Menjadi Antagonis

Menjadi Antagonis
11. B dan B yang bersatu


__ADS_3

...Youww, gua udah selesai revisinya nih guys, yok silahkan dibaca ulang...


...nggak banyak sih yang gua revisi, hanya sebagian kecil aja yang menurut gua kurang pas◉‿◉...


...tapi meskipun begitu hal kecil itu juga sangat berpengaruh dalam alur Novel ini...


...Dan untuk sekarang?...


...SELAMAT MEMBACA!!🌹...


...🍁🍁🍁...


"kak Maya?"


Maya terlonjat kaget hingga tanpa sadar tubuhnya melompat mundur "E-Elsa?"


Dengan mata berkaca-kaca Maya berjalan maju menghampiri Elsa dan menangkap pipi cubby itu.


"i-ini beneren Adek gue? My princess?" Lirihnya dengan nada bergetar menahan tangis.


"ya ini nyata! ini Adek kesayangan kak may may" tersenyum lebar dengan mata yang ikut berkaca-kaca.


"gu-gua nggak mimpinkan?" menepuk-nepuk pipinya sendiri.


"nggak kak ini beneren Elsa!"


Maya memandang Elsa dengan teliti "huaaa Elsa..... my baby princess hiks" menangis sambil memeluk tubuh Elsa dengan erat.


Elsa tersenyum haru lalu membalas pelukan Maya dengan tidak kalah eratnya.


...~°~...


"Jadi ini bukan tubuh asli kamu?" menganga tak percaya


"iya" balas Elsa seadanya, karena memang itu faktanya.


"tapi kenapa bisa semirip itu sama wajah asli kamu?!"


Elsa mengangkat bahunya tidak tahu "nggak tau! tapi bukankah setiap manusia memang memiliki 7 kembaran didunia ini?"


"iya juga sih"


Maya kembali memekik ketika mengingat satu fakta lainnya "emang didunia ini ada yang namanya transmigrasi?"


"awalnya aku juga nggak percaya tapi setelah menjalaninya, ternyata semua ini benar-benar nyata!"


"Gila!! Kamu benar-benar telah melawan hukum kematian" dramatis Maya


"Lebay ah kak!"


"heheh" cengengesan "tapi kakak benar-benar senang banget, lihat kamu hidup kembali El" tersenyum bahagia.


"kamu pergi meninggalkan banyak duka, bahkan sampai sekarang mereka masih sangat terpuruk begitupun denganku"


Elsa menunduk, merasa bersalah akan semua yang telah terjadi "maafin Elsa kak"


"tidak, ini bukan salah kamu tapi salah wanita busuk itu!"


"dia bahkan membuat drama bahwa kamu meninggal karena kecelakaan mobil ketika pulang dari rumah sakit" menggertakkan gigi ketika kembali mengingat perilaku ibu tiri Elsa terhadap adiknya.


"aku tau" balas Elsa dengan santai.


"aku tau semuanya, itulah sebabnya aku menemuimu"

__ADS_1


"tanpa kau memintapun aku akan membantumu"


Elsa tersenyum lebar mendengar itu "terima kasih kak"


"your welcome"


"jadi kapan kita akan menemui mereka?"


"ntar malam aja kak, saat ini aku ada urusan yang harus kuselesaikan" ucap Elsa kemudian melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya.


"oke! jemput aku diapartemen ku"


"kakak tinggal diapartemen?"


"iya"


mengangkat alis bingung "kenapa tidak dimansion saja?"


"semenjak kematian mu, aku sudah tidak tinggal dimansion lagi. aku tidak tahan jika harus tinggal dimansion yang penuh kenangan itu"


"ahh begitu, tak apa setelah ini kita akan kembali menempati mansion"


"hahha iya"


"kalau begitu aku pamit deluan ya kak"


"iya, hati-hati El"


"asiyappp captain" mengangkat tangan seolah melakukan gerakan hormat.


Maya terkekeh dengan tingkah Elsa yang memang kadar menggemaskannya itu diatas rata-rata.


