My Adoreable Girlfriend

My Adoreable Girlfriend
chafter 2


__ADS_3

"Ah menyebalkan sekali".teriak kinara prustasi mengingat kejadian tadi malam gimana dia harus menahan lapar, dan juga merasakan kekesalan karena tingkah bos sekaligus suaminya itu.


" Kamu kenapa? ".kinara terkejut ketika di tanya tiba-tiba.


" ah membuatku terkejut saja".kata kinara setenagh berteriak karena terkejut.


"kinara bukan ? ".katanya lagi sambil menunjuk ke arah kinara, kinara berpikir keras siapa kira-kira laki-laki yang ada di depanya ini.


" yha saya , anda siapa? ".


" kevin ".katanya sambil menyodorkan tanganya ke arah kinara, kinaramenjabat tangan laki-laki itu walau masih tidak mengingat siapa yang ada di depanya ini.


" Ah senior,kamu kenapa ada disini ?".tanyanya heran melihat kalau yang menegurnya itu adalah seniornya ketika kuliah dulu.


"ternyata benar kamu kinara".jawabnya lagi dengan senyum lebar.


"ah aku ada perlu dengan rey, kamu sekertaris barunya ? ".tanya kevin yang terlihat senang karena sudah lama tidak bertemu dengan juniornya ini.


" benar, senior itu ..? ".


" temanya rey".kinara menutup mulutnya dengan segera karena sedikit terkejut.


("kalau rey dan kak kevin berteman berarti dia tahu dong kalau aku istrinya bos setan itu"). gumam kinara dalam hati.


"senang sekali bisa bertemu dengan kamu disini".kevin mengeluarkan kartu namanya dan memberikanya pada kinara.


" ini kartu namaku.. Owh yha aku sedang buru-buru untuk bertemu dengan rey".


"dia ada di dalam , kak kevin bisa langsung masuk saja kalau memang ada janji"


" tolong jangan bicarakan hal itu di kantor,kami sudah sepakat untuk merahasiakanya".ucapnya dengan sedikit bisik-bisik.


"baiklah..Kenapa? Kamu terlihat kesal".tanyanya lagu, sebenarnya kinara sudah sangat canggung saat ini , di tambah seniornya itu dulu adalah teman dari suaminya.


"ah tidak ada , Aku harap senior tidak membocorkanya pada orang lain".kata kinara dengan takut-takut, senior itu hanya menahan tawa melihat tingkah kinara.


" membocorkan apa?".tanyanya dengan sengaja.


"masalah aku dengan tuan rey..". Belum sempat kinara menyelesaikan ucapanya , senior itu langsung memotong pembicaraanya.


" tenang saja ..apa rey ada di dalam".kinara hanya menjawab dengan anggukan, lalu mempersilahkan seniornya itu masuk .


"kenapa senior ada disini, apa dia rekanya rey? ah sudahlah itu bukan urusanku".ucapnya dengan segera lalu , buru-buru membereskan dokumen yang sejak tadi menumpuk di atas mejanya.


Selang beberapa jam kevin dan rey keluar dari dalam ruangan mereka seperti tengah mengobrolkan tentang sesuatu, sebisa mungkin kinara bersikap biasa saja dan tidak terlihat.


"kinara ".di panggil dengan ramah tentu bagaimanapun dia menghindar tetap tidak akan bisa kalau sudah di sapa.


" iya tuan kevin ? ".jawabnya dengan tersenyum ramah yang di paksakan.


" senang bertemu denganmu, kapan-kapan kalau ada waktu kita bisa pergi kencan.. Owh yha aku lebih suka kamu memanggilku senior dari pada tuan".kinara takut-takut dengan ucapan yang barusan kevin ucapkan, namun sepertinya dia saja yang terlalu khawatir, rey bahkan tidak perduli dengan apa yang baru saja kevin lakukan padanya.


"tentu saja senior... Kapan-kapan aku pasti menghubungimu untuk kencan".jawab kinara dengan jawaban yang di tekankan dengan tidak lupa tersenyum ramah.

__ADS_1


" kalau begitu sampai jumpa".


*****


Gia yang baru saja datang dan melihat sahabatnya seperti tengah kelelahan tentu saja sangat khawatir.


"apa kamu baik-baik saja ? ".


" apa aku terlihat baik-baik saja ? ".


" itu.... "


"bekerja di kantor ternyata semelelahkan ini gi, ternyata keputusanku untuk tidak mengambil alih perusahaan papaku itu keputusan yang benar".ucapnya dengan sambil mengobrak-abrik minuman yang ada di depanya dengan sedotan.


" itulah alasan kenapa aku lebih suka menghabiskan uang daripada bekerja.. Apa kamu ingin bekerja sepertiku kin".kata gia santai.


"bekerja sepertimu ? Atu tidak suka dandan dan berpose kamu mengharapkan apa aku bekerja sebagai model dan influncer sepertimu ? ".jawab kinara lagi karena ia tahu temanya ini sangat berpengaruh di media sosial


" kalau gitu jadi asistenku saja".tawaran yang hampir membuat kinara ingin menabok temanya ini karena kesal


"aku lebih baik jadi budak korporat daripada menjadi asistenmu".


Kinara menunjukkan jarinya ke arah gia, yang sudah melingkar cincin berlian di jari manisnya.


