Menjadi Kuat

Menjadi Kuat
Berbincang


__ADS_3

Di Rumah Sakit.


Akhirnya Jun sudah tiba di rumah sakit untuk menjenguk kondisi Bai Guang, bagaimanapun juga Bai Guang adalah orang penting di kehidupan Jun sekarang.


Tok


Tok


Tok


Jun yang sudah khawatir bergegas untuk memasuki ruangan pasien yang ditempati Bai Guang.


Karena kejadian semalam yang terjadi di depan mata Jun, sampai saat ini Jun tidak bisa tertidur dengan nyenyak.


Semisal saja Bai Guang terbunuh, Bai Lin akan sangat terpuruk akan kematian Bai Guang di depan matanya.


Untung saja tikaman yang menusuk Bai Guang tidak terlalu dalam dan juga tidak merusak organ bagian dalam nya.


" Paman, kondisi mu sudah membaik ? "


Ucap Jun sambil mendekat kearah Bai Guang yang kini terkapar di ranjang pasien. Belum juga pertanyaan yang dilontarkan Jun dijawab oleh Bai Guang tiba-tiba datang Bai Lin dari belakang ruangan pasien dan mendekati Jun.


" Bocah, darimana saja kau ! "


Tutur Bai Lin sambil memeluk tubuh Jun dan menangis dipelukan nya.


Ketika Bai Lin memeluk nya, Jun pun langsung mengelus rambut nya dengan lembut dan meredakan emosi nya.


" Sudahlah, aku disini sekarang, semua akan baik baik saja "


Ungkap Jun dengan nada pelan nya sambil memegang bahu Bai Lin dan perlahan melepaskan diri dari pelukan Bai Lin.


Tang dan Feng yang sedang menjaga ruangan Bai Guang pun memalingkan wajah nya karena nanti takut dianggap tidak sopan.


" Ayolah jangan sedih begitu kalian haha, aku masih sehat dan bisa berdiri, lihat lah "


Jawab Bai Guang dengan penuh candaan di depan mereka semua dan sambil berdiri perlahan-lahan dari ranjang nya.


Jun yang melihat nya begitu langsung menopang tubuh Bai Guang dengan kedua tangan nya.


" Paman berbaring saja, tidak usah berdiri, aku tahu paman masih kesakitan. Sudah lah tidak usah berbohong didepan ku "


Ucap Jun dengan nada pelan nya dan membopong tubuh Bai Guang kembali ke ranjang pasien nya.


Sekarang giliran Bai Guang yang berbicara kepada Jun dan menjelaskan kejadian waktu dia ditikam pada saat malam itu.

__ADS_1


Jun pun mendengarkan ceritanya, begitu pun Bai Lin, Tang dan Feng. Bibi Yun tidak hadir karena dia diliburkan untuk menjaga keluarga nya.


Alasan Bibi Yun diliburkan tak lain untuk menjaga nya, karena suasana keluarga Bai mencekam pada malam itu.


Ini bukan lagi tentang dendam atau apapun, tetapi ini tentang bisnis. Bai Guang pun tahu atas permasalahan nya, tikaman beberapa hari yang lalu mengingatkan nya tentang Shènglì Group yang di bangun oleh nya.


Keuntungan yang diraih nya juga tidak kecil dari perusahaan nya. Demikian lah Bai Guang bercerita kepada Jun serta yang lain.


Jika permasalahan nya demikian, berarti Jun yang semalam mengikuti Qin Ye dan kelompok yang berjumlah lima orang itu ada sangkut paut nya terhadap permasalahan Bai Guang.


Jun berspekulasi kalau keluarga Qin lah yang merencanakan pembunuhan berencana yang menargetkan Bai Guang sebagai target nya.


Untuk meruntuhkan bisnis Shènglì Group yang dipimpin oleh Bai Guang, mereka harus membunuh nya dan menjatuhkan pemimpin dari perusahaan itu.


Setelah memikirkan tentang kejadian dan obrolan tentang Qin Ye itu, Jun pun langsung mengerutkan kening nya dan memasang wajah yang penuh amarah.


" Hei nak, apa yang sedang kau pikirkan ? "


Tanya Bai Guang sambil menepuk pundak Jun, karena Bai Guang melihat ke arah mata Jun yang berubah berwarna merah terang.


" Tidak apa apa paman, aku hanya ingin membereskan sesuatu nanti "


Jawab Jun sambil memegang tangan Bai Guang dan menenangkan nya.


Setelah Jun mengatakan perkataan nya, Bai Guang langsung berpikiran bahwa Jun tahu tentang kejadian itu dan langsung meredakan amarah nya.


