Menjadi Kuat

Menjadi Kuat
Liao Hua


__ADS_3

" BROOOM


" TAK TAK


Setelah mengalami pertarungan yg hampir merenggut nyawa nya , kini Jun sudah sampai di depan rumah yg besar tersebut yg tak lain rumah dari keluarga Lin.


Kemudian Jun mematikan motor nya dan langsung menekan bel yg ada di samping pintu rumah tersebut.


...TING - TONG ~ ( Bunyi bel rumah )...


Setelah menekan bel itu , Jun menunggu si pemesan makanan itu selama satu menitan.


" TAK TAK


Dan muncul lah seorang pemuda gagah berbadan besar dan memiliki postur badan yg agak tinggi dari badan Jun , wajah bagian kiri pemuda itu juga memiliki tiga bekas sayatan pedang di dekat matanya.


" Selamat sore , ini pesanan anda Tuan " Ucap Jun sambil memberi kotak pesanan itu ke arah pemuda tadi


" Maaf Tuan pesanan anda terlambat , aku memliki masalah diperjalanan " Lanjut Jun.


" Baiklah , tidak apa apa " Lanjut si pemuda.


Pemuda itu langsung mengambil kotak makanan yg sudah di antar Jun.


" Terima kasih nak , apa wajah mu baik baik saja ? " Tanya pemuda itu sambil melirik Jun yg ada di depan nya.


Karena luka Jun tidak dapat di sembunyikan , pemuda itu bisa melihat nya secara langsung dan bertanya padanya.


" Ini hanya luka gores Tuan , sepertinya besok juga sudah sembuh hehe " Jawab Jun sambil memegang luka diwajahnya.


" Mari masuk kedalam dulu , aku bisa mengobati nya. Oh ya namaku Lin Feng " Ucap nya sambil menarik tangan Jun.


" Ya Tuan Lin " Saut Jun sambil mengikuti nya.


Lin Feng ini juga sepertinya masih muda , usia nya pada saat ini adalah 28 tahun.


" Sepi sekali kan ? , jadi...akan kuceritakan kenapa bisa sepi keadaan rumah ku ini haha " Ucap Lin Feng yg melihat Jun kebingungan karena rumahnya yg sebesar ini tidak ada sama sekali orang di dalam nya.


Lalu , Jun mengikuti nya dan Lin Feng pun dengan ceria nya langsung bercerita tentang keluarga ini kepada Jun.


Di keluarga Lin ini , Lin Feng adalah anak pertama dari kepala keluarga Lin yg bernama Lin Dan.


Lin Dan mempunyai tiga orang anak , dua laki-laki dan satu perempuan. Sekarang hanya Lin Feng yg ada di kediaman ini untuk menjaga ayah nya.


Adik-adik nya saat ini sedang berada di Jepang untuk menangani salah satu perusahaan milik keluarga Lin yg berada disana.


Jun yg pada saati ini sedang mendengar cerita dari Lin Feng tiba-tiba mendengar suara yg tidak asing.


...PONG - PONG ~...


...MISSION COMPLETED !!!...


...ANDA SUDAH MENYELESAIKAN MISI MENGANTARKAN PESANAN KE KELUARGA LIN...


...ANDA MENDAPATKAN 15 POIN SISTEM KARENA SUDAH MENYELESAIKAN MISI INI DAN JUGA BONUS 500 YUAN...


" Akhirnya aku punya uang hahaha " Gumam Jun dalam hati sambil tersenyum lebar.


Lin Feng yg kini sedang berbicara kepada Jun sangat kebingungan dengan ekspresi Jun.


" Apa yg sedang kau bayangkan !! " Ucap Lin Feng dengan mengagetkan Jun , karena saat ini dia sedang menceritakan tentang adik perempuan nya yg bernama Lin Si Yi.


" A-aku hanya mengingat teman sekelas ku " Jawab Jun.


" Awas kau berpikiran aneh-aneh tentang Siyi " Saut Lin Feng.


Setelah beberapa menit berbincang mendengarkan cerita dari Lin Feng , mereka pun saling berkenalan dan akhrnya sampai di halaman belakang rumah.

__ADS_1


Halaman belakang kediaman Lin cukup luas , di tengah halaman itu juga di kelilingi kolam yg berisi ikan dan daun teratai.