" Aku sudah menikah, jadi aku tidak memiliki kesempatan untuk menyukai senior , andai aja aku belum menikah, aku pasti akan mengejarnya sampai dapat ".bukanya fokus dengan jawaban kinara gia malah salfok dengna cincin yang ada dijari manisnya kinara.


" kamu pakai cincin ke kantor? apa kamu gila? ".


" memangnya kenapa kalau pakai cincin, orang-orang tidak akan memperhatikanya, lagian zaman sekarang orang yang belum menikah saja banyak yang pakai cincin".


" mertuaku sering datang ke kantor, jadi aku khawatir kalau dia salah paham, jadi aku pakai saja, kalau diatanya oleh teman-temanku, aku bilang saja kalau ini cincin tunangan kan beres".


"oke,lalu Bagaimana kalau senior yang mengejarmu? "


"Mengejarku.. Hahahah, asal kamu tau, senior itu temannya rey, dan dia tahu aku sudah menikah, jadi tidak mungkin kalau dia menyukaiku, lagian kamu itu Tanyanya aneh-aneh sih".


" Siapa tahu, aku melihat kilatan cinta di mata senior ".


" Mungkin saja kamu yang menyukai nya".


"" Yha aku memang menyukainya, tapi dia bukan tipeku ".


" Tipe? Tipemu kan memang kayak orang gila".


"Kinara".


" aku jadi mengingat seseorang sepertinya akan cocok denganmu "


" Kalau aku jadi kamu.. Aku pasti sudah mengejar senior.. Dan lagian ini yha.. Kalian terlihat akan cocok jika bersama".


"Salah.. Yang cocok itu kamu, tapi dengan Rey kamu juga cocok".


" Kamu memang aneh "

__ADS_1


*****


" Kamu gadis yang menarik ".


" Karena itu aku menjadi sekertaris ".jawab kinara sekenanya, tanpa melihat ke arah kevin.


" Memangnya kamu merasa cantik ?".


" Perusahaan tidak akan menerima ku kalau Aku cuma punya skill tapii tak cantik.. Apa kau tahu good looking itu penting ".jawab kinara dengan raut wajah datar, karena memang diamanapun sepertinya para pengusaha ataupun yang berkuasa selalu saja menjadikan penampilam sebagai tolak ukur seorang pegawai dan pekerja.


" aku akui itu".


"kalaupun kamu tidak mengakuinya, orang banyak sudah mengakuinya kalau aku cantik, buktinya aku jadi putri kampus dan icon campus selama 3 tahun berturut-turut".bangga kinara.. Yha walaupun dia juga merasa tidak enak pada dirinya sendiri karena memuji terlalu berlebihan.


"Kamu tidak diterima disilni karena kamu istrinya Rey bukan? ".tawanya pelan, kinara menoleh ke arah kevin dengan sedikit jengkel


" Aku bekerja di sini sebelum menikah, lagian dia cuma suamiku di atas kertas".jawab kinara tanpa beban.


"di atas kertas ? Maksudnya? ".


" ayolah senior...kau pasti tahu watak laki-laki seperti sahabatmu itu bukan, mana mungkin dia mau menikahi wanita dari keluarga miskin sepertiku".


"aku yakin rey pasti sudah menceritakannya padamu bukan ? ".


" kamu tidak berusaha membuatnya jatuh cinta ? Siapa tahu lambat laun dia akan menyukaimu".


"aku tahu dia masih sangat mencintai kekasihnya , jadi aku tidak ingin mengahbiskan waktuku untuk memperjuangkan sesuatu hal yang tidak mungkin aku dapat, lagian aku senang kalau papa dan mamaku bahagia melihatku menikah itu sudah lebih dari cukup sebagai imbalan pernikahan ini ".


"Hahaha aku dengar kamu masih kuliah ,kamu memang benar-benar tidak bosan sekolah".


"Senior ternyata banyak tahu, apa senior fansku..lagian tidak ada salahnya kalau aku kuliah,bukankah itu menyenagkan ..seperti berasa remaja belasan tahun kalau kita kuliah"


"Yha, aku salah satu fansmu, bagaimana kabar rey? ".


" Rey? Ah suamiku. Dia baik-baik saja, masih dingin seperti biasanya ".


" Dia membuat mu bahagia? ".


" Ais tentu saja, kalau tidak bahagia aku tidak mungkin bertahan sampai sekarang , walaupun dia bersikap dingin namun dia itu sangat sweet


".kevin mengerutkan keningnya ketika mendengar pernyataan kinara.


"Rey bisa seperti itu? ".kinara mengangguk sambil menyunggingkan senyumnya.


" Berarti dia sudah move on"


" Move on? Siapa? ".


" Ah kamu pasti tidak tahu kalau Rey dulu punya tunangan, namanya dayana, Rey pasti sudah menceritakan tentang dayana bukan ".


" Tentu saja,mau bagaimana lagi".walau sebenarnya dia tidak tahu apa yang sedang dibicarakan oleh laki-laki di depanya ini, iahanya ingin menutupi betapa tak beruntungnya dirinya saat ini.


"Owh jadi rey sudah menceritakan nya padamu".tanyanya lagi seperti tidak percaya.

__ADS_1


" Begitulah ".kinara hanya pura-pura, sebenarnya dia sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya sedang di bicara kan oleh kevin.


__ADS_2