
...Astaga maaf ges baru upload kelanjutan Ni novel, baru dapat idenya sih(◠‿◕)...
...Selamat membaca🥀...
...🍁🍁🍁...
genap sudah 2 bulan lamanya elsa melakukan perawatannya dan selama itu pula banyak hal yang berubah mulai dari wajahnya yang semakin mulus tanpa noda sedikitpun serta kulitnya yang semakin putih, tubuhnya yang kini agak berisi tak seperti yang sebelumnya. elsa yang mulanya bagaikan gembel sekarang bertransformasi menjadi seorang dewi bahkan ke-5 orang yang merawatnya pun dibuat terkejut dengan perubahan yang tak main-main itu. mereka saja yang seorang wanita bisa dibuat mimisan dengan kecantikan itu lantas bagaimana nanti untuk para pria? mungkin saja mereka bisa dibuat meninggoy -canda meninggoy..
seperti yang sudah ditentukan oleh ke-5 wanita dewasa itu, hari ini merupakan hari terakhir mereka untuk menjadi dokter kecantikan dari seorang elsa. seringnya mereka bersama dan mengobrol dengan remaja cantik itu membuat mereka tau bahwa dibalik sifat dingin itu tersimpan sebuah sikap yang sangat menyenangkan, buktinya saja selama 2 bulan terakhir ini elsa benar-benar memperlakukan mereka seperti seorang kakak. tak banyak memerintah, tak banyak mengeluh dan sering berbicara dengan sopan hal ini juga yang membuat mereka merasa nyaman bekerja dibawahnya.
"sayang sekali ya, kita udah nggak bakal ketemu lagi" kata citra, salah satu wanita yang mengurus perawatan elsa.
"iya kau benar, ku rasa waktu begitu cepat berlalu"
"tenang saja kita masih bisa bertemu, bukan begitu El?" ucap Emily anggota termuda diantara mereka, ia memandang Elsa dengan bertanya.
"ya kak Emily benar" jawab Elsa dengan tersenyum manis.
para wanita disana tersenyum senang atas perkataan Elsa, dua bulan merawat Elsa mengakibatkan mereka menjadi begitu akrab bahkan Elsa memanggil mereka dengan sebutan kakak.
"Baiklah kalau begitu kakak pamit dulu ya El" pamit Lice, wanita cantik dengan penampilan modis.
Elsa mengangguk menanggapi itu "iya kak, hati-hati"
"iya"
ke-5 wanita berbeda usia itu akhirnya beranjak pergi meninggalkan kamar Elsa.
setelah melakukan segala perawatan wajibnya, yaitu Skincare-an Elsa menuju salah satu rak buku yang nampak besar. ia menggeser salah satu buku tebal tak lama setelahnya rak bergeser hingga terlihatlah ruangan luas dengan banyaknya komputer didalamnya
ia berjalan menuju salah satu komputer yang lebih besar dari yang lainnya.
Mengotak-atik sebentar dengan serius lalu tak lama setelah itu muncullah hal yang selama ini dicarinya.
Menekan beberapa digit dihandphone mahalnya hingga suara tanda panggilan tersambung berbunyi.
"Hallo?" Ucap orang disebrang sana.
"......"
seseorang disebrang sana mengernyit bingung "Hallo?" ulangnya sekali lagi.
"seseorang yang berhasil masuk kedalam hotel NAYELQ dengan menggunakan BLACK-GOLD , kau mencarinya bukan?"
"dari mana anda tau"
"itu tak penting"
"tentu saja itu penting bagi saya!" ngegas karena kesal.
"temui aku direstoran ELKRISTAL"
"kenapa saya harus kesana!"
"jika anda ingin tau, maka datanglah"
"16 : 12, aku menunggumu" usai mengatakan itu dengan segera Elsa mengakhiri panggilannya.
...~•~...
Tut Tut Tut...
"dasar orang aneh!" memandang ponselnya dengan menggerutu.
"Ehh tapi apa tadi katanya? NAYELQ? Black-Gold?"
__ADS_1
menepuk jidatnya dengan heboh "astaga dia orang yang selama ini gua cari informasinya tapi nggak nemu-nemu?!"
