My Husband Is My Lecturer

My Husband Is My Lecturer
Di rumah dosen


__ADS_3

Sesampainya di mobil.


"Haduhh pak jangan tarik tarik dong!tangan saya sakit"ucap aurel sambil memegang tangannya yang di tarik dosen itu


"masuk"ucap dosen itu sambil membukakan pintu mobilnya untuk aurel


"i..iya pak"ucap aurel gugup


setelah aurel masuk,dosen itu menutup pintu mobil nya dan segera duduk di depan setir di samping aurel.


"pak kita mau kenama sih?"tanya aurel sambil memerhatikan wajah dosen itu


"kerumah saya"ucap dosen itu dengan wajah datarnya


"ohh iya yah pak saya lupa heheh,,ohiya bapak dosen baru yah??"tanya aurel


"iya saya dosen baru"ucap dosen itu sambil memerhatikan jalan


"nama bapak siapa?"tanya aurel dengan sedikit tersenyum


"nama saya rifandi chan panggil saja fandi"ucap dosen itu dengan sedikit tersenyum


"buset manis banget senyumnya"batin aurel


"oh baik pak fandi"ucap aurel sedikit tersenyum


dosen itu pun memberi klakson mobilnya agar satpam membukakan gerbang


"eh aden"ucap satpam itu sambil berlari mendorong gerbang nya sampai terbuka


fandi memarkirkan mobilnya dan bergegas turun.


"turun"ucap dosen fandi pada aurel


"i..iya pak"ucap aurel gugup


merekapun berjalan dan fandi mulai membukakan pintu rumahnya


"silahkan masuk,dan kerjakan tugas kamu di sana"ucap dosen itu menunjuk ke arah sofa yang berwarna kuning keemasan yang harganya mungkin lumayan mahal


"i..iya pak"ucap aurel sambil berjalan dan duduk


"jangan lupa,dari hal 10 sampai 25"ucap dosen itu lalu beranjak pergi naik ke lantai atas


"baik pak"ucap aurel sambil mengeluarkan buku dari tasnya


Tiba tiba..


"eh fandi kamu sudah pulang nak"ucap seorang wanita yang sangat cantik dan mendekati fandi

__ADS_1


"iya bund"ucap fandi sambil tersenyum ke wanita itu yang ternyata adalah bundanya


Dan..


"Aurel?"suara dari belakang aurel yang sangat familiar di telinga aurel yaitu mamanya


"mama?"ucap aurel dengan nada sedikit bingung


"oh jadi ini putri kamu jeng??cantik ya"ucap bundanya fandi sambil tersenyum ke aurel


"iya dong jeng ini putriku aurel,aurel ayo salim sama tante fina"ucap mama aurel sambil tersenyum


"eh tante"ucap aurel sambil tersenyum dan mencium tangan bundanya fandi


"bund?"suara yang sangat familiar itu yang sedang menuruni tangga


"eh sini sayang nih bunda kenalin ini sahabat bunda dan juga putrinya aurel"ucap bunda nya fandi sambil tersenyum ke aurel


fandi pun tersenyum ke mamanya aurel dan menatap aurel yang belum juga mengerjakan tugasnya


"kalau dia sih muridnya fandi bund"ucap fandi sambil mengalihkan pandangannya ke aurel


"oh jadi kalian sudah saling kenal?"ucap kedua wanita itu sambil tersenyum


"iya bund"ucap fandi


"kalau sudah saling kenal gimana nanti tanggal pernikahan kalian akan di selenggarakan 1 minggu lagi,bunda dan mamanya aurel udah bicarakan ini tadi"ucap bunda nya fandi sambil tersenyum


aurel dan fandi pun saling pertatapan dan bingung kenapa mereka akan di nikahkan kan 1 minggu lagi


"tap..tapii"ucap aurel sambil melihat ke arah bundanya


"kenapa sayang?apa kamu menerima pernikahan ini?"ucap mama nya aurel sambil mengelus kepalanya


"tapi bund?bukannya ini terlalu buru buru"ucap fandi pada bundanya


fandi sangat menyayangi bundanya hingga apapun mau bundanya,dia selalu menuruti kata bundanya.karna hanya bundanya lah yang ia punya.ayah fandi sudah meninggal 5 tahun yang lalu, sejak fandi masih duduk di bangku SMA.sehingga ia hanya hidup bersama bundanya


"lebih cepat lebih baik sayang"ucap bundanya fandi sambil tersenyum ke anak kesayangannya itu


"hmm baik bund,demi kebahagiaan bunda"ucap fandi sambil memeluk bundanya


"eh iya bunda lupa nih,ini aurel bersama kamu kenapa?"tanya bunda fandi bingung


"dia lagi jalani hukuman bund,tan"ucap fandi melirik ke arah aurel yang sedaritadi memeluk mama nya


"oh anak bunda galak ya"ucap bundanya fandi sambil tertawa


"ni lagi anak mama nakal ya"ucap mama nya aurel sambil menjewer telinga aurel

__ADS_1


"aduhh mah sakit ih"ucap aurel sambil memegang telinga nya yang di jewer mamanya


mereka semua pun tertawa lepas,kecuali fandi yang hanya tersenyum menatap aurel.aurel yang menyadari fandi menatapnya dari tadi dia segera mengambil bukunya dan menyelesaikan tugasnya


"udah udahh haha,aurel mama pulang dulu ya"ucap mamanya aurel yang memberikan kode agar setelah ia pulang,fandi yang akan mengantar aurel pulang


"tapi mahh"ucap aurel yang sedang menulis terburu buru


"udah kamu dianterin fandi aja,iya kan fan"ucap bundanya fandi


"hmm iya bun"ucap fandi yang duduk di sofa dekat aurel


"aurel mama pergi dulu ya,fan jaga anak tante"ucap mamanya aurel sambil mencium aurel


"iya tan"ucap fandi


"bye mah"ucap aurel


akhirnya mama aurel pun pulang lebih dulu


"hmm fandi bunda tidur dulu ya,bunda udah ngantuk,nanti kamu anterin aurel sampe rumah dengan selamat"ucap bundanya fandi yang hanya berpura pura ngantuk agar membiarkan mereka saling berduaan


"iya bund"ucap fandi


diruang tamu yang sangat besar dan luas,hanya mereka berdua yang ada disitu tanpa bicara sedikitpun dan ruangan menjadi seperti kuburan


fandi pun ingin berusaha membuat percakapan kepada aurel yang dari tadi hanya fokus pada tugasnya


"ekhemm"suara deheman fandi


aurel yang hanya berfokus ke tugasnya,ia mengabaikan fandi yang dari tadi deheman


"sial dia mengabaikanku,sekali lagi"batin fandi melihat ke arah aurel


"ekhemmmm"suara deheman fandi semakin di keraskan sehingga membuat aurel menoleh seketika


"bapak kenapa?keselek nyamuk?"ucap aurel agak tertawa kecil melihat tingkah fandi


"hmm nggak,cepat selesaikan tugas kamu"ucap fandi yang agak memiringkan pandangannya ke aurel


"nih udah pak"ucap aurel sambil memberikan tugasnya ke fandi


"kamu nggak cari jawabannya di google kan?"ucap fandi yang menatap tajam ke arah aurel


"ya nggak lah pak,ponsel saya aja lobet gini"ucap aurel dengan nada sedikit kesal karna fandi menuduhnya mencari jawabannya di google


"ya sudah lah,ayo bereskan buku buku kamu dan saya akan mengantar kamu pulang"ucap fandi dengan nada dinginnya


"baik pak"ucap aurel sambil membereskan buku bukunya

__ADS_1


__ADS_2