyangka kalau dirinya akan menikah di usia semuda ini,bahkan masih sekolah.apalagi dengan nathan laki-laki yang belum lama ini ia kenal dan selalu membuat darah keisya naik jika bertemu dengannya.


"Jika ini yang terbaik buat keisya,maka permudahlah semuanya ya allah"batin keisya memohon.


Tok...tok...tok


Ternyata yang mengetuk pintu kamar keisya itu adalah mama-mami.iya keisya sekarang harus memanggil tante devi dengan sebutan mami.kan udah jadi mertua,eh maksudnya tinggal beberapa menit lagi jadi mertua.


"Yaampun anak mama cantik banget si"teriak diana girang.


"Aduh keisya menantu mami,ko kamu cantik banget sayang"ujar devi.


Keisya tersenyum hangat mendengar pujian mereka.


"Mami yakin pasti nathan langsung terpesona,nanti kalau dia liat kamu kei"


"Iya,anak siapa dulu dong"ujar mamanya.yang membuat keisya dan mami terkekeh.


"Nanti kalau kamu udah jadi seorang istri,kamu harus nurut ya kei sama omongan suami.pokoknya kamu harus jadi istri yang baik buat nathan"pesan diana pada putrinya.


Ini keisya di suruh jadi istri yang baik buat nathan.tapi nathannya bisa nggak jadi suami yang baik buat keisya?


"Iya mah"jawab keisya akhirnya.


"Jangan iya-iya aja.kamu sebentar lagi bakal jadi istri orang,jadi kamu harus bisa mandiri.apalagi setelah ini kamu udah nggak tingal sama mama-papa lagi"


Jadi setelah acara pernikahannya selesai,keisya sudah tidak tinggal di rumah orang tuanya lagi.keisya akan pindah ke rumah baru.yang pasti cuman tinggal berdua sama nathan.rumah itu di hadiahi untuk hadiah pernikahan mereka dari papa-papi.


Ada nyesek-nyeseknya gitu ya.berasa di usir dari rumah sendiri.


"Emang harus ya mah kei tinggal disana?kenapa kei gak tinggal disini aja sama mama-papa.kan kei gak mau jauh-jauh dari mamah"ujar keisya menahan buliran air mata yang akan jatuh ke pipinya.


"Nggak bisa kei,kamu udah punya keluarga kecil,jadi kamu harus tinggal sama suami kamu.lagian kalau kamu kangen sama mamah dan papah kan kamu bisa main kesini sama nathan"diana mengusap air mata keisya yang hendak jatuh ke pipinya.


"Rumah mami juga selalu terbuka lebar ko buat kamu"sahut mami evi sambil tersenyum.


"Kamu pasti bisa kok.udah ya kei,jangan sedih gitu ah.mamah kan jadi makin sedih buat ngelepasin kamu"diana mengusap pipi keisya lembut.


"Ntar siapa dong yang bakal bangunin kei tidur?terus nanti siapa yang buatin sarapan buat kei?"ucap keisya cemberut,dan di balasan kekehan oleh diana dan devi.


"Ya kamu sendiri lah kei,bahkan tanggung jawab kamu juga bertambah buat ngurusin suami kamu"balas mama diana.


"Kamu juga bisa jalaninnya bareng-bareng sama nathan"timpal mami devi lembut.


"Kei jangan lupa ya kasih mama cucu yang lucu"ucap diana yang bikin mulut keisya menganga lebar.


Keisya menganga,"ih mamah apaansi.kei kan masih sekola mah,mana mungkin kasih mama cucu gitu aja."


"Iya,kan satu taun lagi kamu juga lulus sekolahnya.entar langsung bikin ya,nanti mama sama mami bakal ngomong juga sama nathan"jelas mama diana lagi.

__ADS_1


"Iya kei,kami udah nggak sabar nih buat gendong cucu.ntar bikinnya yang banyak ya biar mami sama mama kamu gak berebutan kalau mau gendong"ujar mami,membuat keisya tambah malu dibuatnya.


