Menjadi Kuat

Menjadi Kuat
Delapan Pukulan Penakluk Naga


__ADS_3

Tak


Tak


Tak


Pria paruh baya yg sedang melihat Xiao Yun berlatih dari kejauhan kini menghampiri dan mendekat kearah kediaman nya.


Lalu, pria paruh baya itu menanyakan tentang gerakan-gerakan dari seni beladiri yg diperlihatkan Xiao Yun ketika sedang latihan tadi.


" Nak, gerakan mu sungguh mengesankan, keakuratan, pelepasan energi qi mu juga sangat seimbang dengan serangan yg kau keluarkan barusan. Berbakat hahaha sungguh berbakat ! "


Ucap pria paruh baya itu kepada Xiao Yun sambil menepuk pundak Xiao Yun yg kini memasang tatapan bingung dan langsung berterima kasih kepada nya.


" Te-terimakasih paman " Balas Xiao Yun sambil menunduk dengan sopan kepada pria paruh baya itu.


Setelah Xiao Yun berterimakasih kepada pria paruh baya itu, pria paruh baya pun mengenalkan diri nya kepada Xiao Yun.


" Ah tidak perlu sungkan begitu. Ohya aku hampir lupa, namaku Fu Yi dan aku ingin mengajarkan mu sesuatu yg sangat spesial. Apakah kau menyetujui nya ? "


Ucap Fu Yi kepada Xiao Yun yg kini masih bingung akan apa yg dibicarakan oleh pria tua di depan nya.


Ayah dan Ibu Xiao Yun melihat mereka berbincang dari kejauhan pun langsung bergegas menghampiri anak nya dan ingin melihat atau mendengar langsung apa yg terjadi.


" Yun er, apa yg terjadi ? " Tanya Ibunya yg didampingi oleh ayahnya.


" Tidak apa apa, pria tua ini hanya kagum kepada anak kalian haha. Dia jenius, bolehkah aku mengajari beberapa jurus kepada anak mu tuan " Jawab Fu Yi sambil tertawa dan meminum arak yg diikat dipinggang nya itu.


Ayah dan Ibu Xiao Yun lega karena tidak terjadi apa apa, mereka sangka pria paruh baya yg bernama Fu Yi ini terkena serangan yg dikeluarkan oleh anak nya.


" Ah, aku kira ada apa Tuan. Kalau begitu bicara saja pada Yun er, kami hanya khawatir saja. Maafkan kami Tuan " Ucap Ayah Xiao Yun yg kini meminta maaf di depan Fu Yi karena salah paham.


" Baiklah, sekarang aku panggil kau Yun er saja ya. Ikuti arahan ku " Jelas Fu Yi sambil melepaskan jubah merah keemasan nya dan juga botol arak besar yg menggelantung di pinggang nya.


" Ba-baik paman ! " Jawab Xiao Yun dengan polos karena tidak tahu apakah pria paruh baya ini serius ingin melatih nya atau hanya berbohong.


...----------------...


Keadaan di Kuil Kuno.


Pertarungan tiada henti yg sangat sengit ini terus terjadi, Xiao Yun melawan Qin Ye dan keempat anak buah nya.


Haaa

__ADS_1


Haaa


Haaaaaa


Qin Ye dan keempat anak buah nya yg berjubah sudah sangat kelelahan akan dampak serangan yg dilepaskan oleh Jun.


Jun pun juga sudah sangat kelelahan akibat memakai skill dan seni beladiri nya secara bersamaan. Kondisi tubuh nya juga diambang batas karena melancarkan serangan bertubi-tubi kearah Qin Ye dan keempat orang bejubah hitam yg tak lain anak buahnya.


Saat ini, Jun, Qin Ye beserta anak buah nya benar-benar sudah diambang batas masing-masing.


" Si-sial, bocah ini tidak lemah, setelah kita serang secara bertubi-tubi dia menjadi sangat kuat dan aku kehilangan seluruh energi ku sekarang huft,huft."


Ucap Qin Ye yg berada di barisan depan keempat anak buahnya sekarang sambil memegang dada dan mengeluarkan nafas terengah-engah.


Tak lama kemudian Jun menggunakan item yg baru saja didapatkan di pelelangan kemarin yaitu Cincin Tujuh Perubahan.


Clingggg


...Cincin Tujuh Perubahan ( Dipakai )...


