
"Iya Bel sekarang lagi sudah ketemu Iya sekarang berada di rumah sakit." Jawab Mama Angel kepada Bella, "tapi kamu jangan khawatir karena Levi baik-baik saja." Sambung Mama Angel cepat agar Bella tidak khawatir kepada Levi.
"Loh memangnya kenapa Levi berada di dalam rumah sakit apakah ia kecelakaan?" tanya Bella kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali meskipun saat itu Bella tidak melihat bahwa dirinya saat itu tengah menganggukkan kepalanya.
"Iya Levi saat ini berada di dalam rumah sakit karena dia kecelakaan di lalu lintas dan mobilnya sekarang sudah hancur lebur tapi orangnya tidak apa-apa kok jadi kamu jangan khawatir kepada Levi karena Levi saat ini baik-baik saja." ujar Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menghembuskan nafasnya lega ketika mendengar bahwa Levi saat ini sedang baik-baik saja meskipun Levi mengalami kecelakaan lalu lintas.
"baiklah kalau begitu mah Salam kan kepada Levi semoga cepat sembuh nanti aku akan ke sana oh besok pagi aku akan ke sana membawa makanan jadi Mama sekarang mau menginap di rumah sakit dulu bersama dengan papa?" tanya Bella kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang ditanyakan oleh Bella barusan.
"Kalau Levi sedang tidak diperbolehkan untuk pulang ke rumah maka mau tidak mau papa dan mama harus menginap di rumah sakit dulu tapi kalau sekarang Levi sudah diperbolehkan untuk pulang maka Mama akan langsung pulang ke rumah tidak enak juga kan kalau Levi terus-menerus memakan masakan rumah sakit kamu tahu sendiri kan bagaimana makanan rumah sakit sangat tidak enak dan sangat membosankan." ujar Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ia setuju dengan apa yang diucapkan oleh Mama Angel barusan.
"Iya Mama aku mengerti bahwa makanan rumah sakit sangat tidak enak aku juga setuju jika Kak Levi sudah diperbolehkan untuk pulang maka segera bawa Kak Levi pulang Mama kasihan Kak Levi karena Kak Levi pasti sangat bosan di dalam rumah sakit itu." ujar Bella kepada Mama Angel Mama Angel kemudian tersenyum manis mendengar apa yang diucapkan oleh Bella barusan mendengar bahwa Bella sangat perhatian kepada Levi padahal Levi selalu berbuat jahat kepada Bella namun Bella selalu membalasnya dengan kebaikan.
"terima kasih ya Bella meskipun Levi selalu berbuat nakal kepadamu tapi kamu selalu membalasnya dengan perbuatan baik Mama benar-benar merasa bersyukur karena mama mengangkat kamu sebagai anak mama sekali lagi terima kasih banyak karena kamu sangat perhatian kepada Levi." ucap Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali melihat ke arah dinding kamarnya yang berwarna putih meskipun saat itu Bella juga tahu bahwa Mama Angel tidak tahu bahwa dirinya saat itu menganggukkan kepalanya seraya tersenyum manis.
"kenapa Mama berterima kasih kepada saya padahal kan Kak Levi itu adalah Kakak aku jadi sudah semestinya aku perhatian kepada Kak Levi karena kakak Levi adalah kakakku jadi Mama tidak perlu mengucapkan terima kasih kepadaku karena sudah semestinya aku perhatian kepada saudaraku sendiri." jawab Bella kepada Mama Angel Mama Angel kemudian tersenyum manis mendengar apa yang diucapkan oleh Bella barusan.
"Kalau begitu Mama matikan dulu ya sayang sambungan telepon ini karena mama mau membeli makanan dulu tadi mama sama papa mau berangkat mencari Levi ini kami berdua belum makan apapun, dan Mama minta maaf pastinya kamu tadi lagi tidur ya." ujar Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menggelengkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Mama Angel barusan.
"tidak kok mah aku tidak lagi tidur memang sebenarnya aku dari tadi tidak tertidur karena aku menunggu kabar dari Mama aku juga khawatir kepada Kak Levi karena Kak Levi keluar tanpa berpamitan kepada mama jadi aku tidak tertidur sama sekali." Jawab Bella kepada Mama Angel karena sebenarnya Bella memang tidak tidur.
"Loh? Ini sudah jam berapa Bella? Kenapa tidak tidur? Sekarang tidurlah, ini sudah malam." Ucap Mama Angel kepada Bella.
