Merakit Mimpi

Merakit Mimpi
Liburan


__ADS_3

Setelah berkutat dengan hati dan perasaannya zefa pun mulai terlelap dan terbangun di pagi dengan wajah penuh senyum bahagia,


yah tentu saja bahagia lantaran sudah waktunya liburan.


Bagi Zefa liburan adalah moment sangat menyenangkan dimana dia akan segera berlibur ke kota dimana dia di besarkan bersama teman-temannya dan kali ini mereka semua akan berkumpu.l


"Selamat pagi dunia".


sapa Zefa dengan sembari melihat ke luar jendela kamarnya, Thank you GOD buat Anugerahmu hari ini".


Setelah itu zZefa menyedup secangkir kopi menemani dia mempersiapkan segala keperluan yang akan dia bawah selama berlibur.


Tiba-tiba zefa teringat akan seseorang, yah Qin-qin


teman cowok yang sewaktu dulu bersama di sekolahnya itu.


Dengan cepat Zefa memencet panggilan di handponenya yang terterah dengan nama"Qin-qin",


tak lama ada sapaan di ujung panggilan sana,


"Hallo, slamat pagi", jawab Qin-qij dari seberang sana".


"Hallooo Qin, kamu apa kabar".


"Aku baik, kamu apa kabar Fa".


"Aku baik,Ohh iaa Qin, liburan kali ini kamu kemana?

__ADS_1


" Aku di jakarta ajah Fa, soalnya lagi mau event juga".


" Yah udah dech Qin, sukses yah, aku kali ini pulang loh".


"Yah udah salam ajah yah buat semua yang di sana, jangan lupa balik bawah oleh-oleh yah".


" Okelah Qin, yah udah semangat".


"Yah udah Qin sampai jumpa lagi".


"Seee youu Fa, hati-hati yah".


" Ok Qin".


percakapan mereka pun selesai.


setelah itu nonton bioskop yah walau sendirian tak ada yang temani tapi zefa happy ajah.


Seusai nonton Zefa pulang ke rumah dan tidur sebentar menunggu jam keberangkatannya pukul Enam pagi dini hari.


Setelah tidur beberapa jam Zefa bangun di pukul Lima pagi dan mulai mandi dan mempersiapkan diri untuk segera ke bandara.


Zefa yang hanya memakai britel, di padukan dengan topi rajutan dan rambut panjangnya di kepang dua, berkacamata dan memakai sepetu cast warna senada dengan warna jeans britel nya itu serta tak lupa juga syal yang selalu dia bawah ke mana-mana.


Zefa kelihatan sederhana namun kecantikannya tetap mempesona, apalagi saat dia tersenyum wajahnya akan terlihat sangat imut, walau kenyataannya zefa telah berusia lebih dari 20tahun.


Taksinya sudah menuju ke bandara, Zefa begitu menikmati, sesampainya di bandara Zefa langsung menuju tempat cek in dan setelah semuanya selesai

__ADS_1


kini Zefa telah berada di dalam pesawat.


Setelah mendengar aba-aba dari pramugari yang memberi instuksi kepada penumpang pesawat, kini pesawat mulai perlahan-lahan lepas landas meninggalkan bandara dan kini pesawat itu melintasi tingginya langit


Zefa yang selalu membawa buku untuk di baca dan laptopnya juga yang tak ketinggalan untuk dia menulis.


di sepanjang perjalanan kurang lebih dua jam lebih kini Zefa telah tiba di bandara kota yang dia tuju.


"Welcome to Ambon manise", begitulah ucap Zefa, dengan begitu antusias saat dia melihat ke empat temannya sedang berada di ujung jalan sana menanti kedatanganny.a


" Zefaaaaaa.... teriak Vika dan yang lainnya


berlarian bersama dan saling berpelukan, mereka tak peduli dengan orang-orang di sekitar mereka yang sedang melihat ke arah mereka.


Senang banget kata zefa sambil memeluk Vika, Jey, Imanuel dan , Richart secara bergantian


"Yuk, kita jalan , dah lapar ni kata Zefa membuat mereka serempak menertawakan dirinya".


" Fa, Zefa",kamu itu dari dulu ngak berubah yah


makan meluluh yang kamu pikirin,


ejek Jey, yang membuat Zefa cemberut.


"Ia...ia ...aia.


Ia udah jalan yuk. dan mereka berlima pun meninggalkan bandara dan menuju ke tempat dimana mereka akan makan.

__ADS_1


Sambil bercanda riang di dalam mobil membuat Zefanya begitu bahagia bisa berkumpul lagi dengan teman-temannya, dan mereka berlima semakin membuat suasana hari itu begitu bahagia.


__ADS_2