
Hari sudah berganti dan jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi minggu yang cerah ini baik jimin ataupun jungkook telah bangun dari tidurnya dan mereka memilih untuk membersihkan diri mereka secara bergantian di kamar mandi yang berada di kamar jungkook.
Setelah selesai membersihkan diri mereka berdua memilih untuk pergi ke balkon kamar untuk menghirup udara pagi yang segar sejenak
Hampir 10 menit mereka menikmati keheningan sambil menghirup udara pagi sampai salah satu dari mereka memecahkan keheningan dengan membuka suara.
" Kookie ayo kita pergi ke bawah dan sarapan" ajak jimin pada jungkook sejenak jungkook berfikir atas ajakan jimin dan tak lama jungkook menyetujui nya dan mereka pun langsung meninggalkan balkon dan keluar dari kamar milik jungkook dan langsung menuju ke arah meja makan untuk sarapan.
Tapi baru setengah perjalanan di anak tangga jungkook menghentikan langkahnya dan itu membuat jimin juga menghentikan langkahnya dan menatap jungkook bingung.
"Kenapa berhenti kookie?" tanya jimin bingung yang membuat jungkook menatapnya lalu menggelengkan kepala nya pelan.
" Ehm hyung sepertinya aku akan mencari sarapan di luar saja hyung" ucap jungkook yang membuat jimin mengernyitkan keningnya karena merasa aneh dengan jungkook sekarang.
Sejenak jimin memikirkan alasan di balik kenapa jungkook tiba-tiba ingin sarapan di luar padahal sebelumnya dia telah menyetujui bahwa akan sarapan bersama sekilas dia melirik jungkook yang tengah menatap fokus ke suatu titik melihat itu jimin langsung mengikuti arah pandang jungkook.
Seketika jimin merasa sesak dan menatap jungkook sedih setelah mengetahui apa yang dilihat jungkook sedangkan jungkook hanya bisa menatap sedih ke arah pemandangan yang ada di depan nya yang mana di meja makan seokjin dan yang lainnya sedang sarapan sambil bercanda ria seolah lupa bahwa ada orang lain yang juga ingin bergabung bersama dengan mereka.
Dan sekarang jimin paham kenapa jungkook tiba-tiba ingin sarapan di luar karena jungkook tidak ingin merusak suasana sarapan yang lainnya kalau dia ikut bergabung untuk sarapan karena pasti seokjin dan yang lainnya tidak akan menerima nya meskipun hanya untuk sekedar bergabung untuk sarapan.
" Hmm kookie-ah kalau begitu hyung juga akan ikut bersamamu dan kita akan sarapan di luar, bagaimana?" kata jimin sambil bertanya yang membuat jungkook langsung melarang jimin untuk ikut bersamanya.
" Tidak hyung, sebaiknya hyung tidak usah ikut denganku lebih baik hyung sarapan di rumah saja" kata jungkook yang berusaha agar jimin tidak ikut bersamanya.
" Tapi kenapa kau melarang hyung untuk ikut dengan mu kookie-ah" ucap jimin
" Karena aku yakin bahwa saat ini para hyundeul sedang menunggumu bergabung dan sarapan dengan mereka dan juga aku takut mereka menganggap bahwa kau lebih mementingkan diriku dibandingkan dengan. mereka hyung".
__ADS_1
Mendengar penjelasan jungkook jimin hanya menggangukkan kepalanya merasa paham dengan penjelasan jungkook dan dia juga merasa paham akan ketakutan jungkook terhadap hyungdeul yang lainnya.
Melihat jimin mengganggukkan kepalanya itu membuat jungkook lega karena beranggapan bahwa jimin akan mengikuti ucapannya, tapi sepertinya itu tak berlangsung lama.
Karena yang namanya jimin tak akan pernah lepas dari sifat keras kepalanya, penjelasan jungkook tadi pun tidak membuat dia berubah pikiran dan berujung membiarkan jungkook pergi sarapan di luar, dia tidak akan pernah membiarkannya.
" Tapi walaupun begitu hyung tetap tidak akan membiarkanmu pergi sendiri kook-ah, hyung akan tetap ikut dan saat ini hyung tidak menerima penolakan darimu kookie" tegas jimin yang membuat jungkook menganggukkan kepalanya pelan dengan pandangan sendu sarat akan ke khawatiran dan ketakutan.
" Dan kau tidak perlu takut ataupun khawatir akan reaksi seokjin hyung dan yang lainnya kookie, karena hyung tidak akan membiarkan kau disakiti lagi oleh mereka meskipun itu hanya sebuah perkataan yang keluar dari mulut mereka hyung tak akan segan-segan menghajar mereka kookie, jadi tenangkan dirimu sekarang paham?" jimin berbicara seperti itu berupaya agar jungkook agar tidak merasa takut.
Sedangkan jungkook hanya menuruti ucapan yang keluar dari mulut jimin sedangkan jimin tersenyum senang karena jungkook mau menuruti ucapannya.
" Nah kalau begitu sebaiknya sekarang kau tunggu hyung di garasi rumah sebentar, sementara hyung mau mengambil kunci mobil milik hyung yang hyung taruh didapur" suruh jimin pada jungkook sedangkan jungkook langsung menuruti ucapan jimin dan berlalu dari hadapan jimin dan keluar dari rumah menuju garasi rumahnya.