" Ini adalah tempat yg tenang untuk beristirahat sejenak , aku dan ayah ku sering berbincang disini " Ucap Lin Feng


Ketika Lin Feng mengucapkan kata-katanya , Jun tiba-tiba melihat seseorang pria tua sedang duduk dibangku yg berada di tengah halaman itu.


" Ah , itu ayah ku " Ucap Lin Feng sambil memberitahu kepada Jun.


Lin Feng dan Jun langsung pun menghampiri nya kesana.


" Kau membawa bocah yg menarik anak ku hahaha " Ucap Lin Dan kearah anak nya sambil melirik Jun.


" Hah ?!! , apa yg ayah bicarakan ? " Saut Lin Feng dengan kebingungan


" Dia yg mengantar pesanan makanan ku ayah , aku hanya membawa dia untuk mengobati luka nya " Lanjut Lin Feng sambil mengajak duduk Jun yg ada disebelah nya.


" Kau sudah kuajari cara berkultivasi , namun kau tidak tahu bocah di samping seorang kultivator hahaha. Dia juga berada tiga tingkat diatas mu di umur yg begitu muda haha " Ucap Lin Dan sambil meledek anak nya dengan tawa.


" Aura mu cukup spesial nak , energi qi mu juga murni dan kau bisa menyembunyikan kultivasi mu juga. Siapa gurumu ? " Ucap Lin Dan dengan sorot mata yg sangat ingin mengetahui jawaban dari Jun.


" Ah guruku ? , dia tidak ingin orang lain mengetahui tentang diri nya hihihi " Jawab Jun yg berbohong karena tidak ingin identitas Shen Long terungkap.


" Baiklah baiklah , sebaiknya kau belajar dari nya bocah pemalas !!! " Ucap Lin Dan kearah Lin Feng sambil menunjuk Jun.


Lin Feng yg mendengar perkataan dari ayah nya hanya mengangguk pasrah saat ini.


" Sebaiknya kau obati dulu anak ini " Suruh Lin Dan kepada anak nya untuk mengobati Jun.


Lin Feng pun langsung mengambil bahan bahan obat tradisional nya di ruangan pengobatan yg tidak jauh dari halaman belakang.


Beberapa menit Lin Feng langsung kembali ke halaman belakang rumah nya dan langsung mengobati wajah Jun sekarang.


" Coba buka baju mu nak " Suruh Lin Dan


" SRETTT


" Wooaaahh , memar ditubuh mu banyak sekali Jun " Ucap Lin Feng yg kaget ketika melihat luka-luka ditubuh Jun.


" Hahaha , aku hanya bertemu orang yg sangat ingin membunuh ku Tuan Lin " Jawab Jun.


" Sepertinya kau mengalahkan musuh mu nak haha " Ucap Lin Dan yg mendengar cerita dari Jun tersebut.


" Yasudah aku akan ke dalam dulu untuk berkultivasi lagi , kau temani nak Jun " Lanjut Lin Dan sambil berdiri dan meninggalkan halaman belakang


Lin Feng saat ini sedang mengobati semua luka yg ada ditubuh Jun , walaupun baru berkenalan dengan Jun....Lin Feng dari dulu mempunyai hati yg baik dan suka menolong orang.


Karena sifatnya itu , Lin Feng tidak ditugaskan untuk pergi ke Jepang oleh Lin Dan.


Dengan sifat Lin Feng , Lin Dan juga tahu bahwa sifat anak pertama nya ini bisa menjadi pedang bermata dua untuk perusahaan nya. Ketakutan nya bukan karena Lin Feng tidak bisa menanganinya tapi , karena sifat baik nya yg mudah di manfaatkan orang.


***


Matahari pun mulai terbenam.


Sesudah Jun diobati oleh Lin Feng , dia pun berpamitan dengan Lin Dan juga.


" Hati-hati dijalan nak , bahaya sedang kau hadapi sekarang " Ucap Lin Dan


" Ya , sebaiknya kau kembali dengan selamat agar bisa mampir kesini lagi Jun " Ucap Lin Feng sambil tersenyum


" Akan kuingat Tuan Besar Lin , Tuan Lin " Saut Jun sambil menyalakan motor nya.


" BROOOM


" Sampai Jumpa ...." Ucap Jun sambil melambaikan tangannya dan langsung mengendarai motor nya menuju Foodey untuk menyelesaikan pekerjaan paruh waktu nya.