"tapi kok dia bisa tau ya?"
"Akhhh... dari pada gua sakit kepala mending gue nemuin aja!"
"Restoran ELKRISTAL? Empat lewat dua belas ya?" melihat jam dinding didepan meja kantornya.
15 : 55 WIB
"siap-siap dulu kali ya?"
...~•~...
Skip Restoran ELKRISTAL
"Gila Nih restoran emang semewah itu" kagum Maya ketika sampai ketempat janjian mereka.
"Selamat datang"
sapaan dari dua pegawai yang menjaga pintu masuk hanya ditanggapi senyuman oleh Maya.
Maya mengedarkan pandangannya menyusuri setiap sudut restoran itu hingga salah satu pelayan wanita datang menghampirinya.
"dengan nyonya Maya Elbred?" sopannya dengan membungkuk 90°
"Ah iya saya?" jawab Maya dengan sedikit canggung.
pelayan wanita itu tersenyum sopan "silahkan ikuti saya nyonya"
keduanya akhirnya melangkahkan kaki mereka menuju salah satu ruangan VVIP.
pelayan wanita itu membukakan pintu untuk Maya dibalas ucapan terima kasih hingga sang pelayan meninggalkan Maya seorang diri didalam ruangan bertema hitam itu.
bagaimana tidak setelah Maya masuk kedalam ruangan yang katanya VVIP itu Maya disuguhkan dengan ke-estetikan dan kemewahan dari ruangan tersebut yang mana membuat Maya mangap-mangap sendiri.
"keknya orang yang gue cari bukan orang sembarangan deh" gumam Maya sembari melamunkan bagaimana wajah orang yang meminta bertemu dengannya.
"maaf telat" ucapan dengan nada halus itu berhasil menyadarkan Maya dari khayalannya.
Maya mendongak dan menatap heran seseorang yang menggenakan masker dan topi serba hitam itu.
"orang yang menelpon ku, bukan?"
seseorang itu mengangguk singkat lalu mendudukkan diri dihadapan Maya.
"kenapa anda memakai masker?" tanya Maya dengan ekspresi heran.
"karena jika saya tidak menggunakannya, anda akan terkejut" jawab seseorang itu dengan intonasi misterius.
"maaf saya tidak mengerti"
"tak apa, mari kita ke pembahasan yang sesungguhnya" Cueknya.
"oke"
"jadi anda ini sebenarnya siapa?" Maya dengan serius.
"seseorang yang anda cari-cari? maybe?"
"maksud saya, kenapa anda bisa masuk ke Hotel NAYELQ dengan kartu BLACK-GOLD? itu kartu yang hanya dimiliki oleh Presdir saya"
"Karena saya Presdir kalian?" ucapnya santai kemudian bertingkah seolah-olah tengah berpikir
__ADS_1
Maya terkejut dong, wong presdirnya aja jelas-jelas udah meninggal.
"kau jangan bercanda!!" berdiri dari kursinya sembil memukul meja dengan keras.
brakkk..
"saya tidak bercanda" tetap santai
dengan wajah memerah menahan amarah Maya kembali berucap "apa buktinya?"
siapa yang tak marah ketika adik kesayangan mu yang jelas-jelas sudah meninggal dijadikan bahan candaan seperti ini? tentu saja tidak ada, bodoh! ditambah lagi sampai saat ini dirinya belum menerima kepergian sang adik angkat.
Seseorang dengan penampilan serba hitam itu menyeringai lalu menurunkan masker hitamnya.
"kak Maya?" panggil Elsa dengan tersenyum manis.
Maya melototkan matanya "E-Elsa?"
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...~...
...Mwehehhe... akhirnya gua apload juga Novel yang ini....
...kira-kira udah berapa bulan gua kagak update-update novel ini ya? udah lama, bukan sih?...
...masih ada yang nungguin nggak sih?...
...untuk episode selanjutnya gua bakal lanjutin kok tapi setelah gua selesai revisi 9 episode sebelumnya ya?...
...So? gua harap klean masih mau nunggu...
...(ノ◕ヮ◕)ノ*.✧...
...bay!!!...
__ADS_1