Setelah kepergian jungkook, jimin kembali melanjutkan langkah nya menuju dapur untuk mengambil kunci mobil miliknya yang dia letakkan di sana setelah itu pergi bersama jungkook untuk sarapan di luar.
" Eoh jimin kau sudah datang, ayo bergabung ke sini kita sarapan bersama" ajak seokjin pada jimin sambil tersenyum tetapi jimin hanya menggelengkan kepala nya pada seokjin.
" Maaf hyung tapi aku tidak bisa bergabung bersama kalian, karena aku ingin pergi sarapan bersama jungkook di luar" mendengar ucapan jimin lantas membuat seokjin melunturkan senyumnya sedangkan yang lain langsung menghentikan kegiatan sarapan mereka dan seketika suasana menjadi hening tanpa suara.
" Eoh kenapa kalian menjadi diam semua, apa perkataanku ada yang salah," Kata jimin heran melihat tingkah saudara-saudara nya ini yang langsung diam seketika ketika dia berucap bahwa dia akan pergi sarapan bersama jungkook. dan menurutnya tidak ada yang salah dari semua ucapannya ini.
" Tentu saja ucapan mu itu salah jimin-ah" itu namjoon yang berucap yang membuat jimin menatap namjoon dengan pandangan yang bertanya.
" Salah nya ucapanku dimana namjoon hyung?" tanya jimin pada namjoon.
" Salahmu itu karna kau memperdulikan si pembawa sial itu jimin" ucap yoongi yang memotong pembicaraan antara jimin dan namjoon.
__ADS_1
Mendengar ucapan yoongi langsung membuat jimin naik pitam dan wajah memerah menahan emosi, dan dia bertambah marah saat melihat seokjin,namjoon dan hoseok terlihat menyetujui ucapan yoongi sedangkan taehyung hanya diam tanpa mengeluarkan suara sedikitpun karena sebenarnya dia juga bingung harus bersikap seperti apa.
" Sudah aku bilang jangan pernah menyebut jungkook dengan mulut sampah mu itu yoongi-ssi!!! atau-"
" Atau apa jimin-ah?!!" ucap yoongi yang memotong ucapan jimin dengan nada yang meremehkan.
" ATAU AKU AKAN MENGHABISIMU SAAT INI JUGA YOONGI-SSI!!" ucapan jimin pun langsung membuat semua orang yang ada di sana terkejut tak terkecuali taehyung yang sedari tadi hanya diam.
" JANGAN GILA KAU JIMIN!!, KAU BERNIAT MEMBUNUHNYA!!" bentak seokjin pada jimin yang membuat jimin langsung berbalik membentak seokjin.
" YA KAU BENAR AKU MEMANG SUDAH GILA!!, DAN ITU SEMUA KARENA KALIAN TERUTAMA KAU DAN DIA!!" bentak jimin sambil menunjuk seokjin dan yoongi tentunya.
Melihat pertengkaran itu semua lantas membuat namjoon langsung mengangkat suara bertujuan untuk menengahi pertengkaran tersebut
" Bersikap lah sopan jimin-ah terhadap seokjin hyung dan yoongi hyung biar bagaimana pun mereka itu hyungmu!!" kata namjoon tegas yang mana perkataan namjoon itu malah menimbulkan tawa remeh dari jimin.
" Hahaha sopan kau bilang hyung hahaha, ATAS DASAR APA AKU HARUS BERSIKAP SOPAN PADA MEREKA!!" melihat jimin yang semakin menjadi itu langsung membuat namjoon menjadi terpancing emosi.
" Karena mereka itu hyung tertua kau dan juga kita jimin!! jadi tolong bersikap lah sopan pada mereka" namjoon berusaha untuk menekan emosinya terhadap jimin.
" Untuk apa aku harus bersikap sopan kepada mereka sedangkan sikap mereka sama sekali tidak mencerminkan sedikitpun citra sebagai seorang hyung, yang aku tau seorang hyung itu akan selalu menyayangi dan melindungi adiknya bagaimana pun keadaannya dan sekecewa apapun seorang hyung terhadap adiknya pasti dia akan memaafkannya bukan malah makin menyalahkannya, apalagi menyalahkan sang adik tanpa alasan yang jelas dan tanpa mau mencari tau akan kebenaran yang sesungguhnya dan lebih parahnya lagi kalau semua itu hanya sebuah kesalahpahaman yang harus membuat sang adik menderita bahkan memakinya dengan kalimat sampah yang tidak bermoral. kurasa kalian semua cukup cerdas untuk mengerti apa yang aku ucapkan terutama kau seokjin hyung!! setelah mengucapkan itu jimin langsung mengambil kunci mobil miliknya yang kebetulan berada tidak jauh dari tempat dia berdiri.
Dan setelahnya dia langsung melangkah meninggalkan dapur dan pergi untuk menemui jungkook yang sedang menunggu nya di garasi rumah dan langsung pergi membawa jungkook menjauh dari rumah dan menelusuri jalan untuk mencari tempat makan yang pas untuk mereka berdua.
Dan meninggalkan mereka semua yang membatu di meja makan akibat dari ucapan jimin dan setelahnya satu persatu dari mereka meninggalkan meja makan tanpa menghabiskan makanan mereka karena merasa sudah tidak berselera lagi untuk melanjutkan makan mereka dan memilih untuk pergi ke kamar mereka masing-masing.
To be countinued...................
__ADS_1