My Limited Time

My Limited Time
Penasaran ( Bagian 2 )


__ADS_3

Pkl 12.00 Selasa


Sudah 2 hari aku disini, rasanya menyebalkan, sangat ! Ini kedua kali nya aku masuk rumah sakit ,muak sekali aku ada disini ! Rasa nya ingin cepat cepat pulang, bau tempat ini seperti pahit getir obat obatan,


makanan disini pun hambar. Dulu aku masuk kesini karna demam tinggi dan ya masih ada ibu , ini lah kenapa aku agak sedikit enggan disini,karena kenangan beliau sangat kental diingatanku .aku selalu menghindari tempat atau hal hal yang selalu mengingatkan beliau, bukan ingin melupakan dia,tidak sama sekali hanya


ingin meredakan perasaan kaget ini, dia selalu menemani saat itu,bahkan rela bolos kerja hanya untuk ku, haaa…. Sudahlah yang sudah biarlah sudah. tapi kali ini berbeda , ya aku ditemani kekasihku  dan sama seperti ibu, dia rela ijin mendadak dan datang jauh jauh hanya untuk ku, aku sangat mencintai nya .


“ Zin ?? kenapa ? bengong lagi dan kenapa senyum senyum melihatku ? “


“ hmm tidak Lucy. aku hanya bosan tidur di sini,terus aku senyum melihatmu karena kamu sangat cantik dan aku sangat berterima kasih ada kamu disini “


“ halah kamu ini ! ini tidak gratis loh. Dan sabar. Hari ini kamu pulang, aku sudah minta David menyiapkan taxi agar nanti bisa menjemput kita. Dan aku menginap ya di apartemenmu,besok aku baru pulang ke apartemen ku “


“ tidak gratis ? hmm oke aku bayar makan ice cream sepuasnya di kedai Gustav ! dan eeehhhh. Menginap ya?? O..oke? “


tenang aku bukan laki laki yang kalian pikirkan, karena aku mencintainya bukan karena nafsu ya, Kita selalu aman aman saja ko hahahaa . kadang jika dia ambil hari libur sesekali dia datang keapartemen ku dan menonton film klasik seperti biasa, tapi itu sudah lama sekali jadi agak sedikit canggung.


.


.


Pkl 15.31


Semua sudah dibereskan , juga sudah siap lalu kami segera bergegas keluar dari ruang inap , tak lama David datang menyapa juga membantu membawa kan barang barang kami. Dan akhirnya aku terbebas juga dari rumah menyebalkan ini, aku kangen sekali dengan tempat tidurku dirumah, ingin cepat cepat memeluk bantal sambil menarik selimut tebal ku.uuh rasanya senang sekali.Namun masih ada mengganjal lagi dari rasa resah yang datang. Dalam perjalanan aku terus mencoba  memikirkan kejadian kejadian aneh kemarin, lalu aku bertanya dalam diri ku.


” apa aku harus mengikuti semua yang sia*an itu katakan? Agar semua jelas dan selesai,trus dia juga akan membawa kontrak ? kontrak apa? “

__ADS_1


Masih terpikir dalam dan dilema bagaimana aku memulainya, agak sedikit merepotkan sih tapi karena rasa penasaran ini aku ingin segera mengungkap nya dan bisa menyelesaikan nya.


“ HEI SAYANG ! kita sudah sampai ayo turun! astaga kenapa bengong lagi? “


“ oh sudah sampai ya ? maaf maaf “


“ ada apa ? ada masalah ? kamu sudah tidak disana lagi Zin. ini sudah tempat mu. apa yang kamu pikirkan? Jarang sekali kamu seperti ini ? “


“ ahahaha tidak ada apa apa Lucy sungguh ! “


Aku rasa semua hal aneh kemarin tidak aku ceritakan ke siapa siapa dulu untuk sementara, biar aku selesaikan dan hadapi sendiri, tidak mau aku merepotkan mereka . lalu aku coba menengok keatas melihat balkon dari bawah


dan berharap agar ada petunjuk lagi nanti, Ya aku harus kesana , dan lagi aku ingat ada cap tangan hitam di pintu kaca balkon ! lalu sesampai nya kesana aku berjalan pelan kearah balkon dan sambil memperhatikan kaca pintu yang kemarin ada bekas tangan hitam, namun kenapa sekarang tidak ada ?