"El jangan lupa besok kekantor" teriak Maya menggelegar diruangan VVIP itu.


tanpa berbalik Elsa mengangkat jempol lantas berteriak "sippp!!!"


sementara itu Elsa berjalan menuju mobil Lamborghini mewahnya dengan kembali menggunakan maskernya.



ia melajukan mobil sportnya dengan kecepatan diatas rata-rata menuju hotel tempat dirinya menginap, ahh maksudku hotel miliknya.


Sesampainya dikamar hotelnya Elsa dengan segera masuk kedalam ruangan rahasia miliknya. kembali berkutat dengan puluhan komputer miliknya.


"Ckk... Licik sekali"


setelah memastikan apa yang diurusnya telah selesai, dirinya dengan segera beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian setelahnya menuju ranjang, Elsa berencana untuk beristirahat sebentar sebelum bertemu dengan mereka.



Jam dinding kini telah menunjukkan angka 19:30, Elsa sudah selesai bersiap.


dirinya kembali keluar kamar hotel tak lupa menguncinya terlebih dahulu lalu melangkah menuju lift dan menekan angka 1 -menurun.


5 menit kemudian akhirnya lift kembali terbuka, Elsa kemudian berjalan menuju pintu keluar yang mana mobil yang sering digunakannya sudah terparkir rapi disana dengan satpam disampingnya.


"kuncinya nona" kata satpam itu ketika elsa berjalan menuju dirinya dibalas ucapan terima kasih dari Elsa.


beberapa saat mengendarai Lamborghini-nya dengan kecepatan yang tidak normal akhirnya Elsa terpaksa memberhentikannya karena lampu merah.


Elsa terfokus memandang kearah depan namun sebuah mobil mewah lainnya yang berhenti tepat disampingnya membuatnya mengalihkan pandangannya.


Menurunkan sedikit kacamata hitam yang dipakainya tak lama setelah itu seringai cantik terbit dibibir plum miliknya.

__ADS_1


"Si bit€h dan si br£ngs£k yang pantas bersatu"


Sedangkan dimobil yang dimaksud Elsa kedua sijoli yang tengah dimabuk asmara itu terus saling berpelukan dan kadang juga berciuman tanpa rasa malu, padahal sedari tadi pengendara lain sudah memperhatikan mereka dengan risih.


Kenapa bisa terlihat? seperti mobil-mobil sport mewah lainnya, mobil mereka juga terdapat sistem dimana atap mobil akan terbuka. paham kan? Ahhh pahamin aja dehh(ノ≧∇≦)ノ ミ ┻━┻


Siapakah mereka? entar aja deh nanti juga tau╮(╯_╰)╭ yang pastinya kedua orang itu adalah orang yang paling berjasa atas penderitaan hidup Elsa yang asli.


Elsa menurunkan kaca mobilnya dan itu tak luput dari pantauan para pengendara jalan yang lain begitupun dengan dua sijoli itu. bagaimana tidak pasalnya mobil yang dikendarai Elsa adalah mobil satu-satunya yang paling menonjol diantara yang lain, karena begitu mewah lagipun siapa yang tidak tau dengan Lamborghini Gold itu? Lamborghini yang baru dikeluarkan kemarin malam dengan harga mencapai Trililiun rupiah. Dipikiran mereka semua hanya terdapat pertanyaan sultan dari mana ini?.


Tanpa menghiraukan tatapan minat dan memuja dari orang-orang disekitarnya, Elsa tersenyum miring pada kedua pasangan disampingnya yang tengah menatapnya dengan melongo.


Lagi dirinya kembali menurunkan kacamata hitam yang bertengger manis dihidup mancung lalu mengedipkan mata kepada mereka sebelum akhirnya kembali menaikkan kaca mobil.


Sipemuda tadi yang mendapat serangan wink tiba-tiba dari gadis pengendara disampingnya membuatnya salah tingkah dan itu dilihat dari sang kekasih yang kini memandang Mobil Elsa dengan pandangan membunuh.


'Gila tu cewe cantik banget, gue harus dapatin dia' batin sipemuda dengan tersenyum licik


'siapa sih? kegatelan banget Ama cowo orang' batin gadis berambut panjang itu.


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...~...


...'Ketika si cantik sudah bertingkah maka seluruh dunia pun akan tunduk padanya!'...

__ADS_1



..."*Meo be like : Senyum manis ku untuk readers tercinta Clingg**✨*"...


__ADS_2