
Jeon jungkook seorang pemuda bergigi kelinci yang baru memasuki bangku sekolah menengah atas selalu menjalani hidupnya mandiri, orang tua nya meninggal karena kejadian beberapa tahun yang lalu tapi bukan berarti dia tidak memiliki keluarga, dia masih memiliki 6 orang hyungdeul tapi mereka tidak pernah memperhatikan nya lagi sejak kematian orang tuanya.
Hari ini adalah hari pertama nya masuk ke sekolah menengah atas , jadi dia harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan segala kebutuhannya termasuk membuat sarapan sendiri, karena setiap dia bangun pagi maka para hyung nya sudah berangkat pergi bekerja ataupun berdiam diri di dalam kamar sampai dirinya pergi barulah mereka keluar dari kamarnya.
Menyedihkan bukan itulah yang di rasa oleh jungkook dia hanya bisa memandang masing-masing pintu kamar hyungdeul nya tanpa bisa mendekatinya dia hanya bisa melihat dari kejauhan.
Dia selalu berharap supaya hyungdeul nya bisa kembali lagi seperti dulu yang mana mereka penuh kehangatan dan kasih sayang bukan yang seperti menjadi yang dingin dan tak tersentuh olehnya
Saat ini dia masih memandangi dirinya sendiri yang telah memakai seragam lengkap sekolah barunya di depan kaca rias yang ada di kamarnya dan menghembuskan nafasnya pelan setidaknya walaupun hyungdeul nya tidak pernah memperdulikan nya mereka tetap masih mau membiayai biaya sekolah nya dan dia tersenyum ke arah kaca di depannya lalu tersenyum dan setelah itu dia langsung bergegas ke dapur untuk menyiapkan bekal nya untuk di sekolah nanti.
"Selamat pagi yeontan." sapa jungkook pada anjing milik hyung nya yaitu jeon taehyung walaupun milik hyung nya tapi jungkook sangat menyayangi yeontan, karena hanya yeontan yang menemani hari-harinya saat berada di rumah.
Setelah itu dia langsung menuju dapur dan membuat masakan yang sangat mudah dan praktis yaitu nasi goreng, selesai memasak dia langsung memasukkan masakan nya kedalam kotak bekal setengah dan setengahnya lagi dia makan untuk sarapan. selesai sarapan dia langsung pergi menuju sekolah barunya menggunakan bis umum karena para hyung nya tidak mau mengantar dan menjemputnya untuk sekolah jadi mau tidak mau dia harus menggunakan bis.
{At school of performing arts seoul/SOPA}
Sesampainya di sekolah nya jungkook dapat melihat banyak siswa yang di antarboleh keluarga nya baik itu orang tua ataupun kakaknya, dia yang melihat pemandangan itu hanya bisa tersenyum miris, andai hyungdeulnya seperti itu.
Tak mau berlama-lama melihat banyak pemandangan yang membuat dia hanya bisa tersenyum miris, jungkook langsung bergegas masuk ke dalam sekolahnya dan segera mencari ruang kelas dan tempat yang telah ditentukannya.
Sekarang jungkook sudah berada di dalam ruang kelas nya dan dia hanya berdiam diri sambil mendengarkan lagu yang dia dengar melalui earphone yang di sambungkan pada handphone nya sambil membaca sebuah buku.
Saat sedang asyiknya membaca buku sambil mendengarkan musik dia tidak sadar bahwa ada seseorang yang menarik bangku dan duduk di sebelahnya dan dengan lancangnya orang itu menarik buku yang sedang jungkook baca, hal itu membuatnya langsung mengalihkan pandangannya ke sebelah kanan nya dan mata nya langsung membulat sempurna melihat siapa yang ada di sebelahnya.
