My Lover Is My Brother

My Lover Is My Brother
Bab 30


__ADS_3

"Iya sayang mama berjanji kalau begitu Mama aku turun ke bawah dulu ya karena Papa galih sudah menunggu Mama di parkiran jadi jaga diri baik-baik di sini Mama tidak akan lama kok kalau mama sudah selesai bertemu dengan Levi maka Mama akan segera pulang ke rumah." ucap Mama Angel kepada Bella Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali melihat raut wajah khawatir yang ditunjukkan oleh Mama Angel.


"Iya ma kalau begitu mama sama papa hati-hati di jalan jangan mengebut karena terlalu khawatir kepada Kak Levi bukan maksudku untuk menyuruh Mama tidak khawatir kepada Kak Levi tapi bagaimanapun Mama dan Papa harus hati-hati agar Mama dan Papa bisa menemukan Kak Levi dan bisa pulang dengan keadaan selamat." ucap Bella kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Bella barusan.


"Iya Bella Mama mengerti apa yang kamu ucapkan tadi Mama mengerti maksud kamu itu adalah maksud yang sangat baik jadi kalau begitu Mama turun ke bawah dulu ya sayang." Ucap Mama Angel kepada Bella seraya mengelus lembut rambut Bella dengan sangat penuh kasih sayang.


Bella kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Mama Angel barusan.


"Iya Mama hati-hati di jalan ya." Ujar Bella kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Bella barusan.


Mama Angel kemudian membalikkan tubuhnya, Ia kemudian menanggalkan kakinya turun ke bawah menghampiri suaminya yang saat itu tengah menunggunya di parkiran.


Bella saat itu menatap sendu ke arah punggung Mama Angel yang semakin jauh dari pandangannya entah mengapa saat itu Bella merasakan bahwa dirinya juga ikut khawatir ketika melihat raut wajah mama Angel yang begitu khawatir.

__ADS_1


"semoga saja mama dan papa lekas menemukan Levi Karena bagaimanapun aku tidak tega melihat raut wajah khawatir dari wajah mama." gumam Bella melihat punggung Mama Angel yang semakin menjauh dari pandangan matanya.


Bella kemudian membalikkan tubuhnya tak lupa ia menutup pintu kamarnya lalu ia pun merebahkan tubuhnya di atas kasur beberapa menit kemudian matanya pun tergatup karena ia sudah sangat mengantuk.


sebelum Bella memejamkan matanya ia masih terbayang wajah mama Angel yang saat itu sangat khawatir kepada Levi saat itu entah mengapa Bella juga merasakan firasat yang tidak enak ketika mendengar nama Levi disebutkan.


"Semoga semuanya baik-baik saja dan Mama dan Papa bisa segera menemukan Levi." Gumam Bella sebelum ia menutup matanya masuk ke dalam alam mimpi.


Sedangkan di sisi lain saat itu Mama Angel melangkahkan kakinya menuju ke parkiran. Sesampainya Mama Angel di parkiran Mama Angel kemudian mengetuk kaca mobil yang saat itu menjadi tempat duduknya Papa galih.


"Iya Ayo kita berangkat tapi sebelum itu Mama masuk dulu ke dalam mobil kalau mama tidak masuk ke dalam mobil bagaimana kita mau mencari Levi sedangkan Mama masih berada di luar seperti ini." Ucap papa galih kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya seraya menyengir kuda ketika mendengar suruhan dari Papa galih barusan.


Mama Angel kemudian melangkahkan kakinya ia kemudian membuka pintu mobil lalu masuk ke dalam mobil itu.

__ADS_1


"Sekarang ayo kita berangkat Pa." ucap Mama Angel kepada Papa galih Papa galih kemudian tersenyum melihat Mama Angel yang duduk di sampingnya.


"Kenapa kamu belum berubah sih mah padahal Papa sudah mengingatkan Mama setiap hari ketika mama pergi jalan-jalan bersama dengan papa tapi kenapa mama malah tidak pernah ingat dengan apa yang Papa ucapkan kepada Mama." Ucap papa galih kepada Mama Angel Mama Angel kemudian mengerutkan keningnya begitu dalam alisnya mengerut hampir menyatu.


"maksud papa apaan sih kalau begitu ayo sekarang kita berangkat papa nanti kita tidak bisa menemukan Levi karena Levi terlalu jauh dari jangkauan kita." ucap Mama Angel kepada Papa galih Papa galih kemudian tersenyum ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Mama Angel barusan.


"keselamatan itu harus diutamakan Mama kalau seumpamanya Mama seperti ini kalau nanti di jalan ada apa-apa nanti kita malah tidak bisa mencari Levi karena kita saja sedang tidak baik-baik saja jadi sekarang mama pasang sabuk pengaman mama dulu sebelum kita berangkat kenapa sih Mama tidak pernah ingat padahal papa sering kali mengingatkan mama." ucap papa galih kepada mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Papa galih barusan.


"baiklah kalau begitu Pa Ayo kita berangkat Mama sudah memasang sabuk pengaman mama jadi bisakah kita langsung berangkat sekarang karena Mama benar-benar sangat khawatir kepada Levi." ucap Mama Angel kepada Papa galih Papa galih kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar suruhan dari Mama Angel barusan.


"kalau begini Papa juga tenang kalau kita mau mencari Levi sampai ke manapun karena Papa sangat tenang ketika melihat Mama sudah dalam keadaan baik-baik saja karena bagaimanapun kesehatan itu lebih penting dari apapun Mama meskipun kita mau mencari Levi tapi kalau kita sendiri belum mempersiapkan tubuh kita dengan baik-baik saja maka kita juga tidak akan bisa menemukan Levi dengan sangat tenang jadi Mama lain kali jangan lupa memasang sabuk pengaman mama ya Papa tidak mau Mama sampai tidur seperti ini apakah mama mengerti apa yang diucapkan oleh Papa ini kepada Mama?" ucap papa galih kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Papa galih barusan.


"Iya Papa Mama mengerti kalau begitu ayo kita segera jalan kalau kita seperti ini terus kapan kita mau mencari Levi Papa jangan banyak bicara seperti ini Mama benar-benar sangat khawatir kepada Levi karena mama entah mengapa saat ini memiliki firasat yang sangat buruk tapi mama berharap apa yang menjadi firasat Mama ini tidak benar." ucap Mama Angel kepada Papa galih Papa galih kemudian menganggukkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Mama Angel barusan.

__ADS_1


Papa galih kemudian menghidupkan mesin mobilnya ia kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Kita mau mencari Levi ke mana ma apakah mama tahu di mana rumah teman Levi?" Tanya Papa galih kepada Mama Angel Mama Angel kemudian menggelengkan kepalanya berkali-kali seraya memasang raut wajah yang sangat sedih karena entah mengapa saat itu Mama Angel tersadar bahwa dirinya tidak menjadi ibu yang baik untuk Levi bahkan teman Levi saja Mama Angel tidak tahu tapi meskipun begitu memanggil sudah mencoba untuk mencari tahu siapa dan bagaimana Levi berteman di sekolah namun Levi tidak pernah menjawab pertanyaan dari mamanya itu.


__ADS_2