
Ssrengkk,srengkk ntah setan apa yang sedang merasuki Amanda,hingga Matahari pun sepertinya sangat bersemangat ingin melihat hal gila apa yang dilakukan Amanda dengan penampilan perangnya dimana seharusnya orang mengenakan clemek namun tidak bagi Amanda yang menggantinya dengan Jas hujan,kaca mata renag untuk melindungi mata,helm untuk melindungi wajah imutnya,sepatu boot untuk kakinya,dan sarung tangan untuk melindungi tangan halusnya.
" aawww,aww,aish ikan 🐟 sialan tinggal matang ajah susah banget sih ".
teriak Amanda saat mencoba menenangkan ikan yang ia goreng,lalu ia mencoba untuk menyiapkan tumisan sayur🥦.
" hiks hiks,kejam amat sih lu,gwa kan kagak nyiksa lu,kenape lu buat gwa nangis,aishhh perih banget nih mata",ucap maria sambil mengiris bawang bombay🧅 segar,meskipun Amanda memakai baju perangnyah,tetap saja ia kesulitan.
Dengan penuh cinta,pertama kalinya Amanda menyiapkan sarapan untuk anak tersayangnya,meskipun membutuhkan perjuangan yang berat,dan seakan kamu sedang berada dalam arena perang,begitulah bagi kaum hawa yang tidak tahu ilmu memasak,termasuk saya sih guys🙄
" Chen Lie ayuk sarapan nak,Mama masakin kamu hidangan special loh," Sambil menarik punggung Chen Lie dengan agak kikuk ke meja makan,Chen Lie pun terdiam mematung tanpa berkata sambil memandangi makanan yang telah dihidangkan oleh Amanda, " apakah ini menu untuk sarapan?",Chen lie berkata lirih sambil memandang ke arah Amanda yang tersenyum,Chen lie pun duduk memandangi makanan yang ada.
" aaa ini tampak seperti penyiksaan makanan, kepalanya setengah hancur tapi matanya tetap menatapku,badannyah hancur,ajainyah ia tetap berwarna hitam,"ucap chen lie dengan polosnya
" haha,ikannya agak sedikit nakal tadi,jadi aku memukulnya terlalu keras ahaa" Amanda mencoba menyelah,dan meletakkan nasi dan sayur diatas piring,dan Chen liepun,mencoba sesuap, " bbbrrrrrr,uhuk uhuk" chen lie, " ini minum,kau tidak apa apa Chen lie?,aw maafkan Mama" Amanda mencoba menghentikan batuk Chen lie.
" auh rasanya sangat mengerikan,seolah kau sedang meminum air laut dalam sekali teguk" kata chen lie,dengan wajah yang memerah merasakan tidak enaknya makanan itu.
__ADS_1
" auhh auhh maafkan mama,y sudah kamu minum susu saja,dan makan diluar saja,maafkan mama sayang",kata Amanda sambil membawa segelas susu dan duit jajan tambahan.
"aish seharusnya aku bermeditasi dulu sebelum masak,agar tidak jadi seperti ini" gumam amanda merasa bersalah pada anaknya yang belum makan apapun.
" Y,sudah Chen lie berangkat dulu"Chen lie pun hendak berangkat ke sekolah,
"aa ,tak usah memaksakan diri untuk membuatkan ku makanan dan maaf saya belum bisa memanggilmu Mama,permisi",
"Baiklah tak apa apa,belajar dengan giat y nak,sampai jumpa nanti dirumah" Ucap Amanda sambil melambaikan tangan ✋.
" hfftt, dasar sayur sialan,kenapa kamu tidak bisa bekerja sama sih,kamu juga kenapa, lihatin aku terus ha,aaisshh"omel Amanda pada ikan dan sayur yang ia masak sendiri,sambil mengomeli masakan tanpa dosa itupun ia berbenah merapikan meja makan, setelah semua dirasa sudah selesai iapun bergegas mandi, membenahi diri bersiap untuk berperang mencari mata uang ditempat kerjanya,begitulah pagi yang indah saat ini menikmati momen konyol Amanda.🤭
" Manda,lu dah tahu belum kalau pak Rangga gak direktur lagi tapi dah jadi Presdir " kata Hwasa, " bener thu Manda,paling juga nanti pengumuman resminya," Maria menimpali
" wahh daebak,by the way kalian tahu dariman?,kok aku gak denger itu sih"tanya Amanda karena ketidaktahuannya,"Maka nya update donk,jangan jauh jauh lu nya mentang dah punya anak makin kudet dan lupa ajah ama kita," ejek Hwasa sambil mengapit leher Amanda dengan pelan." Aku harap ada makan malam tim" ucap Maria dengan penuh semangat," Aish makan ajeh lu pikirin,ayuk akh" Amanda sambil menarik tangan kedua sahabatnya masuk untuk masuk bekerja.
