My Name Is Putri...

My Name Is Putri...
28


__ADS_3

putri pun duduk manis disofa ruang tamu...


sambil melihat-lihat sekeliling,putri mengingat-ingat wajah tak asing sang bos'nya tersebut ...


"siapa ya..."


"kok kaya ga asing..."


"ayoo donk otak,jangan loading...."


ucap putri dalam hati.


putri pun menyenderkan tubuhnya di atas sofa...


dan terus berfikir ...


namun putri belum juga mengingat siapa pria tersebut ..


maklum saat putri kerumah Agi dulu,lebih banyak diam dan menundukkan kepalanya,,


dulu dia terlalu takut bertemu banyak orang...


namun sekarang putri berubah,,


kesehariannya yang makin ceria dan apa adanya,membuatnya menjadi pribadi yang lebih menarik....


Agi masih saja tak bergeming,masih asik dengan dokumen-dokumennya...


karna memang yang Diki berikan itu hanya kertas-kertas sampah,bukan untuk di tandatangani....


dan seiringnya waktu berjalan,putri malah asik tertidur disofa Tersebut...


Agi menatap kearah putri,tak menyangka bahwa putri sudah pulas di atas Sofanya...


Agi tersenyum menatap sang pujaan hatinya itu dari kejauhan,,


tak lama Agi menghampiri putri,dan mendekatkan wajahnya pada wajah putri ..


"kalo diem gini kan jadi lebih cantik..."


ucap Agi


"astagfirullah..."


"sadar gi,dia mantan adik lw ..."


Agi reflek memundurkan tubuhnya.


sambil berdiri dihadapan putri,Agi terus menatapnya...


entah apa yang kini dia harus lakukan,,


"bolehkan gw bersikap egois sebentar..."


Agi menarik nafas panjangnya.


dengan perlahan Agi membenarkan posisi tidur putri.


kakinya dia angkat untuk direbahkan sejajar dengan tubuh putri...


kemudian Agi kembali kemejanya,,

__ADS_1


jam waktu pulang kerja pun tiba,,


Agi meminta sang sekertarisnya untuk pulang terlebih dahulu,


tak lama Diki pun datang....


"bro gimana..."


Diki masuk tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.


reflek Agi langsung membungkam mulut sang sahabatnya tersebut ...


"ssssuuut......"


"****** lw,jangan berisik..."


ucap Agi.


Diki melihat putri yang tertidur diatas sofa dan mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum tanda mengerti...


"iyaa iyaa iyaa .."


"kalo gitu gw cabut duluan ya..."


bisik Diki


"tolong ambilin tasnya putri di ruangannya donk Bro..."


perintah Agi


"siap..."


ledek Diki dan berlalu.


Agi langsung memasang wajah sinisnya pada Diki yang kabur entah kemana...


tak berapa lama putri pun terbangun dan terkejut sesaat...


putri terduduk dan menatap kesegala arah...


kemudian reflek berdiri ...


"maaf pak saya ketiduran..."


panik putri


"kayanya kamu lebih betah di ruangan saya ya..."


sindir Agi


"maaf pak,bapak lama sih tanda tangannya..."


cemberut putri.


"kamu nyalahin saya..."


sambung Agi.


"eh bukan gitu maksud saya pak..."


"maaf pak,saya minta maaf sekali lagi,saya salah..."

__ADS_1


mohon putri.


Agi pun bangun dan memakai jasnya...


"ayok saya antar kamu pulang..."


ajak Agi.


"loh pak,saya udah boleh pulang..."


tanya putri.


"kamu liat jam ditangan kamu..."


sinis Agi.


putri langsung melihat jam tangannya...


jam menunjukkan pukul 20.45


"astagfirullah...."


"putriii bego banget sih lw..."


ucap putri.


"maaf ya pak saya permisi pulang dulu..."


putri segera berlari namun dihentikan oleh Agi


"siapa yang bolehin kamu pulang sendiri .."


suara Agi meninggi dan membuat putri sedikit takut.


"kamu saya antar pulang,kamu denger kan saya bilang apa..."


ucap Agi lagi.


"tapi saya bawa mobil pak..."


jawab putri pelan.


"biar taro aja disini dulu,besok kamu ambil setelah pulang kerja lagi..."


"ini sudah malam,saya ga mau terjadi sesuatu sama kamu..."


jelas Agi


"maksudnya pak..."


"maksud saya saya ga mau terjadi sesuatu sama karyawan saya,rugi nanti saya ngeluarin biaya ganti rugi .."


panik Agi


putri tak menjawab hanya memanyunkan bibirnya...


"itu tas kamu,ikuti saya..."


Agi pun berjalan dan diikuti oleh putri dengan lesu.


😝😝😝✌️

__ADS_1


__ADS_2