Menjadi Kuat

Menjadi Kuat
Tragedi Malam Festival Musim Gugur


__ADS_3

Kini para penonton atau pemasang harga untuk barang yang di lelang mulai berantusias dengan barang yang akan dipamerkan selanjutnya.


Tak perlu menunggu lama, barang ketiga pun dipamerkan oleh pembawa acara lelang sekarang.


Barang tersebut adalah sepasang belati, kelebihan belati ganda ini juga dijelaskan oleh pembawa acara, lalu para keluarga besar yang telah berada disana langsung memasang harga untuk mendapatkan belati ganda itu.


Harga awal dari belati ganda itu adalah 1000 yuan dan para hadirin tidak boleh memasang harga kurang dari 100 yuan.


" 1500 "


Suara yang memang tidak asing terdengar dari ruangan nomor 3.


" 1600 "


" 1700 "


Para keluarga besar pun masih beradu harga untuk belatih ganda tersebut dan akhirnya.


" 2500 "


Harga jual belatih ganda itu terhenti di 2500 yuan untuk ruangan nomor 2 saat ini.


" Apakah tidak ada lagi yang menaikkan harga nya ? " Tanya pembawa acara lelang.


Aula pelelangan pun sunyi karena tidak ada yang berani memasang harga lagi untuk belatih ganda itu.


Namun diruangan nomor 3 yang tak lain ia adalah Zhao an tiba tiba mengangkat tangan nya yang memegang nomor ruangan nya sambil berteriak untuk menaikkan harga belatih ganda yang di lelang itu.


" 3000 "


Teriak Zhao an kepada pembawa acara lelang dan langsung membicarakan tentang belatih ganda itu di ruangan nya.


" Feifei, jni cocok untuk mu berlatih seni beladiri keluarga kita " Ucap Zhao an.


" Ah tidak kak, aku bisa mempelajari jurus pukulan keluarga kita, harga belati itu juga tidak layak dengan kondisi nya yang rapuh " Jelas Zhao Fei.


Tetapi Jun yang mendengar kata kata dari Zhao Fei langsung mengucapkan beberapa kalimat karena saat ini Jun bisa melihat dan mengetahui apa yang terkandung dalam belati ganda itu dengan item Air Mata Bai Ze yang digunakannya sekarang.


" Barang ini bagus, kau harus mendapatkan nya saudara Zhao " Kata Jun.


Dengan mendengar perkataan Jun saat ini, Zhao an pun tercengang karena Jun yang masih muda ini mengetahui tentang belatih ganda itu.


Karena rasa penasaran yang dilanda Zhao an, dia pun bertanya kepada Jun tentang belati ganda yang sedang di lelang itu.


" Saudara Jun, apa memang belati itu sebagus apa yang kau katakan tadi ? mengapa kau menyuruh ku untuk mendapatkan nya "

__ADS_1


Tanya Zhao an dengan tatapan serius nya sambil memegang pundak Jun.


Jun pun menjelaskannya dengan perkataan yang cukup membingungkan Zhao an, karena kalimat yang di dengar oleh Zhao an ketika Jun menjelaskan tentang belati ganda itu sangat singkat.


" Artefak, itu artefak, kau lebih tau daripada aku saudara Zhao "


Kata Jun sambil terus memperhatikan belati yang berada di atas panggung itu.


dan kini harga untuk belati ganda yang sedang di lelang itu sudah mencapai 4500 yuan untuk ruangan nomor 3.


Perlu diketahui, ruangan VIP untuk keluarga besar yang mengikuti acara pelelangan ini adalah ruangan bernomor.


Nomor ruangan tersebut hanya bernomor 1 sampai dengan 7, kini ruangan yang hadir dalam pelelangan ini hanya nomor 1,2,3 dan 5.


" Aku hanya membawa 20.000 yuan saudara Jun, apakah barang ini memang layak untuk didapatkan ? "


Tanya Zhao an yang masih meragukan perkataan Jun itu.


Mendengar tanggapan Zhao an yang meragukan perkataannya, Jun pun hanya terus menerus mengangguk dan mengatakan bahwa belati ganda ini layak untuk didapatkan.


Setelah beberapa menit berlalu, belati ganda pun didapatkan oleh Zhao an seharga 6000 yuan sekalian menghadiahkan nya untuk adiknya yaitu Zhao Fei yang juga mempelajari seni beladiri.