Sementara itu disisi lain Rangga bersiap untuk menghadiri pengumuman pengankatannya secara resmi menjadi Presdir sekaligus pengumuman pensiun Ayahnya,dimana ia tak bisa lagi bebas melakukan hal hal yang ia suka.Dengan begitu ia sangat pandai menyimpan suasana hatinya yang sedang tidak baik baik saja,iapun berjalan dengan cool dan masih dengan wajah yang dingin,Tibalah pengumuman resmi dimulai,semua para karyawan yang sejumlah 17.435 orang itu berkumpul untuk melihat presdir baru mereka yang tak lain adalah pria tampan berpenampilan cool,dengan wajah tampan dinginnya namun tetap saja membuat siapapun yang memandang akan jatuh hati padanya.
__ADS_1
Rangga pun memperkenalkan dirinya sebagai presdir baru perusahaan itu,dan Ayahnya akan pensiun,"Saya Rangga Wijaya,yang akan menggantikan posisi presdir Wijaya, karen beliau akan pensiun,saya saat ini dan kedepannya akan menjadi Presdir diperusahaan ini,meskipun presdir berganti namun para pekerja tidak akan ada yang berubah,sekian" ucapnya penuh dengan Karisma. " wwahh dia seperti malaikat 👼 saja, tampan sekali dia" para karyawan pun memuji ketampanan pria itu." Dia sangat berkharisma " kata Amanda dengan penuh kekaguman, " Aku harap adalah istri masa depannya " ucap maria dengan penuh kekaguman, " kau terlalu banyak berharap, menjabat tangannya saja kau tidak bisa,padahal sangat dekat" ejek Hwasa.
" Yeah, baik lah untuk merayakan hari pensiun saya dan presdir baru di perusahaan kita,bagaimana kalau kita makan malam tim bersama?" ucap Pak Wijaya yang pensiun menjadi presdir, " Wuahh,yeah makan malam " seru para karyawan, " Baiklah semua sudah sepakat saya akan memilih tempatnya,nanti akan segera diumumkan," ucap pak wijaya dengan kegembiraan.Setelah pengumuman itu para karyawan pun sangat antusias, gembira.
"Ahahaha, Lihatlah semua karyawan sangat bersemangat menyambut mu Rangga,aku sangat senang hari ini,bagaimana menurut muh,hmm?" Tanya Pak Wijaya pada Rangga dengan senyuman bahagia diwajahnya," Jika Ayah senang,maka sayapun demikian." ucap Rangga dengan wajah dingin nya.
"Baiklah,jangan lupa makan malam bersama nanti di Restoran X,jangan mengecewakan kuh nak".ucap pak Wijaya beranjak berlalu meninggalkan Presdir Rangga.
" Apa bapak baik baik saja?" tanya Bagus yang tak lain sekretaris kepercayaan Rangga. " Apa menurutmu aku baik baik saja?"Ucap Rangga memasuki ruangan barunya yaitu ruangan Presdir tempat ia akan mulai bekerja saat ini.
" hfffftt" Rangga menghela nafas," Lihatlah ruangan ini, sangat tenang dan nyaman,namun untuk berada disini aku harus meninggalkan hal hal yang aku nikmati,kenapa aku ini?" Ucap Rangga dalam hati,Rangga merasa tak suka dengan apa yang ada didepan matanya,namun ia harus menerima nya karena itu adalah tugasnya sebagai putra penerus Ayahnya.
" Pak,minumlah teh suji," kata bagus sembari memberikan teh pada Rangga.
" Kau memang paling mengerti,trima kasih " ucap Rangga,sambil meneguk teh suji.
" Apa yang akan bapak lakukan selanjutnya?"tanya Bagus sekretaris.
__ADS_1
" Untuk sementara aku akan menikmati semua ini, aku akan memanggilmu nanti" kata Rangga, memasang senyum smirk dibibirnya sambil memberi arahan Bagus meninggalkan dirinya sendiri." Baiklah,saya permisi ",Baguspun mengerti dan berlalu meninggalkan Rangga sendiri didalam ruangan.Ternyata Rangga memiliki sebuah rencana,dan hanya diketahui oleh Bagus,ntah rencana apa yang dimiliki,sama sama kita tunggu saja guys