Ini mama sama mami kenapa sih ngebahas cucu segala.membayangkan mengandung dan melahirkannya saja sudah membuat keisya bergidik ngeri.


"Yaudah yu kita kebawah,pasti pak penghulunya udah nunggu"ucap mama,dibalas anggukan oleh keisya dan mami.


Keisya pun turun kebawah bersama mama diana yang berada di sebelah kanannya,dan mami devi yang berada di sebelah kirinya.


Ketika sudah dibawah.keisya melihat sudah lumayan banyak tamu yang datang.mereka mengundang tamu tidak terlalu banyak,cuman keluarga besar keisya dan nathan saja.di tambah lagi teman mama-papa dan mami-papi.


Sedangkan teman-teman keisya dan nathan satupun tidak ada yang datang,karna memang mereka tidak ada yang di beri tau seorang pun.bahkan keisya tidak memberi tau anna juga.


Semua tamu undangan seketika melihat ke arah keisya semua.bahkan nathan pun sekarang sedang menatap keisya.membuat keisya sedikit risih menjadi pusat perhatian semua orang.untung saja papahnya langsung menghampiri keisya.


"Ko anak papa cantik banget ya"puji perdi.


"Keisya kan udah cantik dari lahir pah"keisya terkekeh pelan.


"Iya deh anak papah emang cantiknya dari lahir.gak kerasa sekarang udah gede aja.udah mau jadi istri orang"bisik papanya,membuat keisya lagi-lagi menahan malu.


"Ayo kesana,nathan udah nunggu kamu"ucap perdi lembut.


Keisya mengangguk pelan.


Keisya langsung menggandeng lengan sang papah.ia bersama papahnya berjalan ke arah penghulu dan nathan.


Rasanya kalau sudah seperti ini keisya makin berat meninggalkan mama dan papanya.apalagi ia juga harus berpisah dengan sean,kakak yang hobinya ngejahilin keisya.ah pasti keisya bakal kangen sekali suasana ia bercanda ria dengan sean di rumah.


Sesampainya dihadapan penghulu,mata keisya menatap mata nathan.nathan terlihat begitu perfect hari ini.ia mengenakan tuxedo hitam, membuat kaum hawa manapun meleleh jika melihatnya.


"Nathan papah nitip keisya ya sama kamu,tolong jaga keisya dengan baik."ujar perdi.lalu menggenggamkan tangan keisya ke tangan nathan.


Jujur saja.entah kenapa jantung keisya sudah dagdigdug tidak jelas saat nathan menggenggam tangannya.di tambah lagi mata nathan sama sekali tidak berpaling dari keisya,ia terus saja menatap keisya.keisya kan jadi malu.


Keisya langsung duduk di samping nathan karna ijab kabulnya akan segera dimulai.


"Mari kita mulai ijab kabulnya,"ucap pak penghulu.


Nathan langsung menjabat tangan pak penghulu ,dan memulai ijab kabulnya.


"Sodara nathan pradipta azzelvin bin ridwan pratama,saya nikahkan engkau dengan saudari keisya anatasya radeya binti perdi ardiansah dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"


"Saya terima nikahnya keisya anatasya radeya binti perdi ardiansah dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"ucap nathan lantang dengan satu hembusan nafas.


Fyuh.tidak sia-sia nathan tidak tidur semalaman hanya karna menghafal kalimat ijab kabul itu,kalau hari ini ia mengucapkannya dengan begitu lantang dan lancar.


"Bagaimana para saksi?,sah?"


"SAH!"jawab seluruh tamu undangan serempak.


Nathan menoleh ke arah keisya.dengan sedikit ragu keisya langsung mencium tangan nathan.


Air mata keisya tiba-tiba menetes begitu saja ke pipinya,bagaimana tidak sedih habis ini ia akan berpisah dengan orang tuanya.perihal itu bukanlah hal yang mudah bagi keisya.


"eh kenapa lo nangis si?lo nggak iklas ya nikah sama gue"bisik nathan kepada keisya


Keisya langsung cepat-cepat menghapus air matanya,"apaansi,siapa juga yang nangis orang aku kelilipan doang"elak keisya.

