Merakit Mimpi

Merakit Mimpi
Menulis surat untuk masa depan


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul 07 pagi bagian timur seorang anak perempuan cantik nampaknya sudah bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah,


zefanya michalea, anak perempuan satu ini terlahir dari sebuah keluarga yang sangat bahagia dan serba berkecukupan pada waktu itu


namun, semuanya berubah setelah perpisahan orang tuanya Zefanya, dan Zefanya memilih tinggal bersama neneknya


yah pagi ini udara masih sangat sejuk, pepohonan juga masih terlihat menghijau sepanjang perjalanan menuju sekolah


setelah berjalan kurang lebih 1kilo meter Zefanya telah sampai di sekolahnya dan mulai mengikuti pelajaran sekolah,


Zefanya merupakan anak yang sangat cerdas di sekolahnya dan dia juga sering juara kelas dan itu membuat Zefanya begitu di cintai di sekolahnya


di sekolah Zefanya memiliki 4 orang sahabat mereka adalah, jey, Richard, imanuel dan vika mereka berlima sudah berteman sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar


dan itu terus berlanjut sampai mereka berada di bangku menengah pertama,


namun beberapa minggu lagi mereka akan berpisah

__ADS_1


lantaran mereka telah menyelesaikan study mereka di bangku menengah pertama


mereka berlima akan berpisah karena sekolah yang mereka pilih pun berbeda dan berjauhan


tapi itu tidak akan memutuskan persahabatan mereka berlima


Zefanya yang harus sekolah di luar kota, jey yang memilih sekolah di kota yang berbeda juga dan begitupun Richard dan imanuel yang memilih bersekolah di luar kota dan vika yang memilih tetap bersekolah di kota tempat dia di besarkan


...zefa " apa kamu akan melupakan kita, kata vika yang sudah mulai menangis, ngak lah vik kita akan selalu menjadi teman okk...


benar kan teman-teman dan jey dan yang lainnya menjawab iaa... kita akan tetap menjadi teman,


mereka berlima menulis semua yang mereka inginkan di masa depan dengan terus menjadi sahabat dan keluarga setelah itu surat itu mereka simpan dalam satu kotak yang di buat oleh jey dan kotak itu di kunci dan mereka berlima menguburkannya di halaman depan rumah imanuel.


mereka berjanji di masa depan nanti ketika mereka sudah berhasil merakit mimpi mereka dan mengujudkannya mereka akan kembali dan membaca surat-surat yang mereka tulis untuk masa depan ini di sini sebagai tanda bahwa mereka akan tetap bersama walaupun nantinya mereka sudah mempunyai kehidupan masing-masing


mungkin benar banyak yang tak dapat Zefanya dan teman-teman lakukan untuk terus bersama lantaran banyak mimpi yang mereka rajut sejak mereka kecil

__ADS_1


Zefanya yang memiliki cita-cita menjadi penulis dan motifator, jey yang memiliki cita-cita menjadi pemain musik handal dan pelukis hebat, Richard yang memilih nantinya menjadi pengusaha seperti orang tuanya, imanuel yang memilih untuk menjadi dokter agar bisa menyembuhkan banyak orang sakit, vika yang pada akhirnya memilih menjadi seorang guru dan itulah yang membuat mereka berlima memilih jalan mereka masing-masing


setelah pertemuan mereka hari ini


Zefanya begitu takut kehilangan ke 4 temannya itu


namun berkat bantuan neneknya Zefanya akhirnya memancarkan senyuman manisnya dan tak akan takut kehilangan teman-teman nya


karna Zefanya tahu mereka adalah yang terbaik


dan mereka akan menjadi orang sukses sesuai mimpi mereka masing-masing


nasib seseorang tak ada yang tahu begitulah kata Zefanya sembari tertawa karena dirinya sendiri yang terus memikirkan bagaimana caranya melepaskan kerinduan kepada teman-teman yang itu


jam dinding terus berjalan hingga waktu serasnya sudah terlalu larut, sefanyapun menuju tempat tidurnya dan diapun tidur dengan sebuah doa yang dia naikan perlahan dan diapun terlelap dalam mimpi tidurnya


malam terus menemani tidur Zefanya yang begitu pulas , seakan-akan tak pernah ada beban di dalam tidurnya

__ADS_1


padahal semestinya Zefanya itu memiliki banyak beban di pikirannya


namun dengan tidur membuat smua orang yang melihatnya pasti akan yakin bahwa seorang Zefanya begitu baik dengan apa yang dia sembunyikan di balik tidurnya yang nyenyak


__ADS_2