My Limited Time

My Limited Time
Penasaran ( Bagian 1 )


__ADS_3

Pkl ??.??


Dimana ini! Tidak bisa dibayangkan dan ini jelas mimpi kan? Tapi bukan main rasanya semua indra ku aktif dari ujung kepala sampai kaki, Keringat, mata yang perih dan tenggorokan kering disertai batuk.


Dia masih memplototi ku sambil tersenyum lebar, tapi ada yang janggal lagi. Rupa makhluk ini agak sedikit berbeda, dikepala nya muncul benjolan yang seperti tanduk diatas kain perban yang dia ikat, tangan nya pun belumuran darah.


“ Oke Zin? Nanti aku akan datang membawa kontrak dan kau harus siap!!!! KHAAHAHAAK “


“ Siap untuk apa BRENG*EK !!! ”


“ Tunggu saja lah, tapi ngomong ngomong kau berani lancang ya dengan ku. KHAHAHAAA. Tak apa, aku SUKAA!!! Sekarang kembalilah ”


“ UUKHHHHHH “


Keadaan seketika berputar lambat sampai kencang, aku seperti terlempar dari luar dimensi dan tersedot kelobang sinar putih. Lalu..


“ haa?!!! itu? Aku??! Lalu aku ini siapa??? “


hentakan keras terjadi sangat kencang saat aku bertemu tubuhku *BLUUK* Dan semua menjadi gelap...


.


.


Pkl 08.20


Ku buka mata perlahan, terdengar seperti suara tangisan lalu kulirik ada wanita sedang menyenderkan kepalanya didadaku, wangi rambut nya juga warna hitam dan sedikit bergelombang sangat tidak asing. Aku lihat sekeliling, seperti ruangan kamar rumah sakit, ku angkatlah tangan pun jelas ada selang infus yang tertancap. Terakhir aku ingat ini ada di UKS hotel, sudah berapa lama aku tidur??


Wanita itu pun menoleh ku sambil menangis, lalu dia terbangun dan melihat ku dengan senang sambil mengusap matanya dengan pergelangan baju. Oh betul dia Lucy Kekasih ku, sepertinya dia kawatir, jarang sekali dia menangis seperti ini, karna dia wanita yang kuat!


Masih ingat aku saat kucing kesayangan nya yang mati jatuh dari lantai 3 apartemen nya, dan dia sama sekali tidak sedih! padahal aku sangat menyayangkan sekali waktu itu, dia hanya biasa biasa saja. Haha luar biasa…


Dia memegang pipiku sambil mengusap usap jari kecilnya lalu sekali lagi menangis, astaga dia kenapa??


“ Uh…huuhu. Zin syukur ka..kamu sudah sadar. Aku kawa..tir sekalii…”


Hahaha, ini pemandangan yang sangat menarik, biasanya dia terlihat galak tegas tapi kali ini seperti anak kucing yang merengek bertemu induk nya. Rasanya aku ingin menghampiri dan memeluk tubuh kecil nya itu, terus sudah lama juga kami tidak bertemu karna pekerjaan kami yang sangat padat.


Dia bekerja di salah satu maskapai penerbangan dan menjadi pramugari disana. Luar biasa bukan? Aku juga beruntung mendapatkan dia, dan ada rasa lega bisa bertemunya, sedikit mengurangi kekawatiran ku akan apa yang selama ini terjadi. Ya aku ingat semua, tapi dan lagi lagi aku sangat berusaha untuk tidak peduli semua itu…


“ Haha iya maaf Lucy. Aku tidak tau apa yang terjadi dengan tubuhku. Mungkin aku keracunan minuman saat mabuk? Hehee ”


“ Apaa?!! Kau mabuk lagi ?!! Betul betul manusia yang keras kepala, tau gitu aku tidak jadi mengkhawatirkan karna kelakuan mu! Datang jauh jauh dan minta ijin hanya untukmu !! Dasar !! “


“ Ii iya maaf Lucy..ehehee… Hmm tapi ngomong ngomong aku tidak sadar dari jam berapa? “


“ Haaa… Bukan jam lagi, tapi sudah 3 hari “

__ADS_1


“ Aa..pa?? 3 hari ! “


“ Yaa, kemarin aku dikabari Rhea kalo kamu masuk rumah sakit, dan aku langsung mengurus surat ijin tukar jam terbang dan langsung kemari. Untung ada teman teman mu. Kalo gitu aku panggil dokter dulu untuk mengechek dan melihat kondisimu, jadi tunggulah nanti ya “


3 hari! Padahal rasanya seperti kemarin aku tertidur diruang UKS, dan kejadian yang barusan aku alami seperti baru saja, dan sangat cepat. Apa yang dia rencanakan dan sampai buat aku seperti ini. Iblis SIA*AN!!! Ini membuat aku jadi percaya akan semua keanehan yang terjadi!


