
Rassya masih saja menatap putri..
hingga Ricky datang dan mengagetkannya,,
"woy,copot tu mata lw lama-lama..."
senggol Ricky pada Rassya.
"brengsek lw ngagetin aja..."
kesal Rassya.
"sayang aku udah makannya..."
ucap Ricky kepada alysa.
"nih baru kelar,kamu kemana aja sih aku telpon ga diangkat..."
kesal alysa.
"mulaaai deh dramaaaa...."
sindir Anin.
"woooo siriik dah lw..."
"makanya pacaran..."
kesal alysa lagi.
"tau lw Harr..."
"kelamaan lw,nanti si Anin diembat orang baru tau rasa lw..."
sambung Ricky.
"sompret lw...."
jawab Harry tersipu malu.
mereka pun tertawa bersama...
lain halnya dengan putri...
dia masih tanpa suara dan hanya tersenyum manis,,
"kenapa jantung gw nih...."
"cuma liat senyumnya dia langsung ga kekontrol...."
"ternyata dia bisa senyum juga...."
reflek Rassya memegang dadanya sambil menatap senyuman putri.
"gw toilet dulu ya..."
tiba-tiba Rassya bangun dari kursinya dan meninggalkan teman-teman lainnya...
"kenapa tu si Rassya..."
tanya Harry.
__ADS_1
"kebelet kali..."
jawab Anin.
"yaudah balik kelas Yuk,bentar lagi masuk..."
ucap Anin lagi.
mereka pun kembali ke kelas masing-masing...
sementara Rassya berdiri didepan cermin kamar mandi...
dan mencuci mukanya,,
"gilaa senyumannya ....."
"gw harus cari cara buat deketin tu cewek..."
ucap Rassya dalam hati.
alarem pun berbunyi tanda waktu istirahat telah berakhir ..
Rassya pun kembali ke kelas..
saat di jam pelajaran berlangsung putri ijin untuk ke toilet...
sementara arah ke toilet itu harus melewati kelas Rassya...
Rassya pun melihat ke arah luar dan mendapati putri lewat depan kelasnya,,
tanpa fikir panjang,Rassya pun ikut ijin ke toilet pada guru kelasnya....
Rassya berlari berniat menghampiri putri,,
Rassya memutuskan untuk menunggunya depan toilet agar tak kehilangan lagi jejak si cewek yang selalu ngilang tak terlihat,,
saat putri akan keluar dia kaget karna tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang...
"puut..."
ucap Rassya menarik putri ke pojok ruangan.
"wah gila lw ya,kalo gw mati mendadak gimana..."
ocehan putri.
bukannya menjawab,Rassya malah diam tak berkutik melihat wajah putri dengan jarak dekat serta mendengar suara putri yang langka disekolah......
"lepasin gak,atau gw bakalan teriak..."
ancam putri.
Rassya yang tersadar tiba-tiba melepaskan tangan putri.
"sorry...."
ucap Rassya.
saat putri akan pergi Rassya menghalanginya dengan tangannya menyentuh tembok tepat samping putri....
"pleasss...."
__ADS_1
"kasih gw kesempatan,seenggaknya buat deket dulu aja sama lw..."
"gw ga akan macem-macem..."
"tapi gw beneran tertarik sama lw...."
jelas Rassya.
"gila..."
singkat putri.
"iya gw gila,gw gila karna lw..."
"baru kali ini cewek ga tertarik sama gw..."
"lw bikin gw penasaran...."
ucap Rassya.
"trus salah gw....????"
sambung putri.
"seenggaknya lw jangan cuekin gw gitu loh put..."
"jangan menghindar dari gw..."
"ijinin gw buat tau lw lebih dalem lagi..."
"walaupun bukan sebagai pacar,gw bisa jadi temen lw...."
Rassya memelas.
"gw mau masuk kelas,awas..."
kesal putri.
"gw ga bakalan biarin lw pergi sampe lw kasih ijin....."
ancam Rassya.
"gimana lw bisa deket Sma gw,dengan lw begini aja udah bikin gw takut sama lw..."
jelas putri.
Rassya tersadar dan terdiam membisu dihadapan putri.
putri pergi meninggalkan Rassya yang membeku...
sebelum jarak mereka jauh,putri membalikkan badannya sambil berkata...
"pulang nanti tunggu gw di gerbang...."
ucap putri dan pergi berlalu.
Rassya terdiam mendengar ucapan putri barusan...
antara sadar dan tak sadar,,
dia pun tersenyum penuh kemenangan...
__ADS_1
😎😎😎😎