"Hai jungkook-ah" sapa orang itu sambil tersenyum lebih tepatnya menyengir lebar kearah jungkook
__ADS_1
"Sehun." ucap jungkook sambil tersenyum cerah dan memperlihatkan gigi kelinci nya di depan sahabat kecilnya yang berada di hadapannya
"Setelah sekian lama akhirnya kita bertemu lagi ya" ucap sehun masih mempertahankan senyumnya kearah jungkook
"Boleh aku duduk di sampingmu?" kata sehun lagi
" Tentu, kenapa tidak." ucap jungkook
Mendengar ucapannya jungkook membuat sehun tersenyum senang dan langsung meletakkan tas nya di atas meja setelah itu dia kembali menatap jungkook dan bertanya
"Uhm... jungkook" panggil sehun agak ragu kepada jungkook
" Ya ada apa hun-ah?" tanya jungkook pada sehun
"Mianhae kook-ah , tak seharusnya aku mempertanyakan itu padamu" sehun merasa bersalah melihat jungkook yang masih memasang raut sendu nya dan tak menjawab pertanyaannya
Jungkook yang mendengar suara sehun sarat akan rasa bersalah langsung tersenyum menenangkan kearah sehun agar sehun tak merasa bersalah kepadanya yang mana senyum itu bukannya menghilangkan rasa bersalah malah menambah rasa bersalah sehun pada jungkook.
"Sekali lagi maaf kook-ah" ucap sehun pada jungkook
" Tak apa hun-ah, aku tidak akan mempermasalahkan jika kau bertanya tentang masalah ku dan hyungdeul" balas jungkook sambil tersenyum
"Aku dan hyungdeul belum berbaikkan lebih tepatnya mereka yang tidak mau walaupun aku sudah berusaha agar bisa berbaikkan dengan mereka mungkin mereka masih belum bisa memaafkan ku sampai sekarang" sambung jungkook lagi sambil tetap tersenyum walaupun mata nya sudah berkaca-kaca saat bertatapan dengan sehun.
mlihat itu sehun merasa tak tega dan dia hanya bisa mengelus punggung jungkook berusaha untuk menenangkannya karena jungkook telah meneteskan air matanya bahkan bahu nya sedikit bergetar
__ADS_1
"Mianhae kook-ah, maaf membuat mu menjadi menangis seperti ini" kata sehun sambil terus mengelus elus punggung jungkook yang sudah tak bergetar lagi sepertinya jungkook sudah mulai tenang dan tak berapa lama jungkook menegakkan kepalanya sembari menghapus sisa air mata di wajahnya dan menatap sehun
"Tak apa sehun-ah jangan terus menyalahkan diimu terus menerus, aku baik-baik saja" kata jungkook pada sehun
" Ya baiklah kalau begitu kook-ah aku hanya merasa tak enak padamu" ucap sehun sambil menggaruk tengkuknya
" Tak masalah hun-ah" balas jungkook tersenyum
" Lupakan, bagaimana kalau kita ke kantin kook-ah" ajak sehun sambil berusaha menciptakan suasana baru agar jungkook melupakan kejadian yang tadi terjadi
" Tapi aku membawa bekal hun-ah, kalau aku ke kantin nanti bekal ku tidak termakan dan nanti terbuang sia-sia" ucap jungkook berusaha menolak ajakan sehun
Mendengar itu sehun menghembuskan nafasnya kasar.
"Kau kan bisa membawa bekal mu ke kantin dan aku akan memesan makanan di sana dan kita makan bersama kau makan bekalmu aku makan pesanan ku bagaimana kook-ah?" ucap sehun sambil bertanya kearah jungkook yang sepertinya ingin menolak ajakan sehun.
" Tapi-..." belum sempat jungkook menyelesaikan kalimat nya sehun langsung memotong nya
"Tak ada tapi-tapian Mr.Jeon kau harus ikut aku ke kantin sekarang dan bawa bekalmu kesana ,ayoo" kata sehun yang tak bisa di bantah lagi dan jungkook yang mendengar itu hanya mengangguk pasrah dan mengikuti ucapan sehun
" Ya ya ya baiklah Mr. Oh yang pemaksa" kata jungkook dengan sedikit sindiran untuk sehun, sedangkan yang disindir hanya pura-pura tidak mendengar hal itu membuat jungkook mendengus kesal kearah sehun.
"Kajja" kata sehun bersemangat dan langsung menarik jungkook menuju kantin sedangkan yang di tarik hanya pasrah saja
To be continued....................
__ADS_1