Pinta Bai Guang sambil menenangkan Jun yang kini sudah dipenuhi amarah, karena dia tahu kalau siapapun yang melukai orang terdekat nya akan dibalas.


" Baiklah paman Bai, aku akan menemanimu hingga malam nanti ya "


Jawab Jun yang sudah mereda emosinya dan sambil mengambil air minum untuk Bai Guang.


Bai Lin, Jun, Tang, dan Feng kini berbincang-bincang hingga mengeluarkan suara keras karena candaan Bai Guang dan untung nya ruangan pasien Bai Guang adalah ruangan VIP.


Waktu pun cepat berlalu, sekarang matahari pun sudah terbenam dan hari sudah malam.


Jam dinding sudah menunjuk kan pukul 20.00 dan Bai Guang yang kini sudah terlelap tidak menghiraukan perbincangan anaknya dan yang lain.


Feng dan Tang yang sungkan kini sudah berjaga diluar untuk keamanan bos nya, yaitu Bai Guang.


Dan sekarang hanya Bai Lin dan Jun yang berada di ruangan rawat Bai Guang, beberapa detik mereka berdiam diri dan tidak melakukan obrolan karena suasana tiba-tiba menjadi canggung.


Suasana pun tiba-tiba berubah karena Jun yang pertama menanyakan sesuatu kepada Bai Lin yang sedang membuang muka membelakangi nya.


" Lin er, aku ingin kau mengetahui sesuatu. Tetapi, paman Bai tidak boleh mengetahui nya ya. Kau bisa berjanji padaku ? "

__ADS_1


Ucap Jun untuk memberitahu sesuatu hal dan menyuruh Bai Lin untuk berjanji padanya.


Bai Lin yang sedikit kaget karena Jun memulai duluan topik pembicaraan langsung reflek menganggukkan kepala nya.


Sehabis Bai Lin menganggukkan kepala nya, Jun langsung menghadapkan diri nya di depan Bai Lin langsung.


" A-apa yang ingin kau katakan ? "


Tanya Bai Lin yang kini wajah nya memerah karena terlalu dekat dengan wajah Jun.


Setelah Bai Lin bertanya kepada Jun, kini dia menjelaskan semua apa yang dilihat pada malam hari kemarin.


Semua tragedi atau kejadian yang menyangkut ayah nya atau Bai Guang. Itu semua telah direncanakan oleh salah satu dari tiga keluarga besar yaitu keluarga Qin.


Dalang dibalik kejadian penikaman Bai Guang yaitu adalah Qin Ye. Jun menjelaskan nya kepada Bai Lin dengan tatapan serius dan tiba-tiba pertanyaan keluar dari mulut nya.


" Lin er, apakah kau mengenal Qin Ye ?, soalnya umur dan paras nya tidak jauh dari kita "


Tanya Jun dengan nada sedikit keras karena rasa penasaran yang ada di benak nya. Begitu juga Jun mendapatkan misi untuk membunuh Qin Ye.


Hadiah nya pun cukup besar, hingga Jun tercengang dengan misi yang diberikan Super System kepada diri nya itu.


Bai Lin ingin menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepada nya. Namun, ayah nya kini tiba-tiba terbangun dan bertanya kepada mereka berdua.


" Kalian sedang membicarakan apa anak-anak ?, apakah rencana pernikahan ? Hahaha. "


Candaan dari seorang Bai Guang mengagetkan Jun dan Bai Lin yang sedang membicarakan pembicaraan tentang dalang dibalik penikaman Bai Guang beberapa hari yang lalu.


Wajah mereka berdua pun memerah dan langsung membelakangi diri masing-masing.


" Apaan kau paman, kita masih muda, masih banyak hal-hal yang ingin kita capai "


Jawab Jun dengan malu-malu dan nada yang sangat pelan sambil berdiri dari bangku.


" Bercanda mu tidak lucu ayah "


Saut Bai Lin juga yang kaget dengan perkataan ayah nya ketika baru bangun dari tidurnya.


" HAHAHAHAHAHA "


Tawa keras dari Bai Guang pun terdengar selama beberapa detik di dalam ruangan VIP itu.


Sesudah lanjut berbincang dengan Bai Guang yang sudah bangun dari tidur nya itu, Jun pun pergi pamit dan membuka pintu ruangan sambil berpamitan dengan nya.


" Ingatlah, jaga diri mu nak "

__ADS_1


Pesan Bai Guang sebelum Jun pergi meninggalkan ruangan VIP tersebut tanpa menoleh kebelakang.


*Bersambung


__ADS_2