My Name Is Putri...

My Name Is Putri...
27


__ADS_3

putri teringat siang tadi dicafe...


"pak saya balik kantor duluan ya,ka viona udah nyariin .."


"udah abis juga jam istirahatnya..."


putri beralasan dan meninggalkan Diki sendirian didalam cafe .


"mampus gw kalo sampe dia nyatain cinta. "


bisik putri dalam hati.


putri memasuki ruangannya dan mendapati rekan-rekan yang lain masih asik bercerita belum memulai aktivitasnya....


"dari mana lw put..."


tanya Viona


"dari luar ka,abis nyari sesuatu .."


ucap putri


putri tak menceritakn hal yang terjadi pada dirinya,dia tak mau jadi bahan obrolan para karyawan lain...


namun baru beberapa menit suara telepon berbunyi...


sayup-sayup terdengar suara viona berbicara dengan seseorang dibalik telpon tersebut...


"baik pak..."


"sekarang...."


"siap pak..."


ucap viona dan menutup telponnya.


tak lama viona pun menghampiri putri ...


"put dipanggil pak Diki..."


"kamu disuruh keruangannya..."


ucap viona.


"saya kak..."


"ada apa ya kak..."


tanya putri bingung.


"ga tau gw juga,lw samperin aja dulu..."


singkat viona.


putri pun berjalan menuju ruangan pak Diki..


sepanjang jalan dia memikirkan kejadian di cafe,,


"mampus gw,apa dia marah ya gara-gara gw tinggal di cafe..."


"kok gw jadi tegang gini...."


bisik putri


sampai depan pintu ruangan pak Diki dia langsung mengetuknya...


tok...tok....tok....


"masuk..."


ucap Diki dalam ruangan.


"permisi pak..."


"bapak panggil saya..."

__ADS_1


tanya putri


"oh iya put,bukan saya yang panggil kamu tapi pak Presdir..."


"tolong sekalian bawa laporan ini ya,minta tandatangannya..."


ucap pak Diki.


"ada apa ya pak,terus ruangannya sebelah mana..."


putri makin bingung.


"laporan aja put,kamu kan semenjak magang disini belum pernah ketemu atasan..."


"naik aja lantai paling atas,ruangan dia semua itu...."


jelas pak Diki.


"yaudh kalo begitu,saya permisi pak..."


ucap putri dan langsung menuju ruang Presdir.


"mampus lw gi,panik panik lw gw bawain tu cewe keruangan lw langsung..."


ucap Diki tertawa.


semua ini adalah rancangan Diki semata,padahal Agi sama sekali tak meminta laporan yang Diki bicarakan pada putri barusan...


Diki hanya ingin Agi berani menghadapi putri,cewek idamannya yang sejak dulu tak kesampaian....


😂😂😂😂


putri tiba di lantai atas...


dia menuju meja sekertaris..


"permisi mba,saya disuruh menghadap pak Presdir barusan..."


"sambil mengantarkan laporan ini..."


"siapa yang bilang..."


tanya sekertaris tersebut.


"pak Diki..."


singkat putri.


"kamu anak magang baru itu kan ya..."


tanya sekertaris lagi.


"iya mba betul,nama saya putri..."


putri tersenyum ramah.


"kalo gitu langsung masuk aja put..."


"Bpak ada didalam kok..."


"trimksih..."


ucap putri dan dia pun berjalan perlahan menuju ruangan Agi.


tok ...tok....tok....


"masuk.."


ucap Agi.


Agi masih asik dengan dokumen-dokumen yang menumpuk didepannya...


dia tak tau bahwa yang datang adalah putri,,,


dia pikir itu adalah sekretarisnya,karna tak pernah ada yang ke ruangannya selain Diki dan sekertaris nya...

__ADS_1


"permisi pak,bapak panggil saya..."


ucap putri dihadapan Agi.


reflek Agi Berhenti melakukan aktivitasnya dan langsung panik menatap kearah depan...


"maksudnya...."


heran Agi.


"barusan pak Diki bilang bapak panggil saya .."


ucap putri polos .


"Diki brengsek..."


ucap Agi dalam hati.


"ngomong-ngomong kok kaya pernah liat bapak ya..."


putri menyipitkan matanya sambil menatap Agi.


"anjiir...."


"dia ga inget gw...."


kesal Agi dalam hati.


"terus kamu kesini bawa apa itu..."


ketus Agi karna dia tak tau apa yang harus dibicarakan.


"oh iya pak maaf..."


"ini dokumen dari pak Dika,katanya suruh ditandatangani...."


jawab putri.


"sini..."


singkat Agi


putri pun menyerahkan dokumennya sambil ngedumel...


"galak amat sih ni orang..."


bisik putri


"apa kamu bilang ..."


tanya Agi


"engga pak,saya ga ngomong apa-apa kok..."


"saya permisi ya pak..."


ucap putri


"siapa yang suruh kamu pergi ..."


"duduk situ,tunggu sampai saya lihat semua dokumennya .."


Agi menyuruh putri untuk duduk di sofa tamu ruangannya.


"saya duduk situ ngapain pak..."


tanya putri polos.


"tungguin dokumen yang kamu kasih ini..."


"kamu minta tanda tangan saya kan..."


sebenarnya Agi ingin tertawa,namun dia menjaga wibawanya didepan putri


dia ingin mengerjai putri karna sudah tak mengingatnya lagi....

__ADS_1


😆😆😆😆😝


__ADS_2