My Romance

My Romance
Hal apa itu?


__ADS_3

...Selesai merayakan ulang tahunnya,Amanda kembali ke kota X dimana dia akan kembali bekerja....


..." Welcome to X sayang ".sambut Hwasa dan Maria sahabat Amanda....


" Thank you sayangkuh (pelukan, dan cipika cipiki guys😂).kata Amanda


" Mana kue 🍰 ulang tahun mu say,dan oleh olehnya juga,gua mau donk " . timpal Hwasa


" Tenang ajeh gw gak bawa tuh kue karena dah abis dimakan smaa adik adikkuh, hahahahha ". ungkap Amanda dengan girang.


" traktir donk kitanya,kapan lagi makan makan gratis,hahaah " kata Maria sembari tangannyah dengan santai mengambil dompet Amanda dan merekapun berjalan ke tempat tongkrongan bakso langganan. Mereka pun makan dengan guyonan asyik mereka,lalu Amanda pun menceritakan keinginan Ayahnya pada Maria dan Hwasa.


..." beb, Ayah pengen aku cepat nikah " kata Amanda...


" hahahahahaha " Hwasa dan Maria tertawa


" Ya sudah menikah saja dengan Rangga "cetus Maria sembari tertawa


Rangga adalah direktur utama pabrik roti di tempat mereka bekerja. Ia pun terkesan dingin dan cuek,jadi banyak yang buat guyonan.


" eitss Jangan donk sama Rangga,diakan kulkas berjalan ntar kamunya ngelahirin es lagi hahahaha " timpal Hwasa.


" Akh sudahlah tidak usah dipikirkan nanti kita cari jodoh buatmu " 😂😂 cletuk Maria sembari membayar makanan mreka menggunakan uang Amanda.


Hari ini seperti biasa Amanda dan kedua sahabat karibnya bekerja,diwaktu jam istirahat bekerja, salah satu teman kerja mereka mengadopsi anak,dikarenakan ia tidak memiliki niat untuk menikah,sontak hal itu pun terdengar oleh Maria,dan memberitahu Amanda .


Maria : " Guys, aku ada gosip baru nih hehe "


Hwasa : " Gosip ajah lu cepet tanggapnya

__ADS_1


... emang y elu kang gosip " sembari mengambil nasi dan lauk....


Amanda : " emang apaan berita terbaru nya?"


Maria : " Eva karyawan yang di bagian X ngadopsi anak katanye dia kagak mau ambil pusing buat nikah, hahahah gila bangetkan guys "


Amanda & Hwasa :" hah,gila tu orang" 😶


Hwasa : " Wow,gw gak nyangka ajah gitu"


Maria :" Gimana man,lu gak mau adopsi anak juga kayak Eva,sapa tahu ajeh kan elu terinspirasi gitu,heheh" cletuk maria


Amanda : " gak deh, ntar akunya berabe lagi ngurus anak,gimana sih" masih terperangah


Hwasa :" udah akh, cepetan kita makannya ntar jam istirahat abis lagi,tapi ada benernya juga manda, coba deh lu pikirin lagi." memberi masukan buat Amanda


" Ini saatnya bekerja bukan menghayal " sindir salah satu karyawan disebelah Amanda.


Sepulang kerja ia langsung mengguyur tubuhnya dengan mandi air hangat,dan merilekskan pikirannya di hari yang sangat melelahkan itu.Seusai itupun ia masih tetap memikirkan tentang adopsi anak tersebut,hingga akhirnya ia memutuskan untuk menemui Eva keesokan harinya ditempat ia bekerja. Pagipun menyinsing,Amanda dengan semangat bersiap siap untuk bekeja seperti biasanya,padahal waktunya masih banyak untuk bersantai tapi entah mengapa ia tidak sabaran untuk menemui Eva,dan sangat penasaran tentang adopsi anak itu.


Amanda orang pertama yang tiba di pabrik roti X,dengan rasa penasaran yang tinggi ia menunggu Eva,satu persatu karyawan pun mulai berdatangan,hingga akhirnya batang hidung Eva muncul, Amanda dengan semangat nya berlari menghampiri Eva daannn " bruukk ''


Amanda tidak sengaja menabrak tubuh tegap yang tepat di depannya,yeah tidak lain itu adalah pria tampan yang dingin,cuek,dan bertubuh perkasa siapalagi kalau bukan Pak Rangga direktur utama tempat Amanda bekerja. " Maaf,pak saya tidak sengaja," kata Amanda sembari memungut kertas yang berhamburan punya pak Rangga. Hwasa,Maria,dan Eva pun membantu memungut kertas kertas milik pak Rangga.Dan yeah kita sudah duga kalau pak Rangga hanya mengangguk dan menatap tajam kearah Amanda.Pak Rangga pun masuk hendak memeriksa keadaan didalam pabrik tersebut.


" Kenapa kamu begitu ceroboh sih,man " kata Eva. " Yeah abis aku penasaran sama sesuatu hal va." kata Amanda sambil mengatur nafas nyah yang dag dig dug karena menabrak pak Rangga. " emang hal apaan yang kamu penasarin man." kata Hwasa sambil memandangi Amanda karena penasaran.


" ia nih, gak biasanya lu kayak gitu." maria menyaut.


"Va sebenarnya aku penasaran tentang kamu adopsi anak ." kata Amanda

__ADS_1


" Ouhh, walah sampai segitunya kamu, hahah." eva tertawa mendengar hal itu


Hwasa dan Maria pun ikut tertawa.


"Jadi kamu sudah memutuskannnyah?" kata Hwasa.


Amanda pergi berlari kecil meninggal mereka bertiga,karena sedikit rasa malu,yeoroubun.🤭


saat yang bersamaan pak Rangga memanggil sekretaris nyah,dan bertanya " siapa gadis yang menabbrakkuh tadi,kenapa ia tidak menatapkuh saat meminta maaf?,apakah aku jelek,atau menyeramkan?" tanya Rangga pada sekretarisnya skaligus Sahabatnya itu.


" Mungkin kau sangat tampan makanya ia tak menatapmuh " kata Bagus sekretaris pak Rangga,sembari memberikan cermin pada Rangga.


" hmm, mungkinkah begitu " kata Rangga sambil memandangi wajahnyah yang tampan dicermin.


" Ahh,lupakan itu,aku ingin kau memeriksa beberapa file tentang produk baru kita,apakah itu sudah bisa dijadikan menu baru dalam penjualan kita." kata Rangga sambil memberika beberapa file pada Bagus, sekretaris nya.


Dijelaskan bahwa Rangga sebenarnya anak konglomerat dari Pabrik roti 🍞 tempat Amanda bekerja,namun Ayahnya menjadikan nya sebagai direktur ditempat itu semata mata untuk membuat Rangga banyak belajar tentang pemasaran dan penjualan Roti 🍞 yang mereka produksi.So dia itu masih tahap belajar guys,namun hal ini membuat Rangga sedikit tidak nyaman karena ia sebenarnya tidak ingin menjadi penerus melanjutkan bisnis Ayahnya,karena ia hanya ingin hidup bebas,makanya ia bersikap acuh tak acuh,cuek,dan dingin guys.Untungnya sahabat nyah dapat mengerti akan hal tersebut dan selalu bersiap siaga membantu Rangga disaat saat yang genting.


Kembali pada Amanda,ia mengendap endap menghampiri Eva yang sedang bekerja ia penasaran bagaimana caranya mengadopsi anak. " sst,sst vaa,eva ". Panggil Amanda dengan suara pelan,karena takut mengganggu pekerja lain.Karena Eva sepertinya tidak mendengar panggilan Amanda,lalu Amanda berinisiatif melempar kertas pada Eva, dan tindakan itu diketahui oleh Rangga yang kebetulan sedang memeriksa tempat para karyawan bekerja.Hal tersebut pun langsung membuat Rangga sedikit jengkel dan perlahan berjalan mendekat dengan Amanda,yang masih berusaha memanggil Eva.


" Evaaa,sst sssstt,woii ".Panggil Amanda dengan pelan.


" iiih tuli banget sih tu anak," kata Amanda


" Iyah,yeah kok dia tulii sih,kamu kurang kuat kali manggillnya," kata pak Rangga dengan suara pelan,yang sudah tepat bersembunyi bersebelahan dengan Amanda.


" Kamu bener juga,eh tapi nanti kalau kuat yang lain pada terganggu." kata Amanda tanpa menyadari kalau ia sedang berbicara dengan Rangga,bosnya sendiri,dan mereka menjadi pusat perhatian para karyawan lainnya,yang sudah tegang akan hal itu.


nah apa yang akan terjadi yah guys,? penasaran nih y lanjut ke episode selanjutnya yeah gusy🙃

__ADS_1


__ADS_2