My Lover Is My Brother

My Lover Is My Brother
Bab 22


__ADS_3

Mama Angel kemudian menghidupkan musik yang ada di dalam mobilnya itu ia sembari bernyanyi bersama dengan Bella mengikuti alunan musik itu dengan penyanyi yang menjadi kesukaan bagi Mama Angel.


"Kamu juga suka dengan lagu ini Bella?" Tanya Mama Angel kepada Bella ketika ia mendengar Bella juga ikut bernyanyi bersama dengannya.


Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali saya tersenyum kecil ia terus bernyanyi mengikuti penyanyi yang saat itu bernyanyi.


"Benarkah kamu juga menyukai musik ini?" tanya Mama Angel lagi Ia memastikan apakah benar jika Bella menyukai musik itu atau tidak.


Bella lagi-lagi menganggukkan kepalanya berkali-kali saya tersenyum kecil ke arah Mama Angel.

__ADS_1


"Iya mah aku sangat suka dengan lagu ini emangnya kenapa? Apakah ini adalah lagu favorit Mama juga?" tanya Bella kepada Mama Angel kemudian Mama Angel pun menganggukkan kepalanya berkali-kali ia merasa senang karena ada satu hal yang menjadi persamaan di antara dirinya dan juga Bella.


"Iya Mama sangat suka dengan lagu ini meskipun lagu ini termasuk lagu lawas tapi entah mengapa lagu ini terasa mendalam di hati Mama kalau menurutmu oh iya lagu ini kan keluaran dulu bagaimana kamu bisa mendengar lagu ini sedangkan lagu ini sekarang sudah tidak ada atau tidak diputar lagi di tempat musik bagaimana kamu bisa mendengarnya?" Tanya Mama Angel kepada Bella Bella kemudian tersenyum mendengar apa yang menjadi pertanyaan dari Mama Angel kepadanya.


"Aku mendengarnya ketika sedang mengamen di jalanan saat itulah aku mendengar lagu ini waktu kecil dulu jadi entah mengapa aku suka dengan lagu ini seperti kata Mama tadi Lagu ini langsung mendalam ke hati kita dan aku juga langsung suka dengan lagu ini penyanyinya pun aku juga suka ya meskipun penyanyinya ini sudah tidak ada ia sudah meninggal dunia tapi bagaimanapun karya-karyanya sangat bagus didengar oleh telinga dan aku sangat mengapresiasi atas karyanya ini." ujar Bella kepada Mama Angel Mama Angel menganggukkan kepalanya berkali-kali seraya melihat ke arah Bella lalu melihat ke arah jalanan lagi ia setuju dengan apa yang diucapkan oleh Bella barusan.


"Iya sayang kamu benar sekali kamu benar bahwa penyanyi ini sangat istimewa bahkan sampai sekarang mama tetap suka dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi ini ternyata ada persamaan diantara kita ya meskipun kamu bukan anak kandung mama mama benar-benar bahagia ketika mendengar bahwa kamu juga mengikuti atau menyukai lagu ini dan penyanyi ini Mama sangat senang mendengarnya." ucap Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika melihat wajah senang Mama Angel Bella ikut senang dengan apa yang dilihatnya dari Mama Angel.


"Ayo, bel, kita sudah sampai. Ayo kita turun Sayang Mama benar-benar sangat keroncongan perut Mama kalau begitu Ayo kita cepat turun dan segera makan bersama Mama ingin sekali berkencan bersama dengan Putri Mama ini Putri kesayangan Mama ini." ucap Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ia kemudian turun dari dalam mobil.

__ADS_1


Mama Angel kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam restoran itu diikuti oleh Bella yang berada di sampingnya Bella saat itu mendengarkan kepalanya ia menatap lurus ke jalanan Karena ia tidak mau lagi membuat Mama Angel kecewa dengan apa yang dilakukannya Karena Mama Angel ingin sekali melihat Bella mendengarkan kepalanya, Mama Angel tidak suka ketika melihat Bella menunjukkan kepalanya dan merasa segan kepada pelayan-pelayan yang ada di sana atau kepada orang lain karena Bella adalah keturunan dari keluarga cahyono.


"Selamat datang selamat menikmati." ucap pelayan yang ada di depan pintu itu seraya tersenyum ramah melihat ke arah Bella dan Mama Angel bergantian Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ia melihat pelayan itu yang bersikap ramah kepadanya.


"Butuh kursi berapa Bu?" tanya pelayan itu kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menaikkan kedua jarinya yaitu jari telunjuk dan jari tengah dengan lambang angka romawi menjadi dua.


"Saya butuh Dua Kursi karena saya ingin berkencan dengan putri saya ini." ucap Mama Angel kepada pelayan itu seraya mengelus lembut rambut Bella dengan penuh kasih sayang pelayan itu pun kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali.


"Kalau begitu Mari ikut saya masuk ke dalam Bu ibu adalah nyonya dari keluarga cahyono kan kalau begitu mari saya antarkan bukan ke ibu sudah memesan dua kursi kepada kami?" Tanya pelayan itu kepada Mama Angel Mama Angel kemudian mengganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Iya benar Saya adalah nyonya dari keluarga cahyono kalau begitu saya juga sudah memesan kursi di sini di mana kursi tempat saya akan berkencan bersama dengan putri saya?" tanya Mama Angel kepada pelayan itu pelayan itu kemudian tersenyum ramah kepada Mama Angel sejak tadi pelayan itu tidak pernah melunturkan senyumannya dari wajahnya.


"kalau begitu Mari ikut saya ke dalam bu di sana sudah ada tertera nama ibu di sana jadi ibu jangan khawatir karena di sana sudah ada nama ibu dan kami merasa sangat terhormat karena dari keluarga cahyono datang ke restoran kami ini karena ibu bersedia bisakah ibu memberikan ulasan tentang toko kami di sosial media ibu?" Ucap pelayan itu kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya seraya tersenyum kecil tak heran jika pelayan itu meminta Mama Angel memberikan ulasan tentang restoran itu karena Mama Angel sangat terkenal bahkan perusahaannya pun sangat terkenal bahkan Mama Angel dan perusahaan dari keluarga cahyono menjadi perusahaan yang sangat terkenal bahkan sangat kaya se-asia jadi banyak toko-toko yang ketika dimasukin oleh keluarga dari cahyono mereka merasa sangat terhormat melihat Mama Angel masuk ke dalam toko-toko mereka hal itu tidak membuat Bela merasa tertegun karena itu sudah menjadi kebiasaan bagi setiap toko-toko yang didatangi oleh Mama Angel bahkan tak ayal mereka juga meminta Mama Angel untuk berinvestasi kepada pusat perbelanjaan mereka dan terkadang Mama Angel hanya menganggukkan kepalanya, sebelum berinvestasi Mama Angel harus memeriksa dulu bagaimana pusat perbelanjaan itu dan pusat tempat makanan itu berjalan Mama Angel adalah seseorang yang meskipun penyabar ia sangat teliti dalam memberikan investasi tentu saja bukan mama Angel yang memberikan investasi itu kepada mereka Mama angin hanya merekomendasikannya kepada Papa galih.


__ADS_2