Lalu sekali lagi aku teringat hal tentang apa yang dia katakan, untuk menemui salah satu makhluk kemarin, tapi untuk apa?! Tujuan nya apa?!! Ukhh, untuk memandangnya pun aku masih ngeri. Bagaimana tidak, melihat penampilan nya saja sudah aneh dan seram, suaranya pun masih terngiang ngiang. Astaga Zin, apa kamu berani tapi aku sangat penasaraan…


“ HOIIIIII “


“ ASTAGA !! “


aku terpletuk kaget ,dan itu ulah teman ku Leone


“ LEO bod*h ! dia baru saja siuman !! “


itu Rhea sambil memukul lengan Leo


“ Rhea suaramu tolong dikecilkan , ini masih rumah sakit … “


David teman paling kalem diantara semua teman ku. Dia sambil membawa bungkusan?


“ Ohh teman teman. Maaf aku merepotkan kalian. Dan terima kasih sudah menemani ku saat masih tidak sadar… “


“ Hehe tenang bro, saat Leone ada disini semua beres ! “


Rhea trelihat marah sekali…


“ Rheee, Akh kau… tak apa zin, kami kawatir saat kau dibangunkan untuk pulang dan kau tidak bangun bangun lalu kami langsung membawa mu ke sini. Kemarin Pak Nico dan Bu Sandra juga kesini untuk membesuk mu dan ini titipan dari kakaku untukmu “


“ oh ya terima kasih David!! ahahaa, jadi kalian bertigalah yang membawaku kemari ? “


“ Tidak Zin, Aku dan David lah yang merujukmu kesini. Tidak seperti Leo! Mentang mentang sedang libur susah untuk dihubungi! Kau sengaja ya mematikan ponsel mu ?! “


“ Ko Aku si??? Ya karna aku ingin menikmati liburan ku. ehehe maaf ya Zin! Tapi Aku langsung kesini ko setelah tau kamu masuk rumah sakit. Dan aku sangat sediiih Ziiiinnn! “


“ IIHHHHK anak BANTENG ini!!! ”


“ Rhea astaga kau sama saja…. “


Ahahaha suasana nya pun pecah ketika mereka bertiga datang. Aku sudah merasakan kehangatan lagi saat orang orang yang aku sayangi datang dan ada disampingku ,mereka semua lah keluarga baruku dan Andre…


“ Eheem ehemmm. Eh teman teman maaf sekali lagi, Dokter akan mengcheck keadaan Zin, jadi aku mohon untuk tunggulah diluar yaa “


itu Lucy menyela perbincangan kami


“ Oh oh pak dokter ?? “

__ADS_1


Leo ini memang seperti anak anak


“ HEI AYO KELUAR ANAK BANTEENG “


ahaha Rhea seperti induk macan yang membawa anaknya


“ Haaa. Kalian… Ok Zin kami tunggu diluar ya “


“ Sayang.. Aku diluar dulu ya. “


“ Iya sayang..”


Sejenak kehangatan ada lalu hilang setelah mereka keluar. Hanya ada dokter dan suster yang memulai prosedur untuk mengecheck kondisi ku, saat aku menoleh dan memalingkan kekanan, melihat jendela Nampak sekali ada orang diluar. Astaga lagi lagi…


Anak itu melihat dari luar dan seperti mengambang diluar sana, usus nya terurai kebawah matanya melotot sambil tersenyum kearah ku, mulai Nampak darah keluar dari sela sela matanya. Aku coba berani untuk terus menatapnya


lalu dia seakan akan terus mendekat semakin mendekat semakin membuka mulut nya dan mengeluarkan lidahnya yang panjang, semakin dekat semakin ngeri dan jelas rupa dan tubuh nya.


Aku perhatikan dia seperti bertambah kurus dan kulitnya bertambah gelap dengan mata yang putih, aku hentikan dan menoleh kearah dokter..


“ BOO “


dia disebelahku !!!!tanpa sadar aku menutup paksa mata ku! perut mulai mual lagi…


“ Nak ? “


“Uh ya, dokter? “


ku buka mata lagi dan jelas itu dokter. Halusinasi ini semakin gila.


“ Kamu tidak apa apa ? pucat sekali wajahmu “


dokter itu sambil mengechek mata ku dengan senter kecilnya


“ Tidak apa apa dok “


Lalu dia menyuruhku untuk beristirahat dan menenangkan pikiran ku. Dia bilang jika aku sudah membaik, ada sedikit gejala trauma dan masih menyuruhku untuk istirahat 2 atau 3 hari lagi. Tapi untuk saat ini aku menolak untuk istirahat dan meminta dokter agar Lucy bisa menemani ku.


Dan ya, dokter tak keberatan hanya untuk menemani ku, asal tidak membebani pikiranku. Lucy datang, Aku tersenyum melihat dia, Wanita yang cantik seperti ibu, lalu dia duduk disebelahku sambil menggenggam erat tangan ku…


“ Tidak apa apa sayang, aku disini “


sambil menatapku, dia pun tersenyum manis sekali


“ Ya , terima kasih sayang “


Sambil melihat bidadariku, aku masih sangat penasaran akan kejadian barusan, Dan ditumpuk emosi karna selalu menggangguku. Setelah ini akan kuselidiki kau makhluk aneh !

__ADS_1


Pkl 09.51


__ADS_2