“ Sia*an !! “


Mau sampai kapan aku dipermainkan seperti ini , kalo ada harus nya ada kan ?! hah… bodoh amatlah! lalu aku bergabung dengan Lucy dan David duduk di ruang tamu. kami berbincang bincang cukup lama bahkan hingga larut, Lucy sudah tertidur di dalam kamar ku lalu hanya aku dan David yang masih sadar,dan ya sampai pada waktunya David harus pulang , kuantar dia sampai bawah, namun disinilah sedikit petunjuk itu keluar.


.


.


Diseberang jalan aku perhatikan muncul bayangan siluet hitam sambil menggerak gerakan kepalanya dan sedikit tampak seperti tangan yang panjang ,sekeliling lampu jalan pun tiba tiba mati dan menyala, hawa dingin mulai menusuk kulit,aku berusaha menekan rasa takut yang ada, aku ganti dengan rasa penasaran yang tinggi. Aku tengok kanan kiri tidak ada orang sekalipun, Aku terus perhatikan bayangan hitam itu sambil mendekati pelan…


“ heei ! siapa lagi kamu ? “


Semakin aku dekati semakin samar samar bayangan itu hingga setengah jalan dia menghilang, lama kelamaan aku pikir semua ini menjadi kebiasan yang lumrah, ada rasa takut tapi dikalahkan oleh rasa penasaran. Aku kembali sambil ku usap wajah ku dan mendongak keatas, tapi aku lihat ada yang duduk di pagar balkon apartemen ku ?! sangat samar samar bayangan itu, lalu saat aku perhatikan dia dengan fokus, tanpa sadar aku teringat Lucy ! aku

__ADS_1


langsung berlari ! tanpa pikir panjang dan ku buka keras pintu apartemen ku. Syukur Lucy masih tertidur dan langsung melihat balkon, masih tertutup gorden,lagi lagi aku melihat siluet bayangan , tapi bayangan ini seperti orang yang tergantung.


“HAA ?! SEKARANG APA LAGI “


Ku buka keras gorden dan melihat seperti sosok wanita yang tergantung dan mati disitu,rambutnya terurai menutupi wajah dan entah benar atau tidak seperti ada darah yang menetes diwajahnya, ku palingkan wajah


kebawah. Keringat panas keluar lagi, aku takut . sia*an ! sambil menghela nafas, aku beranikan untuk melihat mengecheck sekali lagi,dan hilang… Langsung lari aku kedalam kamar sambil  membangunkan Lucy…


“ Zin ada apa ?? hoaaam maaf aku mengantuk sekali… tidurlah cepat “


dia sambil mengusap usap matanya . aku langsung memeluk dia, entah kenapa air mata keluar karena kejadian tadi ,aku melihat sosok wanita yang tergantung itu seperti Lucy, aku tidak mau kehilangan dia dan tidak akan terjadi!


“ syukur kamu disini Lucy ! “


“ eh kok ? kamu…kenapaaaa ? yaudah jangan drama . ayo tidur ! “


dia berkata sambil memejamkan mata,ngantuk sekali dia


“ tidak apa apa. Ok ayo… “


lalu kami tidur bersampingan, yang biasa nya aku mengalah untuk tidur di sofa jika dia datang namun kali ini berbeda setelah kejadian tadi


.


.


Aku tidak bisa tidur ,sangat campur aduk lagi perasaan ini resah jengkel takut sedih ditambah penasaran, aku harus bagaimana ? dulu aku orang yang anti dewa atau tuhan, namun kali ini aku seperti orang yang bertuhan, meminta tolong dan seperti memanjatkan doa entah kesiapa.dan dalam hati aku berkata

__ADS_1


” Apa tadi ulahmu SIA*AN ?! aku harap kau tidak mengusik orang yang aku sayang ,cukup aku saja yang kaupermainkan. Dan ya aku akan penuhi kemauan mu, jadi aku harap kau mendengar dan camkan perkataan ku!!!“


Pkl 02.00


__ADS_2