My Name Is Putri...

My Name Is Putri...
18


__ADS_3

pagi pun tiba,,


mereka memulai aktivitas mereka seperti biasa...


kali ini putri bangun lebih pagi dari hari biasanya...


dia berniat berangkat sekolah sebelum Rassya menjemputnya...


bukan tanpa alasan...


putri tak mau Rassya berharap banyak padanya...


dan itu sudah menjadi keputusan untuk dirinya sendiri...


putri bertekad tak ingin berpacaran dulu sebelum lulus kuliah...


begitulah kira-kira pembicaraannya kepada sang ibu tadi malam....


putri mengambil rotinya dan segera menghabiskan susunya...


"tumben pagi sekali ndok..."


tanya nenek.


"iya nek,putri piket..."


putri beralasan.


"tumben.."


sambung kakek.


"putri berangkat ya nek,kek,Bu..."


putri pun mencium tangan mereka satu-satu dan segera pergi.


dia tak bisa berbohong dengan sang nenek kakek...


ditempat lain Rassya sedang makan bersama keluarganya juga diruang makan...


"tumben banget,biasnya kudu mami teriak-teriak biar lw bangun..."


sindir Agi.


"wooo,sirik...."


singkat Rassya.


"paling mau jemput putri..."


ledek mami.


"pantesan dia dari subuh udah wangi...."


sambung papi.


Rassya yang disindir hanya senyum-senyum tak karuan...


"eh bang,kemaren kemana..."


"biasanya hari Minggu dirumah.."

__ADS_1


"molor ya..."


ucap Rassya.


"keppo lw..."


singkat Agi.


"diih ditanyain malah keki...."


"kemarin tuh aku kalah terus sama putri tau bang...."


"kalo ada Abang pasti bisa ngalahin putri..."


cerita Rassya.


"kalah ngapain..."


Agi penasaran.


"itu loh bang kemaren mereka tanding bilyard..."


"tapi adik mu itu payah,sama putri aja kalah..."


ledek mami.


Agi tertawa terbahak bahak mendengar cerita mami...


"diih seneng..."


kesal Rassya.


balas Agi.


"biarin..."


"sebenernya aku tuh mengalah aja sama sih putri..."


"kan cowok itu harus mengalah ya pih..."


Rassya beralasan.


"alaaaaah...."


"kalo kalah ya kalah aja ga usah banyak alesan..."


"udah ah keburu macet..."


"pih,mih Abang berangkat duluan ya..."


"assalamualaikum..."


jelas Agi dan langsung bergegas.


didalam mobil Agi memikirkan pembicaraan barusan...


putri menang melawan Rassya.....


karna cctv rumah terhubung dengan laptop Agi,dia segera membuka laptopnya...


"eh ngapain gw ngecek cctv ya..."

__ADS_1


"gapapa,gw cuma penasaran kok...."


"gapapa kali ya keppo dikit .."


ucap Agi dalam hati dan tersenyum membayangkan betapa bodohnya dia....


tak lama dia mencari rekaman cctv nya kemarin...


dan dia melihat dari mulai putri makan,berbincang di ruang tamu,hingga bermain bilyard....


"boleh juga .."


ucap Agi.


"iya pak .."


jawab sang supir.


"tidak,saya sedang bicara sendiri..."


balas Agi.


"oh iya maaf pak..."


"ngomong-ngomong kita sudah sampai pak .."


ucap sang supir lagi.


Agi melirik ke kanan dan kirinya..


ternyata memang sudah sampai dikantor.


segera dia menutup kembali laptopnya dan masuk keruangan kerjanya ...


sementara Rassya berjalan lesu disekolah...


karna putri sudah berangkat sendiri tadi pagi,tak menunggu jemputannya....


dia menuju kelas putri,dan terlihat putri sedang bersenda gurau dengan teman-temannya....


tapi Rassya tak memanggilnya,dia hanya ingin memastikan bahwa putri memang sudah berangkat duluan....


Rassya pun kembali menuju kelasnya....


waktu terus berlalu,mereka menjalankan aktivitas mereka seperti biasanya...


alysa dengan Ricky yang selalu berantem kemudian baikan lagi ..


Anin yang masih rame dengan ocehannya...


Harry pun masih sama,masih belum berani menyatakan cintanya pada Anin...


Rassya juga sudah berdamai dengan keadaan karna selalu ditolak putri...


dia pun memutuskan untuk menjadi sahabatnya saja....


Agi kini sudah merelakan sang pujaan hati ..


dan putri,putri akhirnya dapat bersosialisasi dengan baik,karna Rassya, Ricky,Harry serta 2 sahabat wanitanya mengajarkan putri bnyak hal...


begitulah kira-kira kisah masa SMA mereka saat itu ..

__ADS_1


__ADS_2