Menjadi Pahlawan Di Setiap Dunia

Menjadi Pahlawan Di Setiap Dunia
dunia pertama


__ADS_3

Lucas belum tahu dia membuat keputusan yang akan dia sesali di masa depan .


Andrea masih di culik , Andrea yang terkurung di dalam lemari dengan tali tambang yang kuat yang di ikatkan ke lengannya . Andrea berfikir dalam hati bahwa tuhan sedang bermain dengannya dan dia harus di culik untuk sementara waktu.


Namun perencana utama kali ini bukan Liana atau Dheon seperti di kehidupan sebelumnya , tetapi sang pahlawan wanita Diana . Adapun penculikan Diana terhadapnya hanya untuk menunjukan kepadanya sebuah pertunjukan yang bagus.


Andrea telah meminta Black Bai untuk memantau dengan cermat tindakan Diana . Meskipun Andrea tahu apa yang ingin Diana lakukan , dia juga memiliki kepercayaan kepada suaminya . Dan dengan senang bekerja sama menyaksikan pertunjukan wanita itu .


Segera setelah lemari di buka , Andrea di gendong dan kemudian bersandar ke dada orang di belakangnya . Dia memeluknya sangat erat sehingga Andrea bisa merasakan ketakutan orang itu melalui pakaiannya.


Meskipun Andrea dalam kondisi mata di tutup dan tidak bisa melihat siapa pihak lain , tapi aroma yang familiar membuat Andrea tahu yang memeluknya adalah Alec . Andrea tersenyum kecil dan terkekeh.


" Kenapa datang terlambat ?.."


Alec dengan lembut membuka penutup mata Andrea dan juga tali yang mengikat badanya . Melihat ruam dan sedikit lecet di bekas tali yang di ikat , mata Alec menjadi suram .


kebenciannya untuk Diana semakin bertambah .


Hari ini , wanita itu Diana membuat janji dengannya . Alec awalnya tidak berencana untuk pergi , tetapi Diana berkata dia memiliki rahasia besar tentang Alana di tanganya . Yang menggerakkan Alec untuk pergi .


Dari melihat cara wanita itu datang menghampirinya dengan cara menggoda , Alec tahu bahwa tujuan wanita itu tidak sederhana . Dia berhati-hati dengan tidak menyentuh makanan dan minuman disana tetapi dia tidak menyangka bahwa wanita itu akan mencobanya dengan parfum yang di semprotan di tubuhnya . Meskipun Bai parfum membuatnya mulai tetapi badanya tetap merasa panas secara perlahan .


Dengan marah Alec menampar wanita itu hingga membungkuk , tetapi dia segera bergegas karena khawatir dengan wanita kecilnya . Dia memiliki firasat bahwa wanita ini tidak hanya ingin berurusan dengannya tapi dengan istrinya juga . Dan benar saja Alana tidak bisa di hubungi dan menghilang .


Alec buru buru menghubungi bawahannya dan mencari lokasi Andrea . Untung saja setiap set pakaian Alana di lengkapi dengan chip pelacak sehingga dia bisa dengan cepat menemukannya . Namun sesampainya disana melihat kekasihnya di ikat di dalam lemari , membuat Alec gugup dan takut .


" Maaf Alana .. Ini semua salahku . Kecerobohan ku membuatmu menderita . Lana apakah kamu baik baik saja ?.."


alec memeluk Andrea dengan erat dan dengan hati hati memeriksa setiap jengkal tubuh kekasihnya . Andrea hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya , hanya karena dia di bius dia hanya bisa bersandar lemas di dada Alec dengan malas dan mengerutkan kening berkata dengan kesal .


" kamu memiliki bau yang tidak enak !."


Napas Alec terasa berat efek parfum pada tubuhnya belum berkurang , tetapi dia menekannya karena dia mengkhawatirkan kekasihnya . Sekarang setelah dia bertemu kekasihnya , dia merasa bahwa efek obat itu datang lebih ganas . Dengan tidak terkendali dia mencium mulut wanita itu dan untungnya bawahan Alec yang berdiri di belakang dengan langkah sunyi segera meninggalkan ruangan dan menutup pintu hingga hanya tersisa keduanya.


" Jangan terlalu keras menekannya .. Itu hmp .. "


Andrea belum selesai berkata namun mulutnya sudah di telan pria itu , pada saat ini Andrea juga menemukan sesuatu yang salah dengan kekasihnya . Meskipun dia sangat senang dengan pengendalian diri suaminya tapi dia juga sangat marah di hatinya . Dan hanya bisa melepas pakaiannya dengan koperatif .


Setelah kedua orang itu saling menindih dan menyelesaikan beberapa ronde , Alec menjadi tenang dan mendapatkan kembali kewarasannya . Andrea bersandar pada Alec ter engah-engah dan berkata dengan suara pelan .


" Apakah kamu sudah baik baik saja ?.."

__ADS_1


alec mengangguk dengan lembut mencium rambut wanitanya dan berkata .


