
nicholas pov
**
Aku heran dengan diriku secepat itu aku bisa. melupakan eliana
3 tahun menjalin hubungan bukan hal yang singkat
kini aku sudah.sibuk mengejar mati matian cinta rey...
Banyak yang lebih menarik dari rey
Banyak yang lebih mudah kudapatkan melebihi rey..
Rey juga bukan gadis perawan
Dia mungkin sama dengan yang lain
dulu aku pikir menyukainya karna kasihan padanya
aku pikir mungkin karna bentukannya gadis kota yang polos...
mungkin aku menyukainya karna dia cantik dan sederhana ..
tapi aku salah ...
aku menyukai seluruhnya
seluruh inci dari setiap tubuhnya dan pribadinya...
kenapa otakku hanya memikirkannya terus...
kenapa??
**
Sudah seminggu rey tidak lagi datang berolahraga
apakah Dia menghilang...
**
Kuberanikan untuk.mencarinya dirumahnya
aku sekarang mengunjungi rumahnya
Kuketuk pintu rumahnya yang sederhana
Tok...tok...selamat malam
Apa ada orang...
Rey keluar menggunakan baju terusan warna cream bajunya tidak ketat panjangnya hanya sampai paha
Putingnya menonjol
Mungkin rey tidak pakai bra ...
Aku menatap rey diam
Juniorku menegang dibalik celanaku
hanya dengan memandangnya saja sudah seperti ini
...
Sialan kamu rey...(batinku)
Hi nik ...
Ayo silahkan masuk...
Aku mengikuti langkah rey
Ayo duduk ...
Aku sekarang duduk berhadapan dengan rey
Baju terusan rey agak terangkat hampir memperlihatkan celana dalamnya
Dia tidak peduli..
Mungkin dia pikir karna ini rumahnya
Mungkin dia pikir aku tamu biasa
Tapi aku sangat peduli mataku terus tertuju kepahanya
Aku ingin melumat pahanya...
Mengelusnya...
..
__ADS_1
Lamunanku buyar..
suara rey terdengar halus ..
hei nik...
ada apa...
Apa maksud kedatanganmu malam malam begini nik...
(Aku bermaksud menidurimu rey .. batinku)
Tatapanku terbuyar dgn pertanyaan rey
...
Aku kangen kamu rey...
Kamu udah gag pernah lagi ke komunitas kita
Kamu menghindariku yah?
Haha...haha ...*tawa rey
Ge er banget sih..
menghindar apanya?
Orang tuaku keluar kota
Aku harus jaga rumah nik...
(rey menjelaskan santai)
...
Aku menarik nafas...
Hmmm...
Aku lega..(batinku)
Oh baguslah rey..
**
Jadi Gag ada orang disini dong rey..
Eh...Nik tunggu disini yah aku ambilkan minum ...
**
hmmm rey...
Gimana kabar ricky ?
Dia udah sembuh...
Udah balik kerja lagi
Trus.. kamu udah nyatakan perasaanmu ke dia..
Sudah...
Dia bilang apa..
Dia bilang dia tidak bisa menikahiku ...
Dia belum mapan untuk menikah...
Dia ingin kami jadi sahabat saja dan biarkan waktu yang menjawab...
Santai banget sih rey...
Haha..haha
Yah sedihlah nik ...
Aku tiga hari nangis terus
Sekarang mah udah cuek ajah..
**
Rey...
Hmm... Ada apa nik
Bisa minta cium rey..
Kenapa nik?
Aku senang kamu ditolak sama ricky
__ADS_1
Haha...haha gila kamu yah ..
Boleh yah rey..
hmmm
Hmmm
***
Rey langsung melompat duduk dipangkuanku
Aku bisa mencium aroma tubuhnya yang wangi
Kupeluk pinggang mungilnya
Kulumat bibirnya
Aku rindu bibir manis ini rey...
Rey melepaskan lumatanku
Sudah ah nik
Udah malem pulang gih ...
Sebentar lagi rey..
Aku menarik lagi pinggang rey yang tadi merenggang
Tubuhnya sangat dekat dengan dengan tubuhku
Kuraba dadanya
Dan tebakanku benar dia tidak pakai bra
Rey membiarkan tanganku menggerayangi dadanya
meremasnya halus
Dia mendesah dalam lumatan bibirku
aku menghentikan sejenak...
Enak rey?
Dia mengangguk pelan
Aku mengangkat bajunya membiarkan bibirku mengisap putingnya
Rey menggelinjang kenikmatan
Kuselami tangan ku dibalik celana dalamya
Yang basah
Kumasukkan jariku di kemaluannya mengocoknya kencang dan perlahan kulambatkan gerakan jariku saat ia sangat mengerang kenikmatan
Shhhh.... ahhh ...
Ahhh...ahh
mungkin suara desahannya takut terdengar
Rey melumat lagi bibirku
kamk.saling melumat...
lidahku bergelirya dengan lidahnya seolah ingin tau siapa pemenangnya
bibirku melepas ciuman itu
bibirku melumat lagi putingnya yang masih menegang...
akhirnya...
rey sudah mencapai *** dengan
jariku
Kami menata kembali nafas yang berburu ...
aku memeluknya erat...
rey kumohon ... tolong pikirkan perasaanku padamu
ini bukan permainan ..aku tulus menyukaimu rey..
**
lagi lagi rey hanya diam
Aku kemudian ijin pamit...
__ADS_1
Aku pulang dulu yah rey...
Semoga mimpi indah ...*tatapku sambil mengedipkan mata...