My Bad Boyfie

My Bad Boyfie
Just Like That and I Gonna to Something with You


__ADS_3

/Flamingo Cafe/


Yuna hanya tersenyum simpul mendengar setiap kata pujian dan bisikan cinta dari Tae Jun. Meneliti tangannya yang selalu digenggam oleh prianya, matanya beralih menatap wajah teramat rupawan didepannya dengan senyuman sendunya. Berfikir sudah seberapa jauh jarak yang mereka ciptakan selama ini, sampai sampai prianya ini memilih bermain api dibelakangnya.


Meski hubungan mereka diawali dengan dasar perjodohan tapi mereka memang saling belajar mencintai satu sama lain saat awal pacaran dulu, sekitar dirinya berumur 17 tahun dan tepat dihari kelahirannya hubungan mereka dimulai pada saat itu.


Yuna bahkan berfikir kenapa godaan selalu datang kepada pihak pria dan menyebabkan banyak pria membuat kesalahan atas godaan itu. Kenapa jarang sekali menemukan bahwa sang wanita lah yang bermain api dalam suatu hubungan, dan kejadian itu juga terjadi dalam hubungannya.


"Apa kau tak mendengarkanku honey ?"


Yuna tersadar dari lamunannya, bahkan dirinya tak sadar telah mengacuhkan Tae Jun yang sejak tadi asik bercerita masa kuliahnya dulu. Yuna menatap Tae Jun dan melihat ada raut tanya yang teramat jelas di wajah sang tunangan.

__ADS_1


"Maaf ya, tadi aku berfikir, bagaimana jika suatu saat hubungan kita berakhir karena salah satu dari kita membuat kesalahan ?"


Mencoba memancing Tae Jun, berharap bahwa sang pria bersedia jujur kepadanya atas apa kelakuannya selama ini.


"Hei, kenapa berbicara begitu ? Apa terjadi sesuatu selama kau di LA ? Atau mungkin aku membuat kau marah ?"


Yuna melihatnya. Yuna melihat tatapan penuh cinta di mata tajam itu, bahkan tak ada kebohongan dimatanya saat mengatakan kalimat tadi.


Jangan berharap bahwa yang Yuna katakan itu benar, bahkan sejak kapan orang luar mengetahui nomor ponselnya ?


Hanya alibi saja yang Yuna katakan. Berharap bahwa Tae Jun merasa terancam dan akhirnya memutus semua hubungan dengan para gadis-gadis simpanannya itu dan kembali seperti dulu.

__ADS_1


"Oh astaga! Kau tak bohong kan honey ? Yang benar saja. Siapa yang membuat-buat kebohongan tentangku itu padamu, kau tau bukan bahwa aku tak pernah main dibelakangmu ? bahkan aku masih setia menunggu mu kembali sampai hari ini, bukan ? kau percaya padaku kan sayang ?"


"Bukan tak mempercayaimu Tae, hanya saja orang itu mengirimkan fotomu bersama gadis lain dan itu jelas sekali, jadi karena itu aku minta padamu tolong jangan bermain di belakangku ya? karena menurutku jika kau berbohong saja sudah seperti penghianatan apa lagi jika kau mendua,"


"Jangan berhenti mempercayaiku honey, aku selalu berusaha akan selalu jujur padamu hmm, lagipula tahun depan kita akan menikah, bukan?"


"Baiklah, tapi berusahalah sebisa mu untuk terus meyakinkanku Tae, Karena aku sangat mencintaimu jadi jika kau berbuat kesalahan maka itu tak akan bisa diperbaiki lagi, hatiku memang milikmu tapi jika kau membuat kesalahan maka aku tak masalah untuk hidup tanpa memiliki hati."


Bukan gertakan semata. Karena Yuna tak pernah main-main dengan ucapannya. Tak apa mengancam sedikit, setidaknya Yuna sudah berusaha untuk mempertahankan semuanya sebisa mungkin tapi jika Tae Jun sendiri tak berusaha maka apa gunanya berjuang sendiri.


Hubungan itu didasari dengan kepercayaan dan kerja sama diantara dua belah pihak bukan ? jika sendiri maka itu bukan hubungan benar.

__ADS_1


__ADS_2