
Selang beberapa waktu,kehidupan berjalan dengan cepat.
" Uaahhh " Amanda menguap membuka pintu kamar ingin menyiapkan beberapa sandwich untuk sarapan anaknya hari ini,
" Heooll, nak apa yang kamu lakukan.." Amanda terperangah melihat hal yang dilakukan Chen lie
" Aku hanya ingin sarapan,lalu memasaak apa yang tersedia dikulkas " ucap Chen lie dengan santai.Amanda dengan cepat duduk dikursi ingin mencicipi masakan Chen lie.
" Hmm,wah kamu yakin masak semua ini sendirian ?,wah rasanya enak banget " Amanda sangat bersemangat memakan sarapan yang enak dimasak oleh anaknya,rasanya sangat jauh berbeda dengan masakan yang ia suguhkan beberapa hari lalu hingga ia selalu membeli makanan siap saji.
" Chen lie, sebentar lagikan kamu tamat SMP,nih kamu mau lanjut sekolah mana nanti?" tanya Amanda.
" Aku belum memikirkan nyah,dimana saja juga tak masalah " ucap Chen lie sambil menyantap sarapannya.
" Baiklah,nanti beritahu mama y " senyum Amanda.
" Hmm, berangkat dulu " Chen lie pun pergi sekolah.
" Hati hati dijalan y nak, semangat belajarnya " ucap Amanda memberi semangat pada Chen lie.
__ADS_1
Amandapun berkemas untuk pergi bekerja seperti biasanya,saat sampai diperusahaan,
" Hei kau," ucap Rangga dengan maksud memanggil Amanda.
Amanda pun melihat kanan kirinya karena ia bingung apakah Rangga memanggil nya atau tidak.
" Pak Rangga menunjuk dirimu " Agus memperjelas pada Amanda yang tampak bingung.
"Aa,maaf pak ,saya kira bukan saya, " Amanda menundukkan kepala pertanda ia meminta maaf.
"Ada apa ya pak ?" ucap Amanda dengan agak gugup takut telah melakukan kesalahan.
" Tuan Rangga meminta anda mengikutinya keruangannya " jelas Bagus pada Amanda.
" Baik,pak " tukas Amanda.tiba diruangan pak Rangga.
" Aku ingin kamu melaporkan setiap detail pengemasan dan pembuatan roti 🍞 yang ada dipabrik " ucap Rangga tanpa basa basi.
" aaa ap apa pak? kenapa saya harus melaporkan itu pak " tanya Amanda bingung.
__ADS_1
" Karena hanya kamu yang berani melakukan kesalahan terhadap saya " ucap Rangga dengan menatap tajam Amanda.
" Kesalahan ?, kesalahan apa yang saya buat pada bapak ? " tanya Amanda semakin bingung.
" Kamu menabrak saya dua kali ,dan kamu selalu meminta maaf pada saya,dan saya belum memaafkannya,jika kamu ingin saya maafkan lakukan yang saya perintahkan,lagipula saya ini bos kamu " ucap Rangga.
" Sebaiknya anda menjalankan perintah pak Rangga,jika masih ingin memiliki pekerjaan,dan satu lagi, kamu tidak boleh ketahuan oleh siapapun termasuk keluarga kamu " jelas Bagus.
" Aishh ,bos sialan ,pake ngancem segala lagi " gumam Amanda dengan suara pelan.
" Saya dapat mendengarmuh dengan jelas " Rangga memasang wajah sinisnya.
" Sebaiknya anda mengutuk pak Rangga dalam hati " Jelas Bagus.
" Hehe,maaf pak " Amanda dengan wajah melas.
" Saya permisi pak " ucap Amanda lalu pergi dari ruangan pak Rangga.
" aish,sialan kenapa aku harus bertemu dengan manusia kulkas dimana saja,baik dirumah maupun ditempat kerja sih " gumam Amanda pada diri sendiri,yang dimaksud manusia kulkas tak lain adalah Chen lie,pak Rangga,dan sekretaris nya Rangga yaitu Bagus.
__ADS_1