"Iya, ini Bella mau tidur, ma, jadi sekarang Mama beli saja makanan yang tadi Mama bilang kepadaku." ucap Bella kepada Mama Angel ia menyuruh Mama Angel untuk membeli apa yang Mama Angel ingin belikan kepada suaminya dan juga Levi.
"Kalau begitu Mama matikan dulu ya sayang panggilan telepon ini." ujar Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Mama Angel barusan.
__ADS_1
Tut.
Mama Angel terlebih dahulu mematikan teleponnya dan terdengar bunyi bahwa panggilan telepon sudah terputus.
"Semoga saja kak Levi baik-baik saja." gumam Bella sendirian sembari menatap langit-langit kamarnya yang berwarna putih Bella kemudian meletakkan ponselnya tepat di sampingnya kemudian ia pun memejamkan matanya ia pun masuk ke dalam alam mimpi setelah sekian lama ia menanti kabar dari Mama Angel tentang Levi.
"Terima kasih Tuhan karena engkau telah mempertemukan aku dengan anak sebaik Bella meskipun Bella bukan anak kandungku tapi aku benar-benar sangat menyayanginya ia adalah anak yang sangat penurut dan selalu bisa diandalkan bahkan ketika ia selalu dijahilin oleh Levi tapi Bella tidak pernah membalasnya dengan perbuatan nakal kepada Levi malah Bella mengkhawatirkan Levi yang saat ini berada di rumah sakit Aku benar-benar sangat bersyukur dan sangat berterima kasih kepadamu Tuhan karena engkau telah mempertemukan aku dengan Bella." Gumam Mama Angel sendirian seraya mendekat ponselnya yang baru saja ia jadikan sebagai panggilan telepon bersama dengan Bella.
Mama Angel kemudian melangkahkan kakinya menuju ke tempat di mana tukang jual makanan berada di rumah sakit itu Mama Angel pun keluar dari rumah sakit itu ia kemudian melihat warung kaki lima yang berada di pinggiran jalan meskipun Mama Angel adalah keluarga dari keluarga yang sangat terpandang dan sangat terhormat tapi mama Angel tidak pernah sungkan ataupun merasa jijik untuk memakan makanan di pinggiran jalan karena menurutnya semua orang itu ingin memberikan yang terbaik untuk konsumennya Karena itulah Mama Angel selalu membeli di pinggiran jalan jika ada waktu seperti ini.
Mama Angel kemudian melihat ke arah ke kiri dan ke kanan melihat kendaraan-kendaraan yang berlalu-lalang di sana menunggu kendaraan itu renggang lalu Mama Angel pun menyeberang untuk menuju ke warung kaki lima itu sesampainya Mama Angel di warung kaki lima itu Mama Angel kemudian memesan tiga porsi makanan untuk dirinya Papa galih dan juga Levi.
"Sebentar ya Pak nanti saya kembali lagi ke sini, saya mau ke sana dulu mau beli minuman nanti saya kembali lagi." ucap Mama Angel kepada penjual itu penjual itu pun kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali melihat ke arah Mama Angel seraya tersenyum kecil.
setelah air minum itu berada di tangannya dan Mama Angel pun sudah membayar minuman itu Mama Angel pun kemudian melangkahkan kakinya kembali menuju ke warung kaki lima itu.
"Bagaimana Pak apakah sudah selesai?" tanya Mama Angel kepada penjual itu penjual itu pun menoleh ke arah Mama Angel seraya menggelengkan kepalanya dan tersenyum kecil.
"Belum selesai Bu tinggal satu lagi." Ucap penjual itu kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali mendengar apa yang diucapkan oleh penjual itu.
"kalau bisa jangan lama-lama ya pak soalnya suami saya dan juga anak saya sedang menunggu makanan ini mereka berdua saat ini sangat lapar." ucap Mama Angel kepada penjual itu penjual itu pun kemudian menganggukkan kepalanya seraya tersenyum kecil.
"mohon maaf sebelumnya Bu kenapa ibu membungkus makanan ini rumah ibu apakah sekitaran sini?" tanya penjual itu entah mengapa penjual itu sangat penasaran kenapa ibu itu malah membungkusnya kenapa tidak memakan makanan itu di warung kaki lima itu.
"tidak Pak rumah saya jauh dari sini hanya saja anak saja dirawat di rumah sakit ini karena tadi mengalami kecelakaan dan ia sangat lapar dan suami saya sekarang sedang menemaninya jadi sekarang saya membelikan makanan untuk mereka dan juga air putih ini jadi kalau bisa saya minta tolong untuk segera dibuatkan ya pak agar saya segera menemui suami saya dan juga anak saya kasihan mereka berdua karena sejak tadi mereka berdua belum makan apapun." ucap Mama Angel kepada penjual itu penjual itu pun terlihat terkejut mendengar bahwa anaknya dirawat di rumah sakit karena kecelakaan.
