My Romance

My Romance
Misteri sesak di hati


__ADS_3

"Bersulang,untuk Presdir baru kita " Pak Wijaya, Presdir Rangga, dan seluruh para pekerja perusahaan pabrik roti 🍞,itu merayakan nya dengan gembira,suasana malam saat ini terdengar sangat hangat. " wah ini sangat menyenangkan, tapi aku tak bisa berlama-lama disini,Chen lie pasti belum makan " ucap Amanda dalam hatinya,ia merasa bersalah karena masalah masakannya pagi itu.


" Amanda sayang lihatlah daging ini ingin melompat dan menari nari gembira hingga ingin masuk kedalam mulutmuh,aaa" ucap Hwasa menyuapkan daging sapi panggang dibalut dengan daun perilla kemulut Amanda.


" Kenapa kau cemberut,apa makanan nya kurang banyak,atau.." belum sempat Maria meneruskan perkataannya, " Aku harus pulang, karena Chen lie pasti belum makan?" ucap Amanda dengan sedikit cemas dan khawatir,layaknya seorang ibu yang mencemaskan anaknya.


" Heooll ",Hwasa dan Maria kompak,dan Maria hampir memuntahkan alkohol yang ia minum,Hwasa menjatuhkan daging yang hendak ia makan, mereka merasa tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.


" Tumben kamu mengingat orang lain,biasanya kamu hanya memikirkan diri sendiri,"ucap Hwasa, " Hei sadarlah, apa kau sedang mabuk,hei kamu masih Amanda yang aku kenalkan? " Maria menepuk nepuk pipi Amanda, " Aish auh aaauuuh,aku masih sadar dan tidak mabuk,aku hanya mengkhawatirkan anakkuh saja,memangnya itu salah,tidakkan,auh sakit tahu " sambil memegangi kedua pipinya yang ditepuk tepuk oleh sahabat nya itu Karena merasa agak sakit Amanda dengan penuh percaya diri dan bergegas akan pergi pulang menemui Chen lie.


" Baiklah baiklah, aku lupa kau sudah punya anak dan menajadi seorang ibu sekarang,tapi setidaknya habiskan minumanmuh " Hwasa memberikan alkohol pada Amanda dan membiarkannya pergi. " Baiklah,aku deluan y daah sayang sayangkuh semua,muacchhh muaachh" Amanda mencium pipi kedua sahabatnya itu dan pergi keluar dari restoran itu,saat tiba dipintu luar karena buru buru dan tidak hati hati,sampai Amanda tidak memperhatikan orang yang akan lewat dan " bruuukk " Amanda menabrak seseorang dan menumpahkan minuman milik orang itu.

__ADS_1


" Maaf maaf,saya tidak sengaja,aaaiiihhh" ucap Amanda dengan rasa sesal lalu ingin melap tumpahan minuman yang mengenai pakaian orang yang ia tabrak, namun belum Amanda melap pakaian orang itu tangan Amanda dipegang, " tidak perlu, lagi pula saya akan membuang pakaian yang kotor ini karena ini sangat menyesakkan " Kata Pria itu dengan datar. " Pak Ranggaaa," Amanda kaget karena yang ia tabrak adalah Rangga presdir baru diperusahaannya sekaligus pemilik perusahaan dan pabrik roti 🍞 tempat ia menghasilkan dollarr guys. " Maafkan saya pak,saya benar benar tidak sengaja," Amanda menundukkan wajahnya karena merasa bersalah tidak memperhatikan jalannya malah menabrak orang penting diperusahaanya bisa dibilang bukan hanya orang penting tapi pemilik tempat Amanda bekerja.


" Baiklah,saya harap ini adalah pertemuan terakhir kita seperti ini," ucap Rangga dengan senyum iblis diwajah tampannya yang dingin itu, " Maksud bapak apa?" Amanda mengira akan dipecat. " Anda tidak sedang mencari perhatian sayakan?,anda selalu menabrakkan diri anda pada saya,apa anda ingin menyentuh saya " ucap Rangga dengan sombong. " Anda harus tahu dimana tempat anda berada bukan " tambah Rangga dan berlalu meninggalkan Amanda yang tampak bingung dan sedikit takut. " Apa apaan itu,aish sudahlah aku harus bergegas pulang, aaa aku hampir lupa,aku harus membeli makan malam buat Chen lie,mba saya pesan .... " Amanda pun memesan beberapa makanan untuk makan malam anaknya Chen lie.


Ia pun bergegas pergi pulang,saat dalam perjalanan pulang " hmm, sepertinya aku harus membelikan ponsel untuk Chen lie agar kami bisa berhubungan,jika nanti terjadi sesuatu yang mendesak " Amandapun mampir ketoko elektronik " Mas tolong berikan saya ponsel model baru, soalnya saya ingin memberikan nya pada anak saya " ucap Amanda dengan semangat " baik mba,ini model baru saat ini,bisa dipilih mba dan saya bantu jelaskan y mba " ucap spg hp tersebut dan menjelaskan nya.Selesai Amanda membeli handphone yang akan diberikan pada Chen lie ia pun langsung pulang dengan senyum manis dibibirnya.