Swooosh


Syuuut


" Bergerak seperti ini lebih bebas dari apa yg kupikirkan. Kalau aku gagal, itu merugikan ku " Gumam Jun sambil bergerak cepat dengan tubuh nya yg sekarang sudah berkamuflase.


Dengan tahap Qin Ye dan keempat anak buahnya, mereka memang dapat merasakan aura samar yg dimiliki Jun.


Tetapi, item yg digunakan oleh Jun sangat spesial hingga dia dapat secara bebas berkamuflase di dalam hutan yg lebat ini.


Buaaaaagh


..."Arghhhhhhhh"...


..."Arghhhhhhhh"...


Serangan kejut pertama dari Jun menargetkan dua orang berjubah hitam yg tak lain anak buah dari Qin Ye sendiri.


Jarum Surgawi yg kini sudah dikuasai Jun langsung menewaskan dua orang bawahan Qin Ye tersebut.


" Sialan, bocah ini sangat lihai dalam serangan dadakan. Hati-hati " Ucap Qin Ye sambil memasang kuda kuda nya dan waspada dengan kondisi nya yg tersudut saat ini oleh Jun.


Walaupun cara yg dilakukan Jun sangat tidak jantan, dia tahu kalau cara ini memang sangat dibenci diri nya sendiri.

__ADS_1


Tetapi, kenyataan nya saat ini Jun sudah terkepung dan tahap kultivasi nya lebih rendah dari musuh yg dia lawan.


Karena kondisi nya yg seperti itu, dia melakukan cara apapun agar keluar dari keadaan yg menyudutkan nya. Kalau tidak dengan cara ini dia akan terbunuh dan mati sia-sia sebelum menjadi kuat.


Syuuut


Swooosh


" Dua orang sudah tumbang, hanya sisa dua lagi yg harus kutumbangkan dan sehabis itu aku akan melawan Qin Ye untuk menyelesaikan misi dan juga membalaskan dendam paman Bai "


Ucap Jun dalam hati nya dengan kondisi sangat kelelahan akibat menggunakan seni beladiri baru dan stamina nya kini sudah diambang batas maksimal nya.


Lalu, ketika Jun sedang menargetkan target selanjutnya tiba-tiba gerakan nya sudah terbaca oleh Qin Ye yg sudah mempelajari gerakan Jun serta langsung menendang leher nya dengan sangat kencang.


Buaaaagh


Srrrrrrttt


Karena tendangan yg dilancarkan oleh Qin Ye mengenai Jun secara telak, tubuh Jun pun terlempar dan langsung tersungkur di tanah.


Kemudian item Cincin Tujuh Perubahan Jun tiba-tiba dinonaktifkan karena stamina Jun benar-benar sudah habis sekarang.


" Ti-tidak, jangan sekarang, argh, sialan ! " Ucap Jun dengan kondisi nya yg kini tersungkur di tanah sambil memegang lehernya.


Sehabis mengucapkan hal itu, Jun pun perlahan bangkit kembali dan langsung mengeluarkan energi qi yg sangat besar dan lebih kuat dibanding ketika menggunakan seni beladiri Jarum Surgawi beberapa saat lalu.


" Jalan terakhir hanya menggunakan ini haah, hahh, hahh. " Lanjut nya dengan tubuh yg lunglai sambil menggenggam liontin giok yg berada di leher nya.


Whooosh


...8 Pukulan Penakluk Naga....


Swoooosh


" Shen Long, akan kugunakan gerakan pertama ini sekarang. " Gumam Jun yg memberitahu Shen Long sang roh naga yg saat ini sedang terlelap di dalam liontin giok untuk memulihkan kekuatan jiwa nya.


Qin Ye yg melihat Jun mengeluarkan kekuatan sangat besar di depan nya itu langsung ketakutan, kedua anak buah pun yg tersisa langsung gemetar ketika merasakan aura intimadasi yg kuat dari arah Jun.


" A-apalagi yang akan dia keluarkan ? " Tanya Qin Ye terhadap diri nya sendiri yg perlahan-lahan mundur karena aura Jun yg sangat kuat.


Jun yg sudah mengoptimalkan qi naga nya langsung menatap kearah Qin Ye dengan mata merah nya.


" Jangan lari kau bajingan ! " Tegas Jun sambil bergerak cepat kearah Qin Ye beserta anak buah nya yg tersisa.

__ADS_1


*Bersambung


__ADS_2