My Romance

My Romance
Menyebalkan


__ADS_3

Amanda pun melakukan apa yang diperintahkan oleh Rangga,namun Amanda selalu melaporkannya pada Bagus sekretaris pak Rangga.


" sepertinya,kali ini anda harus melaporkan nya secara langsung pada Presdir " kata Bagus.


" Kenapa begitu pak,sayakan bisa melapor sama bapak,dan bapak bisa memberitahukan pada bapak Rangga " ucap Amanda membujuk Bagus.


" Saya hanya menjalankan tugas " ucap Bagus sembari membuka pintu ruangan Rangga.


" Pak tolonglah 🙏 " Amanda memelas,namun


Bagus tetap pada pendiriannya dan mempersilahkan Amanda masuk.


" baiklah pak " Amanda pun pasrah.Dengan kegugupan ia pun melaporkan nya


" Selamat sore paakk " Amanda,masih dengan posisi agak sedikit kesal.

__ADS_1


" Pembuatan dan pengemasannyah mengikuti prosedur yang berlaku,dan tidak ada yang mencurigakan " ucap Amanda.


" Hmm, seperti nya saya memilih orang yang salah untuk urusan ini " Rangga dengan kesal.


" Kan saya sudah menolak,jadi itu bukan salah saya donk pak,kenapa bapak tidak menyuruh yang lain saja " Amanda spontan mengucapakan kata yang ada dalam hatinya,ia sangat kesal,merasa tidak dihargai.


" Nona Amanda, tolong jaga bicara anda,didepan pak Presdir Rangga " sekretaris Bagus tegas.


" saya tidak bermaksud demikian pak,tapi " belum selesai ia melanjutkan biacaranya,Rangga melempar pelan dokumen ke depan mejanya,dengan maksud agar Amanda melihat dokumen itu.


" sekarang apakah kau mengerti? " Ranggapun pergi dengan wajah datarnya.


" Kini hanya anda yang dapat memutuskan nya, mungkin anda kurang teliti dan kurang memperhatikan kondisi dipabrik,saya harap anda juga harus berhati-hati, pak Rangga sudah lama memperhatikan hal ini " Bagus menjelaskan dan pergi.


Amandapun masih terperangah tidak percaya ternyata ada sesuatu yang tidak beres dipabrik tempat ia bekerja,selama ini.

__ADS_1


" y ampun kok begini amat y " Amanda terus memperhatikan dan memikirkan hal tersebut.


...***************...


" Aku ingin masuk SMA international high school " Chen lie tiba tiba memberikan sebuah kerta pada Amanda yang sedang melamun di ruang tamu,dengan tv yang menyala.


" Daebak,itu sekolah terfavorit dengan nilai terbaik yang bisa masuk sekolah itu Chen lie,kamu yakin ? " Amanda membuka kertas yang diberikan Chen lie dan


" Wuahhh, Iiinn in ini,gak salah Chen?,wahahaha " Amanda sangat girang karena Chen lie diundang langsung masuk ke sekolah itu dengan beasiswa yang disediakan sekolah itu karena Chen lie sangat pintar dan berbakat,saking gembiranya Amanda ia sampai loncat dipelukan Chen lie.


" Apa yang sedang kau lakukan " Chen lie hanya terdiam tidak bergerak.


" Maaf ya abisnya aku senag banget,auhh kamu mau makan apa hmm,biar kita pesan ayuk beritahu aku,meskipun kamu belum menganggap aku sebagai mama kamu sebaiknya kamu memanggil aku kakak biar agak enakan " kata Amanda memberi saran sambil terus memegang tangan Chen lie,dengan senyum gembiranya.


" Hmmm,kalau begitu aku ingin makan diluar besok sore setelah pulang sekolah bagaimana ?" ucap Chen lie

__ADS_1


__ADS_2