__ADS_1
"astaga jadi yang berkerumun itu anak ibu ya yang dimasukkan ke dalam rumah sakit ini semoga cepat sembuh ya Bu dan segera pulang ke rumah." Ucap penjual itu kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh penjual itu Mama Angel melihat ke arah wajah penjual itu yang masih fokus membungkus makanan untuk dirinya.
"terima kasih Pak atas doanya untuk anak saya kalau begitu saya mau permisi dulu ya Pak mau masuk ke dalam rumah sakit itu lagi." ujar Mama Angel kepada penjual itu penjual itu pun kemudian menganggukkan kepalanya setelah menyerahkan satu bungkus makanan yang belum selesai tadi dan Mama Angel pun sudah membayar uang kepada penjual itu bahkan kembaliannya diserahkan kepada penjual itu.
Kemudian Mama Angel pun melangkahkan kakinya menuju ke rumah sakit itu lagi ia kemudian melangkahkan kakinya menuju di mana Levi berada.
"Ini makananmu dan ini makanan ayah makananmu itu tidak pedas Levi dan makanan ayah pedas kan Levi tidak suka yang pedas-pedas sedangkan ayah suka yang pedas kan jadi Mama sudah memesannya untuk kalian berdua." ucap Mama Angel kepada kedua orang yang saat itu berada di depannya Mama Angel benar-benar sangat menyayangi suaminya dan juga anaknya itu beserta juga Bella meskipun Bella bukan anak kandungnya.
"Terima kasih banyak, Mama." ucap Levi kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali seraya tersenyum manis melihat ke arah Levi.
"Terima kasih banyak juga mama." sekarang giliran papa galih yang mengucapkan terima kasih kepada istrinya itu istrinya itu pun kemudian menganggukkan kepalanya lalu tersenyum kecil melihat suaminya itu yang saat itu memasukkan makanan itu ke dalam mulutnya satu sendok.
"kamu habiskan ya Levi agar kamu bisa cepat sembuh dan segera pulang dari rumah sakit ini." ucap Mama Angel kepada Levi Levi kemudian menganggukkan kepalanya seraya mengunyah makanan yang baru saja ia masukkan ke dalam mulutnya.
Mama Angel Papa galih dan juga Levi mereka bertiga menikmati makanan yang dipesan oleh Mama Angel barusan setelah mereka menyelesaikan makanan mereka tiba-tiba saja pintu ruangan Levi terbuka ada dokter yang masuk ke dalam ruangan itu.
"Apakah anak saya sudah bisa dibawa pulang dok?" tanya papa galih kepada dokter itu dokter itu pun kemudian tersenyum seraya menggelengkan kepalanya berkali-kali mendengar pertanyaan dari Papa galih barusan.
"Levi saat ini belum bisa pulang karena bagaimanapun meskipun lukanya kecil seperti ini tapi kami dari pihak rumah sakit sangat khawatir jika terjadi infeksi kepada luka yang dialami oleh Levi jadi saya sarankan untuk tidak membawa Levi pulang ke rumah sekarang nanti kalau sudah baikan dan saya sudah memastikan bahwa lukanya sudah steril dan sudah baik-baik saja maka saya akan segera langsung mengizinkan Levi untuk pulang ke rumahnya untuk saat ini saya benar-benar sangat meminta maaf karena saya tidak bisa memulangkan anak Anda ke rumah anda." Ucap dokter laki-laki itu kepada Papa galih Papa galih melihat ke arah Levi lalu melihat lagi ke arah dokter itu.
"baiklah dok tidak apa-apa asalkan anak saya bisa sembuh meskipun berada di sini berminggu-minggu pun saya tidak apa-apa." jawab papa galih kepada dokter itu dokter itu pun kemudian menganggukkan kepalanya seraya tersenyum manis.
"Kalau begitu bolehkah saya memeriksa Levi?" Ucap dokter itu kepada Mama Angel dan juga Papa galih melihat Mama Angel dan juga Papa galih secara bergantian.
"tentu saja boleh dong silakan periksa anak saya berikan yang terbaik untuk anak saya agar anak saya bisa segera sembuh." ujar Papa galih kepada dokter itu dokter itu pun kemudian menganggukkan kepalanya seraya tersenyum kecil lalu melangkahkan kakinya menuju ke samping Levi berada.
__ADS_1