" Awas saja kau sampai berbohong saudara Jun "


Ucap Zhao an dengan nada pelan sambil memasang wajah yang suram di hadapan mereka bertiga.


***


Ibukota Fēng di saat waktu yang sama.


Kediaman keluarga Bai kini di dekorasi dengan sangat meriah untuk memperingati hari spesial ini.


Semua orang di keluarga Bai beserta pekerjanya sedang berkumpul dan berbincang bincang ala kadar nya.


Tetapi pada hari spesial di malam ini, mereka lupa membeli lampion untuk merayakannya, dan pada saat kepala keluarga Bai ingin keluar dari vila nya bersama Feng dan Tang untuk membeli lampion di dekat festival yang sekarang diadakan tepat di Taman Bunga atau biasa disebut dengan Central Garden.


Namun mereka dikejutkan dengan sebilah pedang yang diayunkan dengan cepat kearah perut kepala keluarga Bai yaitu Bai Guang.


Syuuuttt


Sreeetttt


Orang yang menebas tubuh Bai Guang dengan cepatnya kabur, sayangnya wajah pelaku itu tidak terlihat karena dia juga berpakaian serba hitam dan menggunakan penutup wajah.


Baju yang dipakai Bai Guang pun robek akibat tebasan pedang tersebut dan darah dari perut nya mulai bercucuran ke tanah.

__ADS_1


" Arrgghh, sialan aku sudah menua, kalau saja kekuatan ku masih berada dipuncak pasti tidak akan ada kejadian seperti ini "


Kata Bai Guang, karena dia terluka dengan serangan dadakan tadi.


" Kami akan mengejarnya " Ucap serentak Feng dan Tang.


Wuuuussshh


Feng dan Tang pun langsung mengejar seseorang berjubah hitam tadi, tetapi dengan kecepatan orang itu, Feng dan Tang tertinggal jauh dibelakangnya sampai tidak bisa mengejar pria berjubah hitam itu.


Kini mereka yang berada di kediaman keluarga Bai langsung menghampiri Bai Guang yang sedang berlutut menahan sakit di perutnya akibat tebasan pedang tadi.


Sreeeett


Bai Lin pun menangis ketika mendengar ayahnya berteriak dan tertebas di depan pintu gerbang kediamannya, lalu kini Bai Lin memegang luka tebasan tersebut dan membalutnya dengan sobekan gaun yang dikenakannya saat ini.


Takktakktakk


Setelah 15 menitan mengejar orang berjubah hitam itu mereka pun tidak bisa menemukan nya dan akhirnya kembali karena khawatir dengan keadaan Bai Guang.


dan akhirnya ambulan dipanggil oleh Fang dengan ponsel nya yg dia gunakan.


Ngiunnggg


Ngiuunggggg


Tak sampai menunggu lama akhirnya ambulan datang dari kejauhan dengan sigap Feng dan Tang mengangkat tubuh Bai Guang mereka juga dibantu oleh Bai Lin yang saat ini masih menangis.


Huhuhuhuhuhu


" Ayah, ayah harus kuat ya, jangan lemah seperti ini, dimana ayahku yang dulu ?, dok sembuhkan ayahku, aku mohon "


Kata Bai Lin sambil menatap Bai Guang dengan bergelimang air mata saat ini dan Bai Guang pun mulai pingsan akibat terlalu banyak kehabisan darah.


Semua orang yang berada di keluarga Bai saat ini sedang meratapi kesedihan mereka karena kepala keluarga Bai yang sangat dia sayangi dan hormati mengalami luka yang cukup parah akibat tebasan pedang tadi.


Pada saat ini bibi Yun terus menemani Bai Lin dan selalu berada disampingnya sambil mengatakan kalimat yang bisa menghilangkan sedikit kekhawatirannya dengan kondisi ayahnya yang terluka parah.


Brooooom


Ngiuunggg


Ngiungggggg


Ambulan yang tadi datang untuk menjemput Bai Guang yang mengalami kecelakaan itu, kini sudah melaju cepat kearah rumah sakit. Feng, Tang, Bibi Yun dan Bai Lin juga menemani ke rumah sakit.

__ADS_1


*Bersambung


__ADS_2