Mihrab Cinta Kanzul Arsy

Mihrab Cinta Kanzul Arsy
Pertemuan


__ADS_3

Pagi ini nampak begitu cerah,mentari bernari dan tersenyum indah. Andai setiap melangkah seceria pagi ini tentu akan bersemangat menjalani kehidupan.


...Tiba-tiba aku terbayang sesosok wanita ceria yang bermata teduh itu menyajikan teh hangat di meja dan menyiapkan sarapan di meja makan atau kotak bekalku.pasti ini akan sangat membahagiakan diriku.aku merasa sangat bahagia bila setiap hari wajah manisnya tersenyum untukku. ya dia adalah Syahira,beberapa minggu ini aku begitu merindukannya. pertemuan terakhir kami ketika di majlis dan ia membacakan ayat Al-Qur'an. mendayu- dayu membuatku tampak bahagia.indahnya jika saja memperistri gadis sepertinya.tapi saat ini syahira belum juga menamatkan SMA nya.pasti cita-cita itu akan sirna....


"ayat...ayat...tolong emak dulu yat !"


aku beranjak ke dapur menuju panggilan emak


"kenapa mak?" tanyaku kebingungan


"ini yat,kompor gak nyala-nyala emak bingung dah yat"


aku mencoba memperbaiki sedikit-sedikit yang aku bisa,ternyata selangnya digigit tikus dan aku harus segera ke toko untuk membeli selang yang baru,karna selangnya selain digigit tikus juga sudah termakan usia. kubawa contoh selang yang ada dirumah biar semakin pas ketika aku ganti yang baru.


-Di Toko-


aku bergegas membawa contoh selang ke toko pak haji yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahku,setelah mengamati pak haji mengambilkan selang yang baru dan memberikannya kepadaku. di sebelah toko pak haji aku melihat sesosok gadis cantik yang mengenakan jilbab berwarna peach dan baju senada, aduhai cantiknya gadis itu ia pun menoleh ke arahku dan tersenyum. sungguh aku tak menyangka dapat berjumpa dengan syahira di tempat yang tidak pas ini. ia kemudian menghampiriku


"ka ayat lagi beli apa disini?" sapanya dengan sangat lembut

__ADS_1


" oh ini beli selang gas ,syahira lagi apa?"


" ini ka aku lagi beli pulsa buat isi kuota"


"eh iya ka,rumah kaka jauh nggak dari sini"


" deket ko ,syahira mau mampir" tawarku


"sebenarnya aku punya kawan lho ka dekat sini cuma aku lupa no rumahnya,aku cuma ingat patokan rumahnya saja, dekat masjid hijau ka"


aku berfikir sejenak bukankah masjid hijau adalah masjid kakekku


" namanya elisnawati biasanya kami akrab memanggil euis"


"lho. itu adik kaka lho"


" masyaAllah tabarakallah gak sangka ya ka, syahira ingin mengembalikan buku ini ke euis, buku ini syahira pinjam sekitar 10 hari yang lalu, bagus sekali lho ka bukunya"


"buku...! sejak kapan euis suka buku"

__ADS_1


aku sebagai kakanya hampir tak percaya jika adik semata wayangku suka membaca karna setauku selain jalan-jalan ia hanya hobi main game dan rebahan.


syahira hanya mengangkat pundaknya dan tersenyum


"boleh lihat bukunya?" penasaranku semakin berkecamuk


syahira mengeluarkan bukunya dan memperlihatkan kepadaku


"Rabiah al'adawiyah hikayat cinta suci" lho itu kan bukuku yang kata euis mau digunakan untuk membuat makalah wanita suci


"maaf sya itu buku kaka,sya mau pinjam lagi atau gimana?"


"oh itu buku kaka kalau gitu sya balikin ya ka"


"lho kamu gak jadi mau ketempat euis?" tanyaku


"next time saja deh ka" syahira melihat jam tangan di pergelangannya yang sangat putih bersih.


"Baik kalau gitu, sya hati-hati ya"

__ADS_1


ia hanya tersenyum dan memberhentikan angkot di depannya tanpa melirik dan melambaikan tangannya. ternyata euis sekelas dengannya. aku akan bertanya banyak tentang dirinya yang sangat mempesona, lamunanku terhenti saat bunyi klakson di depanku berulang-ulang bersahutan,ternyata motorku menghalangi jalur jalan yang akan ia lalui,sambil mengucap maaf aku pun berlalu pergi.


__ADS_2