__ADS_1


"Halah alesan lo kaya di sinetron alay"cibir nathan.


"Terserah kak nathan aja"balas keisya tak mau kalah.


Keisya mendengus kesal.memang ya nathan itu tidak ada lembut-lembutnya kalau ngomong,dia tuh kalo ngomong cuman bikin orang naek darah aja.untung ganteng kalo enggak mah udah keisya cakar deh itu mukanya.


👫👫👫


Selesai akad nikah mereka langsung menyalami tangan para tamu yang memberi ucapan selamat kepada mereka.


Keisya langsung menghempaskan tubuhnya ke sofa setelah menyalami semua tamu undangan yang datang.akhirnya keisya bisa duduk juga setelah hampir satu jam dia tidak duduk.


"Kak ambilin aku minum dong,haus banget sumpah"ucap keisya memelas.


"Lo punya kaki sama tangan kan?"jawab nathan cuek dengan mata yang tak teralihkan dari layar ponsel.


"Ish aku kan pake gaun gini,ribet tau jalannya.plis kek cuman ambil minum doang.kalo kak nathan gak mau nanti aku aduin mami loh"ancam keisya.


"gak peduli"


"MAMI KAK-"belum selesai keisya teriak mulutnya sudah di bekap oleh nathan.


Nathan memutar bola matanya mendengar ancaman gadis itu."oke gue ambilin,tapi jangan ngadu apa-apa lo sama mami."


Dengan sangat malas nathan menaruh ponselnya kedalam saku,lalu langsung beranjak mengambil air yang di perintahkan keisya.


Keisya tersenyum kemenangan melihat nathan takut pada ancamannya.karna kalau sudah berurusan dengan maminya pasti nathan takut.


Sudah beberapa menit nathan belum kembali lagi,tenggorkannya sudah berasa kering sekali yatuhan.


Dengan sangat terpaksa keisya menyusul nathan.dan ternyata dia sedang digerumuti oleh ibu-ibu yang minta foto kepadanya pipinya dan hidungnya sudah merah karna terus di jembel-jembel oleh para ibu-ibu itu.


Keisya terkekeh pelan melihat nathan sedang kewalahan menghadapi ibu-ibu itu.


"Menantunya diana ganteng banget si,jadi gemes"


"Oh ini toh anaknya devi,tau cakep banget gini aku jodohin sama anak aku"


"Yaallah kalo anak aku ikut,ngejamin aku dia langsung kecantol sama anaknya devi"


"Haduh pengen bawa pulang de ah"


"Sayang banget udah di nikahin sama anaknya diana,kalo belom pasti tante kenalin kamu sama anak tante"


"Haduh nak kamu ganteng banget si,cocoknya kamu mah jadi mantu tante"


Seperti itulah respon ibu-ibu itu kepada nathan.memang tidak bisa keisya pungkiri kalau nathan memang sangat tampan seperti tidak ada kekurangan yang ia miliki semuanya terlihat sempurna.siapa si cewek yang bakal nolak kalau dijodohin sama nathan?


"Ekhemm"keisya berdehem mencairkan suasana.


Ibi-ibu yang sedang berfoto ria dan menjembel-jembel nathan tersebut langsung melihat ke arah keisya semua.


Disaat ibu-ibu itu lengah nathan langsung berlari ke arah keisya dan sembunyi di belakangnya.


"Tolongin gue dong,tuh ibu-ibu pada nyubitin muka gue"bisiknya di belakang keisya.


Lagi-lagi keisya terkekeh melihat tingkah nathan.

__ADS_1


"Maaf ya tante-tante cantik,kayanya udah dulu ya foto-foto sama kak nathannya,muka dia udah kusut gitu tuh kasian.kita mau ke kamar dulu.permisi..."ucap keisya seramah mungkin lalu langsung menarik tangan nathan menuju kamar keisya yang ada di lantai dua.


__ADS_2