My Name Is Putri...

My Name Is Putri...
8


__ADS_3

pulang sekolah pun tiba...


Rassya sudah bersemangat dari tadi dan segera berlari menuju gerbang sekolah....


"duluan bro .."


ucap Rassya .


Harry dan Ricky saling tatap dan terheran-heran...


"kenapa tu bocah..."


"semangat betuul...."


tanya Harry.


"ada bau-bau asmara kayanya nih..."


jawab Ricky.


"bomat lah,yuk cabut..."


ajak Harry.


mereka pun menyusul menuju parkiran...


Rassa sudah dengan motornya tepat didepan gerbang...


cewek-cewek pun tak henti menggosipkan anak baru nan tampan itu,,


tak lama dari kejauhan Rassya melihat putri yang berjalan kearahnya...


"ajiir ni jantung ga bisa diajak kompromi..."


"biasanya ga begini kok,kampreet..."


bisik Rassya sndiri yang merasakan jantungnya berdetak cepat.


dia pun memasang senyum manis pada sang putri.


putri keluar kelas sambil memikirkan ucapannya tadi didepan toilet...


"kenapa gw ngomong gitu Sma tu cowok aneh ya..."


"gimana dong nih,dia pasti nungguin gw..."


putri bicara dalam hati sambil celingak-celinguk melihat ke arah gerbang.


putri pun sekilas melihat Rassya yang tersenyum kepadanya didepan gerbang.


"wah setrss nih cowo,gw bilang depan gerbang ya gak pas banget depan gerbang banget gini kali...."


"siap-siap jadi bahan gosipan ini sih,mampuss gw..."

__ADS_1


putri ngedumel dalam hati


sampai didepan Rassya putri pun berhenti.


"cieee cieee..."


"si ganteng kecantol si bisu ternyata .."


ledek teman-teman sekolahnya.


mereka pun tertawa bersama....


"berisik lw,bacot..."


kesal Rassya.


Rassya pun menaiki motornya,dan mengajak putri pergi...


"naik put..."


putri pun naik motor dan memegang pundak Rassya.


Rassya yang mendapat perlakuan itu lagi hanya tersenyum.


dari dalam sekolah Anin dan Alysa saling tatap tak percaya...


tak lama Harry dan Ricky menghampiri,,


"bener kan kata gw juga,pasti ada aura aura asmara..."


"beneran sayang...?"


tanya alysa.


"tanya aja noh si Harry ..."


"bel kelas langsung cabut duluan dia semangat banget lagi..."


jelas Ricky.


"beuh..."


"kan maen dah..."


"guru masih dikelas dia udah keluar duluan..."


ucap Harry.


a1aa ada


"gapapa sih,asal temen lw ga maenin temen gw ya..."


"lw tau kan putri tuh Kya gimana kalo Sma orang baru..."

__ADS_1


"kalo dia udh bisa jalan bareng sama cowo,berarti tu cowo udah bikin dia nyaman."


jelas Anin.


"tenang nin..."


"kalo si Rassya macem-macem sama si putri,yang duluan gw abisin si Ricky..."


ancam alysa.


"kok aku sih sayang..."


"aku kan ga ngapa-ngapain..."


melas Ricky.


Harry dan Anin pun tertawa melihat tingkah pasangan terbucin itu...


mereka pun kembali ke rumahnya masing-masing...


lain hal'nya dengan Rassya ...


Rassya dan putri sedang berkeliling mencari angin segar ..


"kamu laper ga..."


tanya Rassya.


putri kembali pada mode moodnya,,


dan hanya menggelengkan kepalanya ...


namun Rassya tetap membawa putri menuju resto milik kakaknya tersebut...


sesampainya disana,Rassya langsung menggandeng tangan putri dan membawanya masuk ke dalam resto...


saat masuk mereka sudah disambut dengan baik oleh para karyawan resto ..


"tuan Rassya ada yang bisa saya bantu..."


ucap sang waiters.


"kamu mau duduk ditempat private,apa mau didepan sini aja..."


tanya Rassya


putri hanya menjawab dengan bahunya...


"privat aja deh mba..."


ucap Rassya.


"mari silahkan..."

__ADS_1


sang waiters mengantarkan Rassya dan putri ke dalam ruang VIP.


mereka pun akhirnya masuk ke ruangan dan memesan makanannya....


__ADS_2