***

__ADS_1


Di Kediaman Keluarga Zhang Di Waktu Yang Sama


" TOK


" TOK


Suara ketukan pintu terdengar dari luar , Zhang Feng dan Zhang Zhilei langsung membuka untuk mendengar kabar baik dari orang sewaan nya itu.


" Aku tidak sabar mendengar nya ayah haha " Ucap Zhang Feng


Mereka berdua pun menghampiri pintu dan membuka nya , alangkah kaget nya ketika pintu itu dibuka mereka langsung terbelalak dengan pemandangan yg ada di depan nya itu.


" BRUKK


Tubuh Xu Peng tersungkur ketika pintu dibuka oleh Zhang Feng.


" WUUUAAHH


Zhang Feng dan Zhang Zhilei kaget dan langsung berteriak ketika melihat keadaan Xu Peng orang kuat yg di sewa nya itu tersungkur dengan luka yg parah.


Tangan kanan yg patah dan tangan kiri nya sudah putus akibat ditebas oleh Jun sore tadi.


" Tuan Zhang , sepertinya bocah yg ingin kau bunuh sungguh mengerikan " Ucap Xu Peng


" Ce-cepat angkat dia ke dalam untuk di obati " Suruh Zhang Zhilei ke arah Zhang Feng.


" TAK TAK TAK


Zhang Feng pun menuruti perkataan ayah nya dan langsung membawa Xu Peng ke dalam dan langsung membalut tangan kiri Xu Peng yg putus memakai perban.


Mereka bertiga pun melanjutkan perbincangan yg terjeda tadi di depan pintu.


" Tuan Zhang aku menyerah , kalau kau masih ingin menghadapi nya jangan suruh aku " Ucap Xu Peng


" Ta-tapi Tuan Xu .... Ayah.... " Saut Zhang Feng yg sedikit kesal karena Jun tidak terbunuh oleh Xu Peng


" SWOOOOSH


Tiba-tiba seseorang datang entah darimana dan langsung berdiri di depan mereka bertiga.


" Siapa kau !!! " Ucap Zhang Zhilei


" Sepertinya kau terluka parah saudara Xu haha " Ucap seorang pria yg tiba-tiba datang tadi.


" Ka-kau !! " Saut Xu Peng dengan kesal sambil berdiri dan terduduk lagi akibat menahan sakit di kedua tangan nya itu.


" Tadi kau ingin kubantu , tapi mengusirku dasar bodoh haha " Ucap pria itu sambil meledek Xu Peng


" Ah itu salah ku , pokoknya aku tidak ingin lagi berurusan dengan bocah itu. Aku juga sudah menelan pil iblis ketika melawannya , sekarang aku sudah turun tiga tingkat dari kuktivasi ku sebelum nya " Ujar Xu Peng kearah pria misterius itu.


" Wah wah wah , kau mengorbankan kultivasi mu hanya melawan seorang bocah hahaha " Ledek pria itu lagi.


" Baiklah kalau kau tidak ingin berurusan dengan nya , perkenalkan nama ku Liao Hua teman dari saudara Xu haha " Ucap nya sambil memperkenalkan diri.


Setelah Liao Hua memperkenalkan dirinya , Zhang Feng dan Zhang Zhilei pun menawarkan tugas yg sebelumnya gagal dilakukan oleh Xu Peng itu.


Tiba-tiba Xu Peng memotong pembicaraan mereka.


" Bocah itu berpesan padaku , aku akan membunuh siapapun yg akan membunuhku katanya " Ucap Xu Peng dengan sedikit takut ketika mengingat perkataan dari Jun itu.


" Hahaha , sepertinya kau tidak dibunuh oleh bocah itu hanya untuk mengirim pesan kepada kami haha " Ledek Liao Hua


" Kau akan mengetahui nya jika sudah melawan nya saudara Liao " Ucap Xu Peng.


Kemudian Zhang Feng dan Zhang Zhilei memberikan sebuah amplop yg berisi uang kepada Liao Hua karena sudah menerima tugas darinya.


" Baiklah , berikan aku tiga hari untuk membunuh bocah itu " Ucap Liao Hua sambil meninggalkan kediaman keluarga Zhang.

__ADS_1


" SWOOSH


*Bersambung


__ADS_2