" Sudah lebih baik , terimakasih . Kali ini semua karena kecerobohan ku , aku pasti akan membuat wanita itu dan Lucas membayar harganya !. "


Suara Alec terdengar dingin dan dia tidak peduli menunjukan sisi kejamnya di depan kekasihnya . Dan Andrea juga sangat menyukai kekejaman Alec , kelembutan suaminya hanya untuk nya . Dan dia secara alami akan memperlakukan musuh dengan kejam .


Sepertinya apa yang pernah di katakan Black Bai tentang mereka tidak salah sama sekali . Andrea dan Alec saling melengkapi seperti cangkir dan tutupnya.


Diana dibawa kehadapan Andrea malam itu dengan di tahan oleh pengawal Alec , Andrea tersenyum sinis berjalan mendekatinya dan berbisik di telinganya dengan suara yang lembut dan tersenyum lebar .


" Apakah kamu tahu mengapa aku bekerja sama dengan penculikan mu ?... Itu untuk membuat mu mengerti . Bahwa ada beberapa orang yang tidak akan pernah pantas untuk kamu dapatkan . Pasti akan sangat menyenangkan melihat mu di lempar oleh pria yang kamu inginkan ke sekumpulan orang gila ! .."


Mendengar ucapan Alana membuat Diana merasa takut di lubuk hatinya , dan dia akhirnya mengerti bahwa dia sudah memprovokasi seseorang yang tidak bisa dia sentuh . Jika dia bisa mengulang waktu dia pasti akan bersembunyi jauh dari orang ini tapi sayang tidak ada jika di dunia ini .


Diana di lempar ke tengah tengah pecandu narkoba , Diana berteriak ngeri mencoba melarikan diri namun dia tidak bisa menghentikan orang orang itu untuk melampiaskan hasrat pada tubuhnya . Tubuhnya di langgar oleh lima orang disana , dan di ketahui salah satu dari mereka mengidap penyakit yang menular .


Dan keesokan harinya , tersiar kabar Lucas pemimpin perusahaan di ketahui membayar koki untuk meracuni dan membunuh para tetua keluarga di perjamuan . Dan bukti yang di dapatkan lebih dari selusin pun bermunculan .


Sekarang Lucas benar benar tidak bisa menghindar , bukti yang di kumpulkan sangat meyakinkan . Dan bahkan sang koki sendiri mengakui kejahatan Lucas yang merencanakan pembunuhan para tetua keluarga . Hanya tinggal menunggu masuk penjara , Lucas sudah tak bisa bebas .


Sekarang seluruh keluarga sudah di kendalikan oleh Alana , dia secara alami tidak memiliki perasaan keluarga pada Liana atau Dheon dan Alana tidak meninggalkan apapun untuk mereka .


Setelah kehilangan segalanya Liana hanya bisa tinggal di rumah kecil bersama Dheon . Dan tidak butuh waktu lama baginya terjerat dengan rentenir , karena terbiasa dengan kehidupan kaya Liana sering meminjam uang kepada lintah darat untuk memenuhi gaya hidupnya . Namun karena tidak mampu membayar Liana pun pergi membawa sebagian tabungan yang di simpan Dheon dan melarikan diri . Hanya menyisakan sejumlah besar hutang yang di warisi untuk Dheon .


Andrea sedang dalam perjalanan pulang , memikirkan suaminya yang sedang menunggunya dirumah . Dia merasa itu juga kebahagiaan untuk tinggal di dunia ini dengan cara ini dan hidup dengan damai .


Tepat saat dia sedang berjalan seorang wanita tiba tiba muncul dengan menggunakan masker dan memegang botol kaca . Wanita itu tampak sedang menunggu lama dan bergegas menuangkan cairan di dalam botol ke arah Andrea .


Namun sesosok pria tiba tiba muncul dan menahan Andrea di balik badanya dengan kuat . Dia melindungi Andrea dari cairan itu dan mengorbankan punggungnya.


Asam sulfat dalam botol tumpah dan mengenai pria itu yang ternyata adalah Dheon , kulit yang terkena asam sulfat langsung terbakar dan terkena area yang luas . Andrea menatap Dheon di depannya dengan mata terbelalak , dia sudah memperhatikan Diana dan Dheon yang mengikutinya disini .


Meskipun dia tidak tahu apa yang akan mereka lakukan tapi dengan kewaspadaan Andrea , menghindari botol asam sulfat sama sekali tidak masalah . Tetapi dia tidak menyangka Dheon akan bergegas keluar dan melindunginya .


Pengawal yang di tugaskan Alec untuk melindungi Andrea segera bergegas keluar untuk menangkap Diana yang panik . Dan Alec yang tiba tiba muncul saat ini bergegas memeluk Andrea dengan erat berulang kali memastikan dia baik baik saja .


Diana yang sudah di tahan oleh dua pria masih terus berteriak.


" Alana , kamu yang membuatku seperti ini . Aku akan membunuhmu !! .. Aku ingin membunuhmu !. "


Cahaya dingin melintas di mata Alec , memberi isyarat pada orang-orang yang menahan Diana . Sekelompok pengawal langsung menutup mulut Diana dan membawanya pergi .

__ADS_1


" Mengapa kamu di sini ? .."


Andrea menatap Alec dengan ragu . Alec sekali lagi memastikan Andrea benar benar tidak terluka dia menghela nafas lega dan menjawab .


" Aku sedang menunggumu di rumah dan tiba tiba aku merasa tidak nyaman , jadi aku datang menyusul mu . Aku tidak menyangka hal seperti ini akan terjadi . Lana jangan khawatir aku akan menangani wanita itu dengan baik , dia tidak akan ku biarkan muncul di depan mu lagi ."


Andrea mengangguk , dia memandang Dheon yang terluka dan tidak mengatakan sepatah kata pun . Dan mengerutkan bibir .


" Aku akan meminta Alec untuk membawa mu ke rumah sakit ."


" Tidak perlu .."


Dheon menggelengkan kepalanya dan menatap Andrea dalam .


" Aku akan pergi sendiri saja . Lana..,Aku .., aku mencintaimu ! . Pernahkah kamu menyukai ku walau sedikit ?.."


Setelah Andrea mendengar kata-kata Dheon , Alec memegang tanganya dengan kencang . Andrea menepuk nepuk pelan lengan Alec berusaha menenangkan . Melihat Dheon dan berkata .


" Tapi Alana tidak mencintai mu dia memperlakukan mu sebagai kakaknya dari awal hingga akhir . Tetapi apa yang telah kamu lakukan di belakangnya ?.. Apakah perlu aku mengatakan satu persatu ? .."


Apa yang Andrea katakan tentang Alana , bukan dirinya . itu hanya bertujuan untuk menjawab pertanyaan Dheon atas nama pemilik aslinya . Terlepas dari apakah perlakuan Dheon sebelumnya di sengaja atau tidak , tuan rumah asli telah hancur dan akhirnya mati dengan tragis . Dia telah lama di diskualifikasi dari hidup Alana .


Dheon menutup matanya dengan tanganya dan tersenyum masam , yah saya dari awal memang tidak mempunyai apa apa . Kenapa dia harus berjuang . Orang ini dari awal , dia benar benar tidak akan pernah mendapatkannya .


Akhirnya Dheon menatap Alana dalam dalam menoleh dan pergi , sejak itu dia tidak pernah muncul lagi . Tidak ada yang tahu kemana dia pergi .


Hanya saja di sebuah rumah kontrakan di kota kecil yang tidak di ketahui siapapun , ada pria dengan bekas luka terbakar di wajahnya . Dia akan selalu mengambil gambar seorang wanita dari waktu ke waktu , menyentuhnya dan memeriksanya berulang kali .


Berfikir bahwa jika dia tidak membantu Liana membunuh Alin ( ibu Alana ) karena cemburu . Dan tidak menggunakan cara apa pun hanya karena dia ingin mendapatkan pihak lain . Akankah wanita itu tetap di sampingnya sambil tersenyum dengan lembut dan memanggil dirinya kakak .


Setelah keluarga benar benar selesai Andrea memiliki kehidupan yang mulus dalam hidupnya . Dengan Alec dia tidak perlu khawatir hal apapun dalam hidupnya.


Alec mengumumkan pernikahannya dengan Andrea setelah mengambil alih keluarga rockefeller . Dia juga mengasuh ahli waris lebih awal dan keduanya memilih pensiun lebih awal .


Hanya saja mereka berdua tidak bepergian , setelah pensiun mereka menghargai waktu yang mereka habiskan bersama . Dan menghabiskan sebagian besar waktu di apartemen mereka yang kecil dan nyaman .


Mereka makan bersama dan berjalan jalan di siang hari , dan di malam hari saling memeluk sambil menonton film . saling bercerita tentang cinta satu sama lain dan menjalani hidup dengan penuh cinta dan kehangatan.


Bagaimanapun Alec 9 tahun lebih tua dari Andrea , meskipun dia bekerja keras untuk menjaga tubuhnya . Alec tampaknya telah mencapai batas di umur 80 tahun . Sebelum dia meninggal dia memegang tangan Andrea dengan kuat dan menatap Andrea tapi tidak mengatakan sepatah kata pun.


" Jangan khawatir ! .. Aku tidak akan membiarkan mu pergi sendirian di tempat lain . Aku akan tetap menemani mu ."

__ADS_1


Andrea tersenyum lembut mencium bibir alec , dan akhirnya Alec memejamkan matanya . Andrea dengan lembut mengusap alis Alec , dalam kehidupan ini dia puas bisa tetap tinggal dan mencintai kekasihnya . Bersandar dengan puas di pelukan Alec , Andrea pun perlahan kehilangan nafasnya .


__ADS_2