Sementara itu ditempat lain tampak malam yang hangat bagi sebagian orang namun sangat mencekam bagi Rangga yang sedang minum sendirian di atas atap gedung perusahaanya. " Aaaaahhh,pemandangan yang indah aku sangat muak dengan ini " Rangga mengepalkan tangannya dengan kuat " Aaarrrgggg,kenapa kenapa kenapa aaarrrrgggg,arrrrgggg ".


" Aku tahu kau pasti sangat sedih " ucap Bagus dalam keheningan malam itu, " Aku tidak akan meninggalkan mu dalam situasi seperti ini,aku akan menunggumu sampai kau merasa baikan " Bagus pun menunggu hingga Rangga merasa baikan." Arrggggg ,arrrggg," Rangga menggeram merasa sesak seperti ada sebilah pisau 🗡️ yang menyayat hatinya hingga ia merasa sakit yang teramat sakit dalam dadanya itu.


Bagus pun menangis saat melihat sahabatnya dari kejauhan yang sedang tersiksa,ia merasa sangat simpatik pada sahabatnya saat ini.Malam dingin yang mencekam itu menjadi saksi bisu kesedihan sekaligus siksaan pada Rangga. Hingga Ranggapun tak sadarkan diri karena kelelahan dan minum terlalu banya alkohol Bagus pun datang dan membawa Rangga kevilla tempat ia sering menenangkan diri, " Aku tahu kau pasti sangat tersiksa saat ini,aku tidak akan meninggalkan muh,aku janji, aku akan membantu muh mewujudkan impianmuh " ucap Bagus dengan sedih melihat sahabatnya yang tertidur lelap itu dan berlalu meninggalkan Rangga yang terlelap.

__ADS_1


..............


" Chen lie,kau sudah tidur?",sambil mengetuk pintu kamar Chen lie, tok tok tok " Chen lie ?"panggil Amanda. drrttt " ada apa?" Chen lie dengan datar membuka pintu dan bertanya, "Ah,kau belum tidur ternyata,aku membeli beberapa makanan, ayuk kita makan,kau pasti belum makan kan" Amanda dengan ragu ragu mengajak Chen lie makan, " hmmm baiklah " Chen lie pun mengikuti Amanda ke meja makan untuk makan malam, " oh yeah,ini ponsel model baru dan aku memilihkannya untukmu agar kita bisa berkomunikasi bagaimana apa kau suka?" tanya Amanda harap harap cemas karena takut anaknya tidak akan suka dengan model yang ia pilih dan ia beli. " Hmm " ucap Chen lie singkat sembari mengecek ponsel yang diberikan Amanda, " tapi kenapa ada nomor tidak tersimpan satu?" tanya Chen lie.


" Aaa itu nomorku aku sengaja tidak menyimpannya,karena menurut kuh itu hak kamu menyimpannya atau tidak karena itu milikmuh " jelas Amanda,karena menurut nya itu hak Chen lie pada ponsel milik Chen lie sendiri. " Lalu apakah nomorkuh sudah tersimpan di ponsel itu?" tunjuk Chen lie bermaksud menunjuk ponsel milik Amanda, " tentu saja aku sudah menyimpannya, lihatlah " tunjuk Amanda,menunjukkan ponselnya bahwa Amanda sudah menyimpan nomor ponsel milik Chen lie bertuliskan ' Anak tampankuh '


Chen lie pun melanjutkan makannya sambil tersenyum tipis tanpa terlihat oleh Amanda, mereka pun selesai makan dan membereskan piring kotor, " oh yeah bagaimana belajar muh disekolah,apakah ada sulit?" tanya Amanda ingin mencoba menjadi ibu yang baik, " setiap pelajaran yang tidak dipelajari akan sulit, tapi jika dipelajari akan mudah,aku akan tidur cepat karena besok aku akan sekolah selamat beristirahat " Chen lie pun memasuki kamar tidur nya. " Hffftt,anak itu sulit sekali diajak bicara,pasti dia sangat menderita selama ini,baiklah aku akan terus mendekatinya secara perlahan,sampai ia membuka hatinya " ucap Amanda dengan menyemangati dirinya sendiri,lalu pergi kekamar tidurnya,untuk beristirahat.


" Dia berusaha sangat keras untuk menjadi ibu yang baik,tapi aku tidak mengharapkan itu dari dia,aku tidak ingin kau jadi ibuku,aku ingin kau menjadi..." ucap Chen lie dengan senyum licik diwajah tampannya.


sepertinya dia memiliki maksud tertentu nih guys apaan ya 🤔 aku juga penasaran nih guys tetap stay di cerita aku.

__ADS_1


__ADS_2