Mina Love Story

Mina Love Story
Bab 21


__ADS_3

Jae Ho pulang bekerja dan Ibunya langsung menyambarnya dengan banyak pertanyaan. Jae Ho tidak berani berterus terang karena ia satu-satunya anak yang di miliki ibunya yang selalu dibanggakan. Ia tak ingin mengecewakan ibunya, sehingga ia berbohong padanya. Ia menyangkal semua pernyataan istrinya.


A Young berteriak dan memaki suaminya yang sudah berbohong. Tapi ibu mertuanya sudah tentu pasti membela anak semata wayangnya yang ia banggakan.


Bagai tersambar petir A Young telah dikhianati suaminya, bahkan mertuanya malah membela anaknya yang sudah berselingkuh.


"Ibu mertua, Ayah Do Hyun... Cepat atau lambat fakta akan terungkap. Serapat apapun Jae Ho menyembunyikan selingkuhannya. Pasti akan ketahuan juga." Isak tangis A Young didepan suami dan ibu mertuanya.


Jae Ho terdiam di meja makan sambil menyeruput kopi, ibu mertuanya berlalu menuju kamarnya karena tak ingin berkelanjutan berdebat dengan menantunya.


A Young muak melihat suaminya yang tanpa rasa bersalah telah berbohong pada ibunya dan juga menyelingkuhi dirinya. Kemudian ia pergi ke kamarnya dan menguatkan dirinya dengan memeluk Do Hyun kecil dan Eun Bi yang masih bayi. Air matanya jatuh sangat deras.


...***...


Singkat cerita Nenek mendapat telepon dari kepolisian yang mengabarkan bahwa mobil yang dikemudikan Jae Ho mengalami kecelakaan. Nenek, A Young beserta anak-anak bergegas menuju rumah sakit.


Dokter menyampaikan berita bahwa kedua kaki Jae Ho mengalami patah tulang, kabar baiknya kakinya tidak usah di amputasi. Namun Jae Ho diharuskan memakai gips dan kursi roda selama beberapa tahun.


Nenek menangisi Jae Ho. Ia tidak tega melihat anak satu-satunya kesakitan.


"Ibu, aku akan segera membaik. Tidak usah menghawatirkan aku." Ucap Jae Ho menenangkan ibunya.


Tiba-tiba media mengabarkan berita bahwa pimpinan JH Group mengalami kecelakaan bersama sekertarisnya. Dan lebih gawatnya berita Jae Ho dan Aera mengalami kecelakaan sepulang dari dokter kandungan. Kabar itu meluas begitu saja.


Kabar yang mengatakan pimpinannya telah berselingkuh membuat nilai saham perusahaan tersebut turun drastis dan nyaris bangkrut.


Kabar tak mengenakan itu sampai di telinga nenek. Kemudian nenek menyambangi ruang VIP rumah sakit disebelah ruangan Jae Ho.


Aera hanya mengalami luka-luka kecil disekitar siku dan kakinya. Kandungannya? Selamat.


Nenek menangis sejadi-jadinya ketika mendengar pernyataan dari Aera yang mengabarkan bahwa ia telah menjadi selingkuhan anaknya sejak lama dan sedang mengandung buah hatinya 7 bulan.


...***...


Dokter memperbolehkan Jae Ho pulang dengan syarat ia harus kontrol ke rumah sakit sedikitnya 2 kali dalam satu minggu.


Nenek mengurung dirinya di dalam kamar seraya berpikir apa yang harus ia lakukan untuk menyelamatkan perusahaan juga keutuhan rumah tangga Jae Ho.

__ADS_1


Sementara itu A Young yang sudah tidak kuat serumah dengan suami dan ibu mertuanya, memutuskan untuk pergi dari rumah dan berniat untuk menceraikan Jae Ho ayah Do Hyun.


Melihat A Young yang bergegas pergi membawa kedua anaknya, nenek tidak tinggal diam.


Nenek menyuruh asisten rumah tangganya sementara membawa Do Hyun dan Eun Bi ke taman. Sementara itu ia ingin berbicara dengan A Young.


"A Young, maafkan aku yang dulu tidak mempercayaimu. Maafkan juga Jae Ho. Aku mohon." Nenek sampai berlutut dihadapan menantunya.


"Ibu, berdiri! Ibu tidak usah melakukan itu. Semua kesalahan Jae Ho. Kesalahan Ibu hanya mempercayai anak Ibu!" Jawab A Young tegas.


"Bagaimana nasib Jae Ho dan cucu-cucuku. Aku tidak sanggup kehilangan cucu kesayanganku. Aku mohon jangan sampai cucuku mengetahui kesalahan Jae Ho. Ibu berjanji akan memperbaiki semuanya. Cucuku jangan sampai membenci ayahnya. Hanya Jae Ho dan cucuku yang aku miliki A Young." Tangisnya.


A Young terdiam seraya berpikir. Air matanya sudah kering karena terlalu sering tersakiti dengan fakta bahwa suaminya berselingkuh juga memiliki benih di rahim wanita lain.


"Baiklah Ibu, aku akan ambil alih perusahaan. Aku akan mengembalikan perusahaan ke masa jayanya kembali. Ibu bisa terus bersama dengan anakku. Tapi jangan sampai ibu ikut campur dengan apa yang aku kerjakan." Ujar A Young mantap dengan pilihannya.


"Baiklah A Young, kalau itu maumu. Yang terpenting Do Hyun dan Eun Bi tetap bersamaku."


A Young memutuskan untuk fokus pada perusahaan milik suaminya yang hampir bangkrut. Do Hyun dan Eun Bi lebih sering bersama dengan nenek dan ayahnya.


"Pergilah ke Amerika! Aku akan membiayai semua kebutuhan anak itu!" Ucap nenek pada Aera.


"Tapi aku tidak bisa pergi kesana, bagaimana dengan Jae Ho Ayahnya? Anak ini harus mengetahui ayahnya." Jawab Aera sambil menangis.


"Aku tidak akan membiarkan anak itu bertemu dengan ayahnya! Aku menjamin 100% kalau kamu tidak menuruti perintahku. Maka dengan terpaksa akan kulakukan segala cara untuk menyingkirkanmu! Tapi jika kamu menurutiku, aku berjanji suatu hari nanti anak itu akan menjadi bagian keluargaku juga." Ucap nenek.


Aera tidak memiliki pilihan lain selain menuruti perintah Ibu Jae Ho. Karena ia tidak memiliki siapapun untuk membantunya. Ia pergi ke Amerika dan melahirkan disana.


Setelah itu, nenek menghubungi semua koleganya, ia meminta semua media untuk men-take down berita mengenai skandal Jae Ho bersama sekertarisnya. Nenek ingin menghilangkan jejak cacat anak kesayangannya. Terlebih nenek tidak ingin cucu-cucunya mengetahui keburukan ayahnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


(Kembali ke masa ini.)


Lube telah kembali ke Indonesia. Dan Mina sendirian lagi di aprtemennya. Ia memikirkan Do Hyun. Kemudian ia memutuskan untuk meneleponnya.


"Do Hyun, bagaimana kabarmu? Apakah kamu baik-baik saja?" tanyanya.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja Mina."


"Kapan kamu akan kembali ke apartemenmu?" tanyanya lagi.


"Mungkin sore ini. Ada apa?"


"Ah tidak apa-apa. Aku hanya bertanya." Jawab Mina salah tingkah dan tidak berani jujur kalau sebenarnya ia merindukan tetangganya itu.


"Ya sudah aku tutup teleponnya."


"Eh tunggu-tunggu, kabari kalau kamu sudah sampai dirumah ya."


"Hmmmm."


Do Hyun kemudian mematikan teleponnya.


...***...


Hari sudah malam, Mina belum mendapat kabar dari Do Hyun. Apakah dia sudah pulang atau belum ke rumahnya.


Mina memutuskan untuk memencet bell pintu miliki Do Hyun.


Dibukakan nya pintu itu. Mina sedikit bete dengan Do Hyun yang tidak mengabarinya.


"Kenapa kamu tidak memberi tahuku kalau kamu sudah pulang?" cerocos Mina.


Do Hyun hanya menatapnya tanpa memberikan jawaban dengan melipat kedua tangan di dadanya.


Mina menerobos masuk sambil mengomeli Do Hyun yang mengabaikan perhatian darinya.


Do Hyun mengekorinya dari belakang dan dengan sabar mendengar suara Mina yang nyerocos berpidato padanya.


Dibaliknya tubuh Mina, kemudian Do Hyun memeluknya dengan erat.


"Diamlah. Aku sedang lelah." Suara berat Do Hyun seketika membungkam mulut Mina.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2