My Husband Is My Lecturer

My Husband Is My Lecturer
Malu


__ADS_3

Tok..tok..tok..


"Siapa?"teriak aurel dari dalam toilet


"ini aku fandi"ucap dari balik pintu toilet


"oh,ngapain kamu disini?"ucap aurel dengan nada sedikit malu dari dalam toilet karena dia takut kalau fandi mendengar semua yang ia katakan


"aku kesini karena aku takut kamu kenapa napa karena terlalu lama di dalam"ucap fandi dari balik pintu


"Gakk aku gak kenapa napa kok,kamu pergi saja"ucap aurel dari dalam toilet


"yang bener?"ucap fandi dari balik pintu


"iyaiya kamu pergi saja"ucap aurel dengan nada sedikit keras


"baiklah"ucap fandi dan lansung melangkahkan kakinya berjalan menuju ruang makan


Tiba tiba..


"Aaaaa!!!..."Suara teriakan aurel dari dalam toilet


"aurell!!kamu kenapa??kamu baik baik saja??"ucap fandi dengan nada khawatir dan mencoba mendobrak pintu toilet


"ihhhh menjauhhh..menjauhh!!"suara teriakan aurel semakin kencang hingga membuat fandi dan mamanya aurel panik


"aurel kamu kenapa sayang!!??"teriak mama aurel dari balik pintu


sementara itu fandi yang terlihat khawatir dan cemas atas tingkah calon istrinya itu,mencoba mendobrak pintu toilet itu dan akhirnya terbuka


Brukkk!!


"Aurel kamu baik baik saja??!!dimana dia??haa??aku akan menghantamnya"ucap fandi yang terlihat sangat khawatir dan panik atas tingkah aurel


"aurel kamu tidak apa apa sayang?"ucap mama aurel yang langsung memeluknya

__ADS_1


"sebenarnya.."ucap aurel menggigit bibir sexsinya karena menahan tawanya


"apa??dimana dia??beraninya dia!!"ucap fandi yang mengepalkan tangannya sangat marah


"tuhh.."aurel mengangkat jari telunjuknya ke arah kecoa yang di samping **.dan menahan tawanya karena tingkah fandi yang terlalu berlebihan


"hahh??itu??"ucap fandi dengan nada sedikit malu karena telah bertingkah berlebihan dan terlalu khawatir kepada aurel


"iy..iya..hhahaha"ucap aurel dan tawanya lepas karena melihat raut muka fandi yang memerah


"hahaaah"mama aurel juga ikut tertawa karena melihat tingkah putri kesayangannya itu dan juga calon menantunya


"sudah sudahh..mama istirahat di kamar dulu ya..kalian mengobrol sana..tentang pernikahan kalian nanti"ucap mamanya aurel dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua


fandi yang saat itu terdiam kini mulai mendekatkan dirinya ke aurel sehingga mereka bisa merasakan hembusan nafas mereka yang saling berdekatan


"ka..kamu mau ngapain?"ucap aurel yang sudah membulatkan kedua matanya karena kaget


"sssttttstt"fandi menutup mulut aurel dengan satu jari telunjuknya dan mulai mendekatkan bibirnya ke bibir aurel


fandi pun mulai melumat bibir sexsi aurel tanpa ada penolakan dari aurel.dan mulai membuka retsleting baju aurel.namunn


Plakkk!!


"Apa yang kau lakukan!!"ucap aurel yang menampar wajah fandi sampai memerah


"ma...maaf..aku terbawa suasana.dan kenapa tadi aku melumat bibirmu tapi kau tidak menolaknya?"ucap fandi dengan senyum miringnya dan memegang pipinya yang kena bekas tamparan aurel


"tadi itu..a..aku..!"ucap aurel dengan nada terbata bata


"aku apa?"ucap fandi yang memojokan aurel dan tersenyum sedikit ke arahnya


"aku..akuu"aurel tidak sempat melanjutkan kata katanya dan langsung berlari pergi meninggalkan fandi di toilet


"anak itu sangat menarik"ucap fandi dan tersenyum karena melihat aurel terus berlari menaiki tangga

__ADS_1


sesampainya di kamar aurel langsung menutup kasar pintunya dan menguncinya,lalu ia duduk di depan kaca meja riasnya


"aurel lu memang membuat diri lu sangat memalukan!!kenapa!!kenapa lu harus nerima ciumannya sihh!!aduhh malu maluinn banget!!gimana kalau lu ketemu dia di kampus??mau di taruh dimana muka lu rel!!di ember??di baskom?"ucap aurel yang memarahi dirinya di depan cermin


Tok!!Tokk..


suara ketukan pintu kamar aurel.


"aduh..jangan jangan dia lagii..gimana nihh!!mau di taru di mana muka gue??tadi lagi gue sempet nampar dia lagii..tapi dia juga yang salah sihh..kenapa juga dia main buka buka retsleting gue!!"ucap aurel yang terus mengomel di depan cermin sambil mengacak ngacak rambutnya tanpa memedulikan orang yang terus mengetuk pintu kamarnya


Tokk..tokk..


Orang itu terus saja mengetuk pintu kamarnya,karena kesal aurel pergi dan langsung membuka puntu kamarnya


"aduhh kenapa sih lu ganggu gue mulu!!"ucap aurel dengan nada kesalnya karena mengira orang itu adalah fandi


"maaf non..ini ada titipan dari tuan fandi untuk non"ucap pelayan itu yang menyerahkan sepaket bunga mawar kepada aurel dengan wajah yang menunduk


"oh bibi..sini"ucap aurel yang langsung mengambil bunga itu


"kalau begitu saya pergi dulu ya non"ucap bibi itu samb menundukkan kepalanya


"tunggu bi"ucap aurel yang menghentikan langkah pelayannya itu


"iya non?non mau saya buatin apa?"ucap pelayan itu yang menundukkan kepalanya


"tidak bi..aku cuman mau tanya kalau fandi sudah pergi apa belum?"tanya aurel sambil tersenyum ke palayannya itu


"tuan fandi sudah pergi non"ucap pelayan itu


"oh..kalau begitu bibi boleh pergi"ucap aurel dengan nada lembutnya ke pelayan itu


"baik non"ucap pelayan itu dan melangkahkan kakinya pergi dari depan kamar aurel


aurel pun segera menutup pintu kamarnya dan menguncinya.dia meneliti bunga itu dan mendapatkan sebuah kertas yang bertuliskan"Forgive me:)"

